My Brondong CEO

My Brondong CEO
oma dan opa


__ADS_3

" dadd kira-kira ibu caramel menerima lamaran kita gak ya ? " tiba-tiba mommy alfino bertanya kepada daddy di tengah perjalanan mereka menuju rumah caramel.


" mudah-mudahan ya momm kita berdoa saja "


jawab daddy.


DRRRTTT...DRRTTTT....DRRTTT


ponsel daddy berbunyi dan panggilan itu dari alfino.


alfino memberitahu daddy agar berhenti makan siang terlebih dahulu dan menunggu nya disitu agar menuju rumah caramel berbarengan.


setelah caramel dan alfino sampai , mereka makan siang bersama di sebuah cafe yang di dekorasi menggunakan bambu.


di cafe ini juga terdapat banyak jenis tanaman yang dapat di nikmati oleh pengunjung.


caramel yang sudah lama tinggal di desa xx tidak mengetahui keberadaan cafe yang sangat asri ini.


" mommy seperti tidak asing dengan jalan menuju rumah caramel " ucap mommy sambil mencoba mengingat .


namun sayang ingatan mommy tidak sebagus sewaktu muda dahulu.


" apakah mommy pernah berkunjung ke desa kami ? " tanya caramel memandang mommy alfino.


" belum...belum pernah sama sekali " ucap daddy memotong percakapan caramel dan istri nya.


ketika alfino melirik caramel terdapat sebutir nasi di ujung bibir kanan caramel, karena caramel memesan nasi ayam bakar madu dan ia tampak sangat lahap menikmati nya.


" sayang.... kamu makan nya pelan-pelan aja ya " ucap alfino seraya mengambil sebutir nasi tersebut di bibir caramel dan mengelap nya dengan jemari nya.


" hemm maaf soalnya masakan cafe ini enak sekali " senyum caramel merekah menatap alfino.

__ADS_1


" ehhemm ehhemmm "


daddy berdehem melihat kemesraan kedua anak di hadapan nya.


" seperti dunia milik berdua ya kan daddy dan yang lain nya pada ngontrak termasuk mommy dan daddy " mommy menyindir alfino dan caramel .


mereka pun tertawa bersama dan berhasil membuat pipi caramel bersemu merah karena menahan malu .


padahal alfino mengajak daddy dan mommy untuk berangkat menggunakan satu mobil saja namun daddy menolak nya karena berfikir caramel ingin menghabiskan lebih banyak waktu dirumah nya .


" assalammualaikum bu " caramel mengetuk pintu dan terdengar jawaban dari dalam rumah.


ketika mereka sampai itu sudah menunjukkan pukul 15.00 .


" waalaikumsalam " ternyata nabila yang menjawab dan membuka pintu nya.


nabila yang sudah menebak bahwa yang datang adalah ibu nya dan om tampan langsung memeluk alfino setelah membuka pintu.


" kenapa lama sekali datang nya om ? " nabila memeluk erat alfino seperti sedang merasakan rindu yang teramat sangat dan tidak memperdulikan terdapat tiga pasang mata yang sedang memperhatikan mereka.


" ibu, mereka siapa ? " tanya nabila sambil melirik ke arah mommy dan daddy alfino yang sedang tersenyum pada nya.


" hei anak cantik ini siapa namanya ? "


" panggil saja oma dan opa ya sayang "


ucap mommy alfino yang sedikit membungkuk dan mengelus pipi nabila.


caramel tersenyum bahagia seperti nya alfino dan kedua orangtua nya bersedia menerima keluarga nya melihat dari sikap mereka.


" caramel, nak ganteng kenapa tamu nya tidak di persilahkan masuk ? "

__ADS_1


ibu caramel datang dari arah dapur.


setelah bersalaman dan menyapa , ibu caramel mempersilahkan mommy dan daddy alfino duduk di ruang keluarga .


karena ruangan di rumah caramel cuma satu ada nya, maka ruang keluarga dan ruang tamu adalah tempat yang sama.


" om tampan nino rindu sekali " tampak seorang bocah laki-laki berlari dari arah kamar dan langsung memeluk alfino.


" om itu siapa ? " bisik nino yang sedang memeluk alfino.


" paggil oma dan opa ya "


" mereka adalah orangtua om "


alfino kembali membisikkan sesuatu ke nino.


" ini kedua anak saya mommy, daddy "


ucap caramel memperkenal kan nabila dan nino seraya menyuruh mereka menyalami kedua orangtua alfino guna menunjukkan rasa santun nya terhadap orang yang lebih tua.


" oma di kota ada gak kebun binatang yang ada ikan paus nya ? "


tanya nino yang kini asik bercengkrama dengan kedua orangtua alfino.


baru hari ini bertemu namun mommy dan daddy alfino sangat gembira bermain dan ngobrol dengan kedua anak caramel.


mereka tampak sedang tertawa dan terkadang saling berbisik.


ternyata caramel salah menilai bahwa orang kaya raya hanya akan berperilaku sombong dan menyebalkan seperti seseorang yang telah membuat ia harus menerima kenyataan pahit kehilangan suami nya empat belas bulan silam.


LIKE DAN KOMENTAR BANYAK-BANYAK YA πŸ”₯πŸ”₯

__ADS_1


__ADS_2