My Brondong CEO

My Brondong CEO
barbeque


__ADS_3

" gula, saya duluan ya "


pamit caramel sehabis sarapan yang mana para rekan bisnis alfino sudah terlebih dahulu meninggalkan meja makan.


" saya antar ya bu sampai ke depan villa "


ucap gula.


" tidak usah lagian kamu kan harus menuntaskan pekerjaan kalian hari ini "


jawab caramel sambil tersenyum.


******


sesampainya di villa, caramel yang tadi nya selalu tersenyum ramah kini malah sangat sedih mengingat foto-foto suami nya yang ia lihat semalam.


caramel duduk di balkon kamar villa yang berada di lantai atas , merenungkan apa yang seharusnya ia lakukan.


" aku harus tetap tenang, sayang bantu ibu ya kamu jangan rewel di dalam ya nak "


ucap caramel sambil mengelus perut nya.


tiba-tiba ia teringat dengan kedua anak dan ibu nya yang berada di desa.


rasanya ia ingin sekali saat ini juga pergi kesana dan melepaskan semua masalah yang sudah memenuhi kepala nya.


namun ia mengurungkan niat nya menghubungi mereka sebab ia ingat masih pagi begini pastilah kedua anak nya sedang bersekolah.

__ADS_1


caramel juga tak lupa memberi uang bulanan kepada ibu nya untuk kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya anak nya sekolah.


caramel bilang kalau nino dan nabila ingin sesuatu untuk dibeli maka belikan saja, mengingat nino dan nabila harus selalu berhemat sejak kepergian boby, almarhum ayah mereka.


" CEKLEK "


terdengar suara pintu di buka dan ternyata alfino.


caramel tidak memperdulikan alfino yang masuk ke kamar dan langsung mandi.


melihat nya saja ia sudah malas.


kalau bukan karena banyak nya rekan bisnis disini, caramel sudah meninggalkan alfino dan pergi ke rumah nya di desa.


setelah alfino selesai mandi, caramel pun enggan angkat bicara, ia hanya duduk di balkon menghadap ke arah pegunungan.


ucapan menyakitkan itu pun tak di jawab oleh caramel sepatah katapun.


ia hanya diam dan diam dengan mengotak-ngatik ponsel nya mencari drama korea terbaru di sebuah aplikasi.


walaupun mata nya ke ponsel namun fikiran nya ke suami nya yang telah tidur dengan wanita lain.


hingga malam tiba caramel memutuskan sedikit berdandan karena akan menghadiri acara barbequean dengan para rekan bisnis suami nya.


ia memoles bibir nya dengan sedikit lipstik berwarna merah yang membuat penampilan nya semakin terlihat menonjol di antara wanita-wanita lain yang berada disana.


" perfect "

__ADS_1


devan yang melihat kedatangan caramel tak sengaja mengucapkan kata tersebut membuat seseorang yang berdiri di hadapan nya melirik nya dengan tatapan mematikan.


siapa lagi kalau bukan ceo sakura company yang rasanya ingin menikam devan saat itu juga karena sudah berani memandangi dan memuji istri nya di depan nya.


sementara kilan yang berdiri tepat di samping alfino hanya menatap sekilas kedatangan saingan nya itu dan membuangkan pandangan nya ke arah lain.


kilan mengakui caramel memang cantik, selain cantik ia juga wanita yang cerdas.


kilan telah mengetahui asal usul caramel yang mana adalah lulusan terbaik universitas negeri di kota ini.


ia berhasil lulus dengan gelar cumlaude dan ipk tertinggi.


alfino menghampiri istri nya dan menarik nya sedikit menjauh dari mereka.


" sebentar ya pak saya ingin bicara dengan istri saya " pamit alfino kepada pak gerald dan nuko yang sedang berbincang dengan nya.


rasanya alfino tidak rela kalau caramel menjadi tontonan gratis para pria karena kecantikan yang ia pancarkan malam ini.


" untuk apa kamu dandan secantik ini hah ? "


" biar selingkuhan kamu tertarik ? "


bentak alfino yang membuat caramel habis kesabaran.


" kamu kira aku murahan seperti kamu ! "


ucap caramel ke hadapan alfino tanpa membentak.

__ADS_1


HAI LIKE DAN KOMEN BANYAK BANYAK YA ❤️


__ADS_2