
kali ini devan tidak akan tinggal diam mengingat caramel yang baru lahiran.
devan memerintahkan nuko untuk mengikuti mobil sedan mewah dengan plat tanpa seri tersebut.
" mobil siapa itu pak ? "
tanya nuko.
" jangan banyak tanya ikuti saja "
ucap devan terus menatap ke arah mobil di depan mereka.
mobil tersebut berhenti di sebuah hotel yang tak terlalu ramai.
" pintar kamu bajingan "
devan ngedumel tak karuan.
ketika alfino hendak membuka pintu bagian viona , ia di kejutkan dengan tepuk tangan seseorang yang membuat nya menoleh ke belakang.
" POK..POK..POK.. "
" ternyata anda lebih bajingan dari yang saya kira "
devan bertepuk tangan lalu menarik dengan keras kerah baju alfino.
" jangan sok tau anda "
" apa yang anda lihat belum tentu seperti yang anda perkirakan "
bantah alfino sambil kembali menutup pintu mobil nya.
" hahaha dahulu juga anda seperti ini dengan kinan dan saya mengetahui nya "
pekik devan dengan wajah yang memerah menahan emosi.
" kinan hanya teman saya dan saya tidak perlu menjelaskan nya semua kepada anda "
ucap alfino.
" minggir kamu "
devan mendorong tubuh alfino menjauh dari mobil nya dan membuka pintu dimana viona duduk.
" oh jadi wanita seperti ini selera anda "
" rendahan sekali "
caci devan dan membuat viona yang pura-pura tidur mendengar nya.
" alfino "
" pusing "
__ADS_1
rengek viona dan memijat-mijat kepala nya.
" kamu turun disini saja, viona "
" saya akan pulang karena istri saya akan mencari saya "
ucap devan lalu pergi meninggalkan viona dan devan di area parkir hotel .
" hei tunggu "
panggil viona.
langkah kaki devan terhenti tanpa menoleh ke belakang sementara viona mengejar devan dengan setengah berlari.
" tolong anterin aku pulang , please "
" tas ku ketinggalan di mobil dan aku tidak punya uang sepeser pun "
ucap nya memohon.
" maaf aku tidak bisa, nona "
tolak devan namun tiba-tiba terpikirkan oleh nya ingin mencari tahu hubungan wanita ini dengan alfino.
" hem naik "
ucap devan tiba-tiba dan langsung menaiki mobil pajero sport hitam nya di bagian belakang sebab nuko sudah menunggu di dalam.
" tajir juga ni cowok "
" ada hubungan apa kamu dengan pria tadi ? "
tanya devan ceplos.
" just friend "
jawab viona.
" kamu tahu dia sudah menikah dan punya anak ? "
tanya devan lagi.
" of course "
jawab nya.
" jadi kenapa kalian akan ke hotel berduaan dan bahkan tadi kamu mabuk "
" aku tahu kamu hanya berpura-pura mabuk "
ucap devan dengan senyuman licik.
" berhenti di depan ! "
__ADS_1
" bos mu terlalu bawel "
pekik viona mengejutkan nuko yang sedang menyetir.
ketika viona ingin turun dari mobil devan , tiba-tiba ia berkata ketus kepada viona,
" jangan jadi duri di rumah tangga orang lain "
namun bukan nya menjawab, viona malah menatap devan dengan tatapan mencekam dan membanting pintu mobil nya.
mobil hitam itu melaju meninggalkan viona sendirian di bahu jalan pinggir kota.
CEKLEK
" alfino dari mana malam-malam begini ? "
tanya ibu caramel dan mengejutkan alfino.
" ehh anu bu dari minimarket depan doank "
" ibu ngapain tengah malam begini masih belum tidur ? "
alfino gugup.
" ibu haus "
jawab ibu caramel.
" yasudah alfino naik duluan ya bu "
ucap alfino menaiki anak tangga satu persatu.
alfino tampak membuka pintu kamar nya dan menghilang di balik pintu.
" CUP "
alfino tersenyum melihat caramel yang sedang tertidur pulas dan mengecup kening nya.
" ehhmmm "
caramel menggeliatkan tubuh nya merasakan seseorang menyentuh dahi nya.
" sayang "
ucap caramel sambil mengerjapkan kedua mata nya yang belum terbuka sempurna.
sambil mengucek nya lalu bertanya darimana alfino selarut ini.
" aku ada urusan sebentar "
" ayo tidur lagi atau aku akan memangsa mu malam ini "
goda alfino dan dengan cepat caramel menarik selimut menutupi tubuh nya.
__ADS_1
SALAM CANTUL YA DARI AUTHOR JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN TEKAN VOTE YA DEARS ❤️