My Brondong CEO

My Brondong CEO
parapat


__ADS_3

" what ? "


terdengar suara mommy berteriak kaget di seberang telfon.


deni yang di hubungi oleh pak dadang segera tiba di rumah alfino dan langsung menghubungi mommy dan daddy alfino yang kini sedang berada di luar negeri.


" ternyata caramel adalah istri dari pria yang di tabrak oleh alfino , bu "


deni menjelaskan semuanya kepada mommy.


" ayo videocall den " pinta mommy alfino.


mommy dan daddy melihat jelas alfino yang sedang melamun dengan posisi duduk di sofa kamar nya.


" mommy dan daddy segera kembali ke indonesia "


" mommy tidak tega melihat alfino seperti ini "


" tolong jaga alfino sebelum mommy tiba disana ya den "


ucap mommy sedih dan mengakhiri sambungan telepon.


*****


" aku harus kemana tengah malam begini ? "


batin caramel yang mulai menurunkan kecepatan mobil nya.


" yap devan, aku bisa minta tolong devan "


caramel menepikan mobilnya di sebuah minimarket yang buka dua puluh empat jam dan mengambil ponsel nya di dalam tas.


ternyata ponsel nya ia nonaktifkan setelah mengirim pesan kepada devan.


DRRTTT DRRTTT DRRRTTT


devan yang baru saja terlelap mendengar ponsel nya berbunyi di nakas.


ia mengambilnya sambil mengerjapkan mata nya untuk melihat siapa yang sudah berani menghubungi nya tengah malam begini.


" caramel kenapa mel ? "


" apa ? "


" oke kamu tunggu aku disana, jangan kemana-mana dan kunci mobil nya karena ini sudah tengah malam "


ucap devan lalu bergegas mengambil jaket dan kunci mobil menuju lokasi yang telah dikirimkan caramel melalui aplikasi ponsel nya.


TOK..TOK..TOK


devan mengetuk kaca mobil caramel dan mengejutkan sang empunya.

__ADS_1


" gila lu gercep amat sih "


canda caramel sambil menurunkan kaca mobilnya.


" bisa-bisanya kamu bercanda di saat genting seperti ini "


" ayo aku antar kamu ke suatu tempat "


ucap devan sambil melirik jam tangan nya dengan merk termahal.


ketika devan melihat jam tangan nya waktu sedang menunjukkan pukul 01.30 wib.


" biar aku yang nyetir "


ucap devan yang masih berdiri di luar mobil caramel.


" naik mobil lo aja "


pinta caramel.


" trus mobil kamu ? "


tanya devan.


" parkirin disini aja lah "


ucap caramel dan langsung keluar dari mobil.


mereka sedikit melewati hutan dan pemukiman penduduk yang tidak terlalu rapat sepanjang perjalanan.


" ada masalah apa ? "


tanya devan memecah keheningan di mobil nya.


" gak ada cuma pengen kabur aja "


jawab caramel sambil mengelus perut nya.


walaupun mobil dalam keadaan gelap , namun devan bisa melihat kegundahan di raut wajah manis caramel.


wajah penuh beban.


sebenarnya bukan beban sih secara alfino sangat mencintai nya.


namun terlihat samar seperti sedang ada sebuah beban yang tengah ia pendam.


" please cerita ke aku atau aku akan bawa kamu pulang ke alfino "


ancam devan.


" nyebelin ihh ! "

__ADS_1


" aku belum tahu harus mulai darimana "


" nanti saja kalau sudah sampai di tempat tujuan "


jawab caramel dan memejamkam mata nya hanya untuk menghindari pertanyaan devan.


" mel, bangun kita sudah sampai "


ucap devan sambil mematikan mesin mobil nya.


" dimana kita ? "


tanya caramel sambil mengerjapkan mata nya.


" uurrgghh dingin "


ucap caramel ketika turun dari mobil.


" ini villa ku mel ayo masuk "


ajak devan yang sudah di sambut oleh seorang wanita paruh baya beserta suami nya.


" perkenalkan ini bi wati dan pak yudi yang mengurus villa ku ini mel "


" kalau kamu butuh sesuatu minta ke mereka ya "


beritahu devan.


bi wati dan pak yudi pun sedikit membungkukkan badan mereka untuk memberi hormat kepada caramel dan alfino.


" kita dimana devan ? "


tanya caramel yang mengikuti devan masuk ke dalam villa mewah ini.


" parapat "


" butuh empat jam perjalanan untuk kesini , syukur aja sekarang sudah ada jalan tol dari kota jadi bisa memangkas waktu "


" ini kamar kamu "


ucap devan.


" makasih ya kamu udah mau bantuin aku "


ucap caramel dengan mata berkaca-kaca.


" hemm "


" kamu masih hutang penjelasan kepada ku "


ucap devan dan berlalu pergi ke kamar nya yang berada di samping kamar caramel.

__ADS_1


HAI MAAF YA BEBERAPA HARI GAK UP πŸ™


__ADS_2