
setelah pergelutan yang lumayan panjang hingga menghabiskan seratus dua puluh menit, akhirnya dua sejoli tersebut menuruni anak tangga dengan wajah yang sumringah bersinar.
caramel langsung menuju dapur karena ia seperti melihat seseorang di dapur.
makanan yang sudah di siapkan bi tuti pun sudah tertutup rapat di atas meja makan.
" bi.., bi tuti "
caramel membangunkan bi tuti yang tertidur di meja dapur dengan posisi duduk sambil meletakkan kepala nya di atas meja.
" maling...maling..."
alfino iseng berteriak agar bi tuti terbangun.
" maling..mana maling "
bi tuti melompat kaget dan berteriak.
" plak "
" sayang, kamu jahil "
" kasian bi tuti kaget ihhh "
caramel memukul lembut lengan alfino sambil terkekeh kecil.
" eh non, tuan mana maaf saya ketiduran disini "
" ada yang bisa saya bantu non ? "
tanya bi tuti.
" bibi ngapain tidur disini ? "
tanya caramel.
" bibi menunggu tuan dan non turun makan malam takut nya butuh bantuan bibi "
jawab bi tuti.
" yaudah bi, kami akan makan di luar malam ini dan makanan tadi yang sudah bibi masak bawakan saja ke pak security dan pak dadang agar bisa di bawa mereka pulang ya "
" sayang kan kalau di buang "
ucap caramel lalu berlalu pergi bersama alfino.
setelah adegan di kamar yang memakan waktu berjam-j tadi, alfino mengajak caramel untuk makan malam di luar setelah mereka bersih-bersih.
kebetulan jam masih menunjukkan pukul delapan malam dan sudah lama juga mereka tidak pergi kencan setelah kelahiran baby bara.
tadi sebelum menuruni tangga mereka juga mengecek bara yang ternyata telah tertidur pulas di kamar nya.
alfino dan caramel kini telah tiba di garasi.
alfino memilih si putih macho untuk di bawanya malam ini namun caramel sangat ingin menaiki si putih pink pemberian alfino di kala itu.
" sayang, ayolah kamu mengalah kali ini saja oke "
pujuk alfino.
" oke, tapi ada syarat nya "
jawab caramel yang sedang memakai dress simple di atas lutut berwarna nude.
" oke sebutkan saja aku akan menuruti semua nya "
ucap alfino yang tengah memasang safety belt nya.
malam ini alfino sangat tampan bahkan begitu tampan dengan hanya memakai jeans panjang berwarna blue serta kemeja hitam yang di gulung hingga batas siku.
rambut nya juga ia tata ala oppa korea.
semua orang tidak akan menyangka jika kedua makhluk ini sudah memiliki tiga orang anak.
karena penampilan mereka seperti pasangan yang belum menikah.
aroma parfum maskulin yang membuat caramel ingin selalu mendekat dengan suami nya itu.
__ADS_1
" syarat nya adalah..."
caramel sengaja menggantung ucapan nya agar alfino kesal .
ia memang paling jago membuat suami tampan nya kesal, gemas dan marah.
" apa syarat nya ? "
" orang medan beneran kamu ya "
" ngomong suka ngengantung "
pekik alfino.
" hahahaha "
caramel tertawa.
ketika mobil mereka keluar dari gerbang utama rumah nya , mata caramel tertuju kepada rumah putih yang berada di sebrang yakni rumah devan sahabat nya.
" sayang, devan kemana ya kok sudah jarang kelihatan ? "
tanya caramel penasaran.
" emangnya kamu gak di kabari devan kalau dia sekarang tugas di korea ? "
alfino balik bertanya.
caramel hanya menggelengkan kepala nya merasa sedih dan kecewa karena sahabat nya tidak memberi nya kabar soal kepindahan nya.
" jadi tadi apa syarat nya , sayang ? "
alfino membuyarkan lamunan caramel.
" syarat nya kita harus dinner di pinggir jalan "
" nasi goreng kolong , mau gak ? "
tanya caramel menawarkan menu dinner nya.
caramel pun melupakan kesedihan nya tentang devan ketika alfino bertanya pada nya.
ucap alfino lalu melihat dress caramel yang hanya sebatas lutut.
" nyamuk mah kecil, kamu yang gigit aja aku gak takut apalagi nyamuk "
jawaban caramel membuat alfino tertawa lepas.
rasanya ia begitu bahagia bisa memenangkan hati bidadari seperti istri nya.
wanita yang selalu rendah hati dan apa ada nya.
serta beberapa hal istimewa lain nya yang semakin hari semakin ia temukan di diri caramel seiring berjalan nya rumah tangga mereka dan tidak pernah ia temukan pada wanita lain nya sebelum mengenal caramel.
mobil putih yang mencolok dengan model keluaran terbaru membuat beberapa pasang mata yang sedang menyantap nasi goreng viral di kota ini menantikan siapa yang turun dari mobil tersebut.
mereka mulai berbisik-bisik dan saling tukar pandangan ketika melihat alfino gilberto lah yang turun dari mobil tersebut.
sudah tidak heran kalau alfino yang mengendarai salah satu mobil termewah, namun yang mereka bingungkan adalah ini pertama kali nya alfino makan makanan pinggir jalan dan benar-benar outdoor tanpa pelindung atap.
jika hujan turun, maka bubarlah tongkrongan di nasi goreng kolong ini.
apalagi membawa istri nya yang manis dan anggun makan di pinggir jalan seperti ini adalah sebuah keistimewaan bagi para penggemar mereka.
semenjak alfino dan caramel menikah, para penggemar membuat sebuah akun fan base di salah satu aplikasi sosial media.
" pak, nasi goreng telor ceplok dua ya "
" gak pedes ya pak "
caramel sedikit berteriak karena lalu lintas yang sedikit bising mengharuskan siapapun yang hendak pesan makanan harus meninggikan volume suara nya.
" duduk sini, sini dekat aku "
alfino menarik tangan caramel agar duduk di sebelah nya lalu mendekap pinggang nya.
" sayang, kenceng banget pegang nya "
__ADS_1
" aku gak lari kok "
caramel berbisik.
" awwww "
caramel kaget ketika alfino mengencangkan pegangan nya.
bangku kayu yang hanya di pernis membuat alfino merasa sedikit tidak nyaman.
tapi ia mencoba menuruti kemauan istri nya yang bagi dirinya cukup mengesankan.
caramel sangat berbeda dari wanita lain yang pernah ia kenal.
biasanya wanita ingin pergi ke tempat mewah yang pastinya tidak banyak nyamuk seperti di warung nasi goreng ini.
" silahkan non , mas "
" minum nya apa nih ? "
tanya bapak penjual nasi goreng sambil meletakkan dua piring nasi goreng di meja alfino dan caramel.
" sayang mau minum apa ? "
tanya caramel.
" lemontea "
jawab alfino asal.
" sayang...come on "
" disini adanya teh manis anget "
" atau mandi "
jawab caramel menjelaskan.
" what ? "
" mandi ? "
" aku udah mandi "
alfino panik.
" hhahahaha "
si bapak penjual nasi goreng dan caramel tertawa bersamaan.
" kompak amat sih "
pekik alfino yang agak aneh melihat bentukan nasi goreng nya.
" mas, mandi itu bukan mandi jebyyuurrr gini "
" itu minuman mas singkatan dari manis dingin "
bapak penjual nasi goreng menjelaskan.
" pantes aja gak tau ya non, pasti gak pernah kesini ya "
" dari tampang nya pacar non ini artis ya "
si bapak bertanya serius.
" dia suami saya pak, dan bukan artis "
jawab caramel terkekeh.
" saya kira artis soalnya dari tadi banyak sekali yang menatap nya "
si bapak mengecilkan volume suara nya.
" saya air mineral aja pak, cepat ya pak "
potong alfino karena tidak nyaman di godain terus terusan oleh si bapak.
__ADS_1
HAI HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YA DEARS ππ€ππ€