My Brondong CEO

My Brondong CEO
silent


__ADS_3

kini usia kandungan caramel sudah memasuki bulan nya.


tinggal hitungan hari ia akan melahirkan sesuai dengan yang dokter bella katakan.


perkiraan dokter bella minggu depan lah caramel akan melahirkan menurut perhitungan jumlah hari yang telah dokter bella ketahui menurut tanggal terakhir caramel menstruasi.


caramel juga telah memutuskan untuk melahirkan dengan cara normal dan tidak ingin di caesar.


awalnya alfino menolak karena ia tidak ingin caramel merasakan kesakitan yang luar biasa seperti yang pernah alfino baca di salah satu situs internet.


namun setelah penjelasan dari caramel bahwa melahirkan secara normal itu lebih mudah pemulihan nya, maka alfino memberi izin dengan syarat caramel harus beritahu alfino jika itu terlalu sakit.


" aku berangkat ke kantor ya , telfon aku kalau ada tanda-tanda nya "


ucap alfino sembari mengecup pucuk kepala istri nya yang masih duduk di meja makan.


" siap bos "


jawab caramel.


alfino pergi meninggalkan rumah menuju ke kantor.


hari ini ia ada sebuah rapat penting pemegang saham karena kemarin saham perusahaan nya sempat anjlok karena di duga ada seseorang yang ingin meracau sakura company.


" den, udah lo siapkan semua nya kan ? "


ucap alfino yang sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan memijit-mijit dahi nya.


" aman bos "


jawab deni.

__ADS_1


*****


caramel yang sedang memainkan ponsel nya sambil duduk di ruang keluarga terkejut melihat dress nya sudah basah kuyup serta air yang terus menetes hingga ke lantai.


ia menjerit memanggil bi tuti , namun sayangnya bi tuti sedang berbelanja ke swalayan karena stok makanan di kulkas sudah habis.


security di pos depan rumah caramel mendengar suara teriakan dari dalam rumah dan ia tahu betul bahwa itu adalah suara majikan nya.


security yang sedang berlari ke dalam rumah terlihat oleh devan yang akan berangkat ke kantor.


devan pun langsung berlari mengejar security tersebut.


" Non, aduh gimana ini non "


" seperti nya non mau melahirkan "


ucap security tersebut kebingungan.


" mel, kamu kenapa mel "


" awww sakit "


rintih caramel yang mana dress nya sudah basah bagian bawah nya.


security yang sigap langsung menuntun devan menuju garasi yang ada dirumah caramel, sebab jika ke mobil devan yang berada di seberang rumah ini maka akan memakan waktu.


" kesini pak "


security menuntun arah.


" TIT...TIT...TIT "

__ADS_1


ia menekan kode sandi nya.


" aaaww sakit sekali "


caramel yang masih di gendongan devan mengeluh kesakitan.


devan sempat bingung mobil mana yang harus ia kendarai menuju rumah sakit, namun belum ia sempat memutuskan, security sudah membukakan pintu mobil minicooper yang terletak di paling depan barisan dari puluhan mobil di garasi rumah caramel dan alfino.


" tahan ya mel tahan "


" aku akan membawanya ke rumah sakit , kamu hubungi alfino "


ucap devan dan buru-buru meninggalkan garasi menuju rumah sakit.


*****


DRRTTT....DRRTT....DRRTTT


sudah sepuluh kali lebih pak security mencoba menghubungi alfino namun tak sekalipun di jawab oleh nya.


sampai bi tuti dan pak bahar kembali dari swalayan dengan mengendarai salah satu mobil alfino, pak security langsung mengejar mereka yang berhenti tepat di depan pintu utama rumah.


" hei ada apa udah seperti di kejar setan "


pak bahar meledek security.


" anu pak..anu..non caramel "


pak security gugup.


" yang bener kamu kalau bicara "

__ADS_1


bi tuti yang penasaran membentak pak security.


HAI LIKE DAN KOMEN BANYAK BANYAK YA , MAAF KALAU BELAKANGAN JARANG UP KARENA SESUATU HAL MENDESAK ❤️


__ADS_2