My Brondong CEO

My Brondong CEO
i meet you


__ADS_3

seperti biasa menghirup udara pagi yang sejuk adalah aktifitas rutin alfino.


hari ini jadwal dia akan pergi bersama risa


wanita yang dijodohkan daddy dengan nya.


namun alfino tidak menyukai risa


karena gaya hidup risa yang glamour dan terlalu bebas menurut alfino


bukan alfino tidak punya uang untuk membiayai risa


bahkan uangnya lebih dari cukup


mengingat dia adalah seorang CEO sebuah perusahaan besar tentu uang bukanlah hal yang sulit baginya.


drett..drett...


ponsel alfino bunyi ketika alfino baru selesai mandi.


dilayar ponsel tertera " bad girl "


alfino sengaja menamai dengan itu karena dia sangat tidak suka dengan risa.


baginya hanya membuang-buang waktu saja bertemu dengan risa.


alfino menekan tombol hijau di ponsel nya pertanda menjawab panggilan risa


belum sempat alfino menjawab


orang di sebrang telepon sana sudah nyerocos gak tentu arah membuat alfino menjauhkan ponselnya dari telinga nya.


"baby kamu dimana apakah sudah siap aku sudah siap dari sejam yang lalu"


risa berkata tanpa henti

__ADS_1


"sejam lagi aku kerumah mu"


hanya itu yang dikatakan alfino sambil mematikan panggilan risa di ponselnya.


"huh dasar badgirl , bad attitude bad mouth"


gerutu alfino sambil memilih pakaian yang akan dia kenakan untuk jalan dengan risa.


alfino tampak sangat tampan dengan memakai shirt hitam dan celana selutut dengan warna coksu .


sepatu sport putih dan topi hitam dari merk terkenal tentunya yang harga nya bisa mencapai puluhan juta .


jam tangan bermerk semakin menunjang penampilan nya agar terlihat lebih menonjol dari siapapun .


" emang kamu paling tampan didunia ini, alfino"


alfino bergumam dikaca sambil memuji diri sendiri.


jam sudah menunjukkan pukul 10.00


" biar sampai lelah kamu menungguku risa"


"hahaha aku benci terlalu lama bersamamu"


alfino berkata-kata sendiri dimobil.


dirumah caramel dan anak-anak bergegas pergi karena jam sudah menunjukkan pukul 10.00


dengan mengendarai mobil jazz merah peninggalan almarhum suaminya caramel membawa anak-anak dan ibunya menuju ke funland sambil bernyanyi bersama didalam mobil.


caramel jarang sekali memakai mobil karena fikiran nya akan boros beli bensin kalau kerja naik mobil maka dari itu caramel selalu naik sepeda motor.


jarak dari rumah caramel menuju funland cukup jauh menempuh 3 jam perjalanan.


tepat jam 13.00 mereka sampai ditempat tujuan,

__ADS_1


begitu juga dengan alfino dan risa


.


" ayo anak-anak bangun kita sudah sampai"


caramel membangunkan nino dan nabila dengan cara menggoyangkan bahu mereka


"hoamm udah sampaikah bu?" tanya nino


"udah dua jam lalu kita sampai"


canda nenek


"yang bener nek?" nenek bohong ya? gerutu nabila.


caramel hanya tersenyum kecil melihat candaan ibunya kepada anak-anaknya.


" ayo cepetan donk alfino aku udah gak sabar bermain dengan kamu " ajak risa


alfino memutar matanya malas dan dengan tiba-tiba membuka pintu mobil nya bersamaan dengan ibu caramel membuka pintu mobilnya juga.


"astgahfirullah " ucap ibu caramel terkejut karena pintunya bertabrakan dengan pintu mobil lain.


alfino pun sama terkejutnya dengan ibu caramel


" astaga, maaf bu saya tidak sengaja"


ibu caramel terdiam melihat alfino


"gantengnya anak orang"


ucapan itu lolos seketika dari mulut ibu caramel.


caramel yang berada di kursi kemudi langsung melompat keluar melihat keadaan ibunya.

__ADS_1


__ADS_2