My Brondong CEO

My Brondong CEO
terciduk part 2


__ADS_3

kali ini devan tidak akan tinggal diam mengingat caramel yang baru lahiran.


devan memerintahkan nuko untuk mengikuti mobil sedan mewah dengan plat tanpa seri tersebut.


" mobil siapa itu pak ? "


tanya nuko.


" jangan banyak tanya ikuti saja "


ucap devan terus menatap ke arah mobil di depan mereka.


mobil tersebut berhenti di sebuah hotel yang tak terlalu ramai.


" pintar kamu bajingan "


devan ngedumel tak karuan.


ketika alfino hendak membuka pintu bagian viona , ia di kejutkan dengan tepuk tangan seseorang yang membuat nya menoleh ke belakang.


" POK..POK..POK.. "


" ternyata anda lebih bajingan dari yang saya kira "


devan bertepuk tangan lalu menarik dengan keras kerah baju alfino.


" jangan sok tau anda "


" apa yang anda lihat belum tentu seperti yang anda perkirakan "


bantah alfino sambil kembali menutup pintu mobil nya.


" hahaha dahulu juga anda seperti ini dengan kinan dan saya mengetahui nya "


pekik devan dengan wajah yang memerah menahan emosi.


" kinan hanya teman saya dan saya tidak perlu menjelaskan nya semua kepada anda "


ucap alfino.


" minggir kamu "


devan mendorong tubuh alfino menjauh dari mobil nya dan membuka pintu dimana viona duduk.


" oh jadi wanita seperti ini selera anda "


" rendahan sekali "


caci devan dan membuat viona yang pura-pura tidur mendengar nya.


" alfino "


" pusing "

__ADS_1


rengek viona dan memijat-mijat kepala nya.


" kamu turun disini saja, viona "


" saya akan pulang karena istri saya akan mencari saya "


ucap devan lalu pergi meninggalkan viona dan devan di area parkir hotel .


" hei tunggu "


panggil viona.


langkah kaki devan terhenti tanpa menoleh ke belakang sementara viona mengejar devan dengan setengah berlari.


" tolong anterin aku pulang , please "


" tas ku ketinggalan di mobil dan aku tidak punya uang sepeser pun "


ucap nya memohon.


" maaf aku tidak bisa, nona "


tolak devan namun tiba-tiba terpikirkan oleh nya ingin mencari tahu hubungan wanita ini dengan alfino.


" hem naik "


ucap devan tiba-tiba dan langsung menaiki mobil pajero sport hitam nya di bagian belakang sebab nuko sudah menunggu di dalam.


" tajir juga ni cowok "


" ada hubungan apa kamu dengan pria tadi ? "


tanya devan ceplos.


" just friend "


jawab viona.


" kamu tahu dia sudah menikah dan punya anak ? "


tanya devan lagi.


" of course "


jawab nya.


" jadi kenapa kalian akan ke hotel berduaan dan bahkan tadi kamu mabuk "


" aku tahu kamu hanya berpura-pura mabuk "


ucap devan dengan senyuman licik.


" berhenti di depan ! "

__ADS_1


" bos mu terlalu bawel "


pekik viona mengejutkan nuko yang sedang menyetir.


ketika viona ingin turun dari mobil devan , tiba-tiba ia berkata ketus kepada viona,


" jangan jadi duri di rumah tangga orang lain "


namun bukan nya menjawab, viona malah menatap devan dengan tatapan mencekam dan membanting pintu mobil nya.


mobil hitam itu melaju meninggalkan viona sendirian di bahu jalan pinggir kota.


CEKLEK


" alfino dari mana malam-malam begini ? "


tanya ibu caramel dan mengejutkan alfino.


" ehh anu bu dari minimarket depan doank "


" ibu ngapain tengah malam begini masih belum tidur ? "


alfino gugup.


" ibu haus "


jawab ibu caramel.


" yasudah alfino naik duluan ya bu "


ucap alfino menaiki anak tangga satu persatu.


alfino tampak membuka pintu kamar nya dan menghilang di balik pintu.


" CUP "


alfino tersenyum melihat caramel yang sedang tertidur pulas dan mengecup kening nya.


" ehhmmm "


caramel menggeliatkan tubuh nya merasakan seseorang menyentuh dahi nya.


" sayang "


ucap caramel sambil mengerjapkan kedua mata nya yang belum terbuka sempurna.


sambil mengucek nya lalu bertanya darimana alfino selarut ini.


" aku ada urusan sebentar "


" ayo tidur lagi atau aku akan memangsa mu malam ini "


goda alfino dan dengan cepat caramel menarik selimut menutupi tubuh nya.

__ADS_1


SALAM CANTUL YA DARI AUTHOR JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN TEKAN VOTE YA DEARS ❤️


__ADS_2