
" kamu pergi mandi dulu sayang , aku ada sesuatu yang mau aku tunjukkin ke kamu "
ucap alfino yang melihat caramel menyusun barang belanjaan yang mereka beli dari supermarket dengan memakai pakaian kerja nya.
saat hendak membayar belanjaan di supermarket tadi, alfino menyerahkan sebuah blackcard kepada caramel ,
ternyata pin nya adalah tanggal ketika mereka pertama bertemu di arena bermain.
setelah membayar caramel memberi kartu tersebut kepada pemiliknya yaitu alfino namun alfino menolak nya dan menyuruh caramel menyimpan nya untuk seluruh keperluan caramel, ibu nya dan kedua anak nya.
awal nya caramel menolak namun setelah beradu argumen akhirnya caramel terpaksa mengalah dan menyimpan black card tersebut.
" sebentar lagi selesai "
jawab caramel tanpa menoleh ke alfino dan sibuk dengan barang nya di kulkas.
alfino memeluk caramel dari belakang dan menciumi pipi caramel lembut.
" al aku belum mandi masih bau " ucap caramel
" kamu wangi sayang walaupun gak mandi sebulan juga tetap wangi "
" mulai sekarang panggil aku sayang ya "
alfino berkata sambil mencium leher bagian kanan caramel dengan menyibakkan rambut caramel lembut ke bahu kiri nya.
" hem.. aa..aku masih belum terbiasa "
__ADS_1
jawab caramel gugup karena kegelian yang di ciptakan alfino.
" harus bisa ayo coba sayang " ucap alfino dan mengeratkan pelukan nya.
rasanya jantung caramel berdetak sangat kencang seperti ingin melompat keluar saat ini.
entah mengapa ia sangat menyukai sensasi menggairahkan dari alfino yang membuat bulu roma nya berdiri seakan sudah merindukan penyatuan yang sangat nikmat.
" sa...sayang " ucap caramel terbata-bata sambil menganggukkan kepala nya.
dengan sigap alfino membalikkan tubuh caramel yang tadi nya ia hanya menciumi nya dari belakang sekarang sudah dengan posisi berhadapan.
caramel yang sangat takut dengan perilaku alfino mencoba melepaskan tangan alfino dari tubuh nya.
kini kedua tangan alfino memeluk pinggang caramel dengan erat sehingga posisi ini sangat meningkatkan gairah alfino yang sangat ingin sekali menikmati bibir caramel .
caramel selalu berhasil membuat nya harus melakukan pelepasan sendiri di kamar mandi.
" Hem..tadi bu kilan menghubungi ku , katanya ia akan berkunjung kesini malam ini "
ucap caramel yang mencoba memecah keheningan saat mereka saling menatap .
" akan ku hubungi kilan agar tidak mengganggu malam ini karena aku sangat ingin menghabiskan malam ini bersama mu sayang "
" kamu mau kan tidur bareng aku ? "
alfino membujuk caramel dan menciumi pipi kanan dam kiri nya berkali-kali yang membuat caramel terkekeh dengan tingkah laku si brondong.
__ADS_1
" aku mau mandi " caramel mencoba melepaskan pelukan alfino
" oke siap mandi langsung ke kamar ku ya ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan ke kamu "
ucap alfino.
DRTTT....DRTTT....DRTTT
setelah selesai mandi alfino bergegas ke ruang ganti untuk memakai piyama tidur nya yang berwarna abu muda.
ia tidak mengetahui bahwa ponsel nya berbunyi berulang kali.
TOK TOK TOK
" boleh aku masuk ? " tanya caramel di luar pintu
alfino berlari kecil ke arah pintu dan sama sekali tidak sempat melihat ponsel nya.
alfino terperangah melihat baju tidur yang di kenakan caramel.
padahal ia hanya memakai setelan piyama tidur berwarna merah marun dengan baju nya yang tanpa lengan dan celana nya yang pendek .
tapi entah kenapa alfino merasa ingin menerkam dan memakan caramel saat itu juga.
caramel tidak punya pakaian tidur disini jadi itu semua adalah pemberian alfino dan pak dadang lah yang membeli nya atas perintah alfino.
" hei....hei.." caramel melambaikan tangan nya di depan wajah tampan alfino.
__ADS_1