My Fiancé Is The 2nd Male Lead

My Fiancé Is The 2nd Male Lead
Bunga dari karakter favorit


__ADS_3

"Lady Suiren, anda sedang apa?!"


Melihat Suiren yang sedang tersungkur di lantai, Gilbert cepat-cepat berlari kearahnya.


"Ini namanya Push-Up." Jawab Suiren. Kali ini ia membuat gerakan naik dan turun dengan kedua tangannya, masih dengan posisi tersungkur. "Jangan ganggu aku, Gilbert."


"Mengapa anda melakukan rangkaian latihan seperti seorang ksatria kekaisaran di pagi hari seperti ini?" Gilbert tak berani mendekati Suiren.


Suiren tidak menjawab dan tetap melakukan rangkaian Push-up. Mungkin karena ingatan kehidupan sebelumnya kembali kepadanya ia mulai sadar untuk melakukan olahraga agar tubuhnya tidak menjadi lemah.


Setelah istirahat penuh selama tiga hari, Suiren merasa kesehatannya jauh membaik. Ia bahkan merasa bisa memindahkan gunung hari ini.


Sembari melanjutkan push-up, pandangan matanya tertuju kearah Gilbert yang membawa vas bunga di tangannya. Bunga Wisteria bergelantungan dari mulut vas.


"Agak telat, bukan?" Ujarnya tanpa melirik kearah vas bunga. Kali ini ia mencoba posisi melakukan plank selama satu menit. Olahraga yang sering ia lakukan ketika masih menjadi mahasiswa di kehidupan lamanya.

__ADS_1


"Ini datang tadi pagi, dari Keluarga Wisteria." Gilbert memulai. Ia kemudian menaruh vas di salah satu meja yang tadinya penuh dengan lautan bunga. Kebanyakan bunga pemberian orang sudah layu dua hari yang lalu.


Keluarga Wisteria adalah salah satu dari empat keluarga bangsawan berpengaruh di Kekaisaran Helianthus.


Mereka berkedudukan di bagian utara kekaisaran.


Kyrie Wisteria lahir sebagai penerus satu-satunya keluarga Wisteria. Sayangnya, di dalam novel ia hanyalah seorang pemeran pria kedua yang memiliki akhir tidak bahagia. Walau begitu, dia adalah karakter favorit Suiren di kehidupan sebelumnya.


Selama puluhan generasi, Keluarga Wisteria selalu berhasil menyembunyikan fakta bahwa mereka memiliki kemampuan sihir manipulasi waktu. Dengan menyamarkan kemampuan sihir waktu mereka dengan kemampuan sihir penyembuh.


Walau begitu, selama tujuh belas tahun hidupnya Suiren sama sekali belum pernah bertemu dengan sosok Kyrie Wisteria. Jadi, Ia sebenarnya sangat penasaran dengan bentuk nyata dari karakter favoritnya itu.


“Apakah bunga itu datang dengan surat?” Suiren berusaha untuk tidak terdengar bersemangat. Ia tetap melakukan planknya sampai keringat muncul dari dahinya.


“Ini.” Gilbert menarik surat dari sakunya dan menyodorkannya kepada Suiren.

__ADS_1


Suiren tidak bisa tidak melonjak dari posisi awalnya. Ia kemudian merampas surat di tangan Gilbert dengan cepat dan segera membuka segel amplop yang berwarna ungu pucat. Seperti warna bunga Wisteria.


Setelah membaca surat itu, ia tidak bisa menutupi wajah kecewanya. Surat itu hanya berisi ucapan lekas sembuh tanpa embel-embel apapun lagi.


“Saya tidak tahu anda memiliki ketertarikan dengan Keluarga Wisteria.” Gilbert berkata.


“Aku juga baru tahu.” Gumam Suiren.


Tiba-tiba Suiren teringat akan sesuatu. “Apakah Keluarga Kekaisaran sudah mulai mengirimkan surat untuk kandidat permaisuri ?” tanyanya.


“Setahu saya belum.”


Tentu saja belum. Surat itu hanya akan dikirimkan satu minggu setelah Serena Tagates dan Frederick Helianthus bertemu di pemakaman Suiren. Sekarang tanpa adanya pemakaman, akankah mereka bertemu?


'Untuk apa aku memikirkan mereka berdua. Mereka adalah karakter utama, pasti ada jalan bagi mereka untuk bertemu. Yang seharusnya kupikirkan saat ini adalah siapa yang mencoba membunuhku kemarin.' Pikir Suiren.

__ADS_1


Ia melempar surat yang tadi ia baca ke keranjang sampah dan kemudian memutuskan untuk menyiapkan dirinya untuk sarapan.


__ADS_2