
sementara di rumah caramel yang diberikan oleh daddy tampak mommy kebingungan dan tidak berselera makan.
" mommy, ayolah makan nanti lambung mommy kumat "
ucap daddy.
" bagaimana aku bisa menikmati hidangan ini sementara menantu ku entah dimana keberadaan nya "
" apakah dia baik-baik saja ? "
" apakah ia sehat ? "
" mommy hampir tidak bisa berfikir , dadd "
mommy menitihkan air mata.
" puluhan orang suruhan daddy telah mencari nya , daddy akan menghentikan pencarian jikalau mommy tidak mau makan seperti ini "
ancam daddy yang tengah menikmati makan siang yang telah di siapkan oleh bi tuti.
*****
DRTTT...DRRTTT...DRRTTTT
ponsel devan yang terletak di meja dimana ia sedang duduk di belakang villa nya berbunyi dan tertera di layar ponsel " alfino ".
" mel..mel "
teriak devan memanggil caramel yang sedang berdiri menghadap danau.
caramel menghampiri nya dan bertanya
" apaan sih "
" noh lakik lo nelfon "
beritahu devan sambil menunjuk ponsel nya.
" biarin aja gak usah di angkat "
ucap caramel dan mendudukkan tubuhnya di kursi tersebut.
" gak kangen ? "
__ADS_1
tanya devan.
dengan menarik nafas panjang caramel menyambar ponsel nya yang berada di meja dekat devan lalu menonaktifkan nya.
" aku hanya ingin menikmati udara disini karena udah setua ini aku belum pernah berlibur kesini "
caramel mendudukkan tubuh nya di kursi dekat devan.
" apa gak sebaiknya kamu kembali saja mel ? "
" fikirkan ibu dan kedua anakmu di kampung "
" mereka pasti khawatir setelah mendengar kabar bahwa kamu pergi dari rumah itu "
tutur devan memberi nasehat kepada caramel.
" belum sanggup dan aku belum punya cara bagaimana menyampaikan ini semua kepada ibuku "
ucap caramel sedih.
*****
" al, ini lokasi ponsel caramel "
deni menyerahkan sebuah notebook kepada alfino.
" siapkan mobil dan beberapa orang suruhan agar ikut kita kesana "
perintah alfino.
" aku akan menjemputmu sayang "
batin alfino dengan mengepalkan tangan nya.
beberapa jam kemudian sampailah rombongan alfino di sebuah villa mewah yang berada di pinggir danau.
udara sejuk khas parapat dengan pemandangan danau luas terbentang membuat alfino sedikit takjub dengan lokasi ini.
seingat nya terakhir kali ia kemari saat ia berumur delapan tahun dan tempat ini berubah total dengan kemajuan pembangunan lokasi wisata.
TOK..TOK...TOK
alfino yang bersama deni mengetuk pintu villa sementara para bodyguard menunggu di dekat mobil.
__ADS_1
mereka berangkat menggunakan dua mobil yang berbeda.
mobil alphard di isi oleh deni , alfino dan pak dadang yang menyetir, mobil pajero sport di isi oleh para orang suruhan alfino.
" mau cari siapa ya ? "
tanya seorang wanita paruh baya yang membuka pintu villa tersebut.
" devan nya ada ? "
tanya deni sopan.
" oh temen nya tuan devan ya ? "
" kebetulan tuan devan sedang pergi keluar..."
ucapan bi wati terpotong dengan pertanyaan alfino.
" dengan seorang wanita hamil ? "
alfino memotong pembicaraan bi wati.
" ehh anu..iya pak "
jawab bi wati.
" sebaiknya menunggu di dalam saja pak "
ucap bi wati mempersilahkan deni dan alfino masuk dan duduk di ruang tamu.
bi wati juga menyediakan secangkir teh untuk deni dan alfino.
tak berapa lama tampak seorang pria paruh baya yang masuk ke dalam villa devan, alfino mengira yang datang adalah devan dan caramel ternyata suami nya bi wati.
" sayang "
alfino memanggil caramel yang baru datang dari arah pintu utama dan membuat deni menoleh ke belakang.
caramel terkejut karena alfino semudah ini dapat menemukan nya.
belum lagi sempat ia pergi keluar negeri seperti yang ia rencanakan bersama devan.
HAI MAAFIN AUTHOR UP NYA SEDIKIT SEDIKIT DIKARENAKAN SESUATU HAL ππ
__ADS_1
KASI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YA DEARS
THANKYOUUUUUUUUUU β€οΈ