My Fiancé Is The 2nd Male Lead

My Fiancé Is The 2nd Male Lead
Awal mula perang sandiwara


__ADS_3

Di perbatasan barat wilayah Kerajaan Ginryuu...


“Jenderal Enkai, seluruh pasukan sudah siap. Kami hanya menunggu komando anda.” Seorang Ksatria dengan pakaian perang lengkap masuk ke dalam tenda Kazuma. Didalam, Kazuma juga sudah berpakaian lengkap. Ia mengangguk kepada bawahannya tadi dan kemudian berjalan keluar tendanya.


Pasukannya sudah berbaris rapi di hadapannya dengan pakaian perang lengkap. Menunggu pemimpin mereka dengan semangat.


“Hari ini kita akan menyerbu tambang emas Kekaisaran dan membongkar sindikat perdagangan manusia yang telah meresahkan rakyat Kerajaan Ginryuu.” Ujarnya dengan suara tegas dan lantang.


“Tujuan utama kita adalah meringkus ketua sindikat perdagangan manusia sekaligus menyelamatkan orang-orang yang disandera. Baik itu rakyat Kerajaan Ginryuu atau bukan, kita akan menyelamatkan semuanya.”


Perkataannya disoraki oleh pasukannya dengan lantang. Mereka terdengar semangat dan berapi-api.


“Kita akan mulai ketika matahari terbit dan kita akan pulang dengan membawa kemenangan!” serunya, lagi-lagi diikuti dengan sorakan pasukan dihadapannya.


Ini adalah awal dari hari yang panjang, baik bagi Kekaisaran Helianthus maupun Kerajaan Ginryuu.


*****

__ADS_1


Di perbatasan timur wilayah Kekaisaran Helianthus...


"Dengarkan aku, Para Ksatria Kekaisaran!" Suara menggelegar Jenderal Themisree menggema di masing-masing telinga para Ksatria.


"Lebih dari apapun, Saya memahami bahwa kalian para ksatria kekaisaran ingin menjaga tanah Kekaisaran yang kalian cintai ini agar orang-orang yang kalian cintai dan juga rakyat kekaisaran pada umumnya dapat hidup dengan tenang dan damai."


Jenderal Themisree berhenti sejanak untuk menatap setiap Ksatria yang berdiri dihadapannya ini.


"Ksatria kekaisaran tidak tunduk pada siapapun tetapi kita terikat untuk menjaga tanah kekaisaran ini diinjak oleh pasukan asing! Oleh karena itu, berjanjilah dengan pedang yang kalian genggam saat ini bahwa kalian akan melakukan yang terbaik bagi kekaisaran!!!"


Dengan pidato yang diberikan oleh sang Jenderal, moral dan semangat para Ksatria menjadi terangkat. Hanya dengan pidato seperti itu, mereka paham bahwa saat ini keinginan di dalam hati nurani mereka adalah satu dengan visi dan misi yang dimiliki oleh Jenderal mereka.


Setelah memberikan pidato itu, sang Jenderal melirik kearah Putra Mahkota Frederick. Kemudian lirikannya dibalas dengan anggukan oleh sang Putra Mahkota. Mereka berdua sama-sama paham akan konsekuensi yang akan mereka terima dengan melawan perintah Kaisar dan Permaisuri, tetapi hal itu tidak menyebabkan mereka goyah sedikitpun.


*****


Sementara itu, di dalam markas sindikat perdagangan manusia...

__ADS_1


Jauh di dalam tambang emas Kekaisaran yang mejnadi markas bagi sindikat perdagangan manusia, seseorang berlari dengan tergesa-gesa mencari ketua sindikat perdagangan manusia.


“Gawat Ketua Argan! Pasukan Kerajaan Ginryuu sudah melakukan pergerakan dan sekarang sedang melawan pasukan Kekaisaran Helianthus untuk bisa memasuki tambang emas!” pekiknya dengan wajah cemas.


Walau begitu lawan bicaranya bahkan tidak mengedipkan kedua matanya. Ia terlihat tenang seolah-olah apa yang sedang terjadi dihadapannya ini bukan hal besar.


“Bagaimana dengan pertahanan Kekaisaran?” tanyanya.


“Pasukan Kekaisaran berusaha keras untuk mepertahankan posisi mereka, tetapi mereka juga tidak berada dalam posisi unggul.”


Sosok yang bernama Argan Tyrannol mengangguk-anggukan kepalanya penuh dengan kalkulasi.


“Mereka akan memberi kita waktu yang cukup.” Ujarnya akhirnya.


“Perintah anda, Ketua Argan?” tanya sosok tadi. Wajahnya terlihat sangat cemas.


“Pindahkan barang-barang dagangan kita dengan cepat.” Perintahnya tetap tanpa ada perubahan intonasi di suaranya.

__ADS_1


Mendengar perintah sang ketua, ia cepat-cepat berlari meninggalkan ruangan untuk menjalankan perintahnya.


__ADS_2