My Brondong CEO

My Brondong CEO
YOU


__ADS_3

" kita sudah sampai pak "


ucap caramel


namun alfino tak kunjung bangun karena terlalu mabuk


" huh ganteng-ganteng kayak kerbo jua kalau mabuk " caramel terkekeh sendiri


caramel membopong alfino naik lift dan menekan angka 46


" syukur pak deni memberitahu dengan lengkap " ucap caramel


tampak pintu apartemen alfino terbuka dan caramel segera menjatuhkan bos nya itu dia tas sofa biru diruang tamu.


" awww pegal sekali " keluh caramel sambil memegang bahunya


caramel membuka sepatu dan kaos kaki alfino


" mulus cuy " kekeh caramel sambil melihat kaki alfino


saat caramel meletakkan sepatu dan kaos kaki di tempat sepatu di dekat pintu terdengar suara alfino batuk


"uhukkk uhukkk "


" hhuuuuuwweeekkkkk "


alfino batuk dan muntah ke lantai


" pak " caramel panik


" pak saya panggil dokter ? "


" aduh gimana ini "


" lap ya ambil kain lap "


caramel berlari kesana kemari karena bingung dimana dapurnya.


caramel mengelap dan mengepel lantai yang terkena muntah alfino

__ADS_1


caramel memb*ka jas dan kemeja alfino membersihkan mulut dan badan nya dengan air hangat


" ganteng kali abang ini kalau lagi tidur gini "


caramel berbicara sendiri


ketika caramel hendak bangkit seketika alfino menarik tubuh caramel hingga caramel terjatuh diatas tubuh alfino


tanpa aba-aba alfino mencium dan ******* bib*r caramel dengan mata terpejam


ternyata setelah muntah tadi alfino sudah sadar tetapi dia pura-pura tidur agar caramel mengurus nya dan tidak pergi pulang.


caramel mencoba melepaskan dekapan dan ci*man alfino tetapi tenaga nya tidak sekuat bos nya itu


" hmmpppp "


" hmmpppp "


caramel mencoba melepaskan ci*man namun alfino terus ******* bi*ir caramel dengan lembutnya dan caramel pun terhanyut dengan permainan alfino .


alfino membalikkan posisi tubuhnya yang tadinya dibawah sekarang sudah berada diatas tubuh caramel


ci*man itu turun dari bi*ir menuju leher jenjang caramel


des*h caramel


dirinya saat ini tidak menyadari alfino sudah memiliki tunangan yang caramel tau adalah saat ini dirinya terbang begitu tinggi dalam kenikm*tan


sesuatu terasa menge*as dibawah sana terasa seperti ingin menemukan tumpuan.


alfino bergerak liar tangan nya pun tidak tinggal diam saja .


tangannya menjalar ke seluruh tubuh caramel mengelusnya lembut dengan naf*u yang


sedang memburu.


tangan alfino bergerak memb*ka sleting gaun caramel dibelakang tanpa melepaskan tautan bi*ir mereka.


gaun itu terbuka sempurna dan menyisakan br* berwarna pink yaitu warna kesukaan caramel

__ADS_1


" ssshhhh aahhh ssshhhh "


caramel terus mende*ah nikmat saat bi*ir alfino bergerak turun dari bi*ir ke leher dari leher turun ke gund*kan kembar yang tertutupi br* namun tetap terlihat seperti ingin menyembul keluar.


" cuuppp cupppp " alfino membenamkan ciu*an nya di belahan dad* caramel


alfino merasakan sesuatu ber*endir keluar dari alat kejan*anan nya yang sudah sangat menge*as ingin pelepasan.


" ssshhh stop pak "


" aahhh tolong hentikan pak "


caramel meminta alfino berhenti namun sambil mende*ah


ucapan nya menolak perbuatan alfino tapi tubuhnya sangat menikmati permainan alfino


drrrttt...drrrttt


terdengar ponsel alfino berbunyi dan itulah kesempatan caramel lompat dari dekapan alfino dan memasang kembali gaun nya yang sudah terbuka setengah


" aduh gak bisa dikancing lagi "


keluh caramel karena susah baginya mengancing gaun nya karena resleting gaun berada di pung*ung.


" wanita sialan ganggu saja " pekik alfino seraya mematikan ponsel nya


panggilan tersebut ternyata dari risa tunangan nya.


alfino melihat caramel yang susah payah hendak memasang resleting gaun nya


" sini saya bantu " ucap alfino


" cupp cupp cupp "


sreeeettt alfino dengan cepat memasang kancing gaun caramel sambil menge*up leher mulus caramel


" saya permisi pulang pak " ucap caramel merasakan kegeli*n dileher nya akibat kecup*n alfino


" yasudah saya antar " ucap alfino

__ADS_1


HAI DEARS KASI LIKE BANYAK BANYAK YA


KOMEN


__ADS_2