
Flashback
Saat Ella keluar dar toilet, ia di buat terkejut saat tiba-tiba tangan nya di cekal oleh seseorang. Ella sempat mengerutkan dahinya menatap seorang gadis cantik di depan nya tersebut. Mata berkaca-kaca dan cengkraman tangan sedikit kuat pada tangan Ella, membuatnya semakin merasa bingung.
“Ada apa ya?” tanya Ella pelan, seraya mencoba melepaskan cengkraman tangan dari gadis itu.
“Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu,” katanya sambil terus menatap mata Ella. “Tapi tidak disini,” imbuhnya.
Karena kasian, Ella pun akhirnya mengikuti langkah gadis tersebut. sebelum itu, ia hendak meminta izin terlebih dulu pada Stive, namun tangan nya di cekal dan gadis itu melarang nya, Ella pun hanya bisa pasrah dan menganggukkan kepala nya, ia mengikuti gadis itu tepat di belakang nya hingga tiba-tiba sebuah mobil menjemput mereka dan Ella ikut di bawa pergi dengan sebuah mobil.
“Daniella,” panggil gadis itu membuat Ella langsung menoleh dan mengerutkan dahi nya, “Iya, aku mengenal mu. Walau tidak terlalu, apa kau lupa padaku?”
“Siapa?” tanya Ella bingung.
“Coba lihat wajah ku, perhatikan.”
__ADS_1
Ella diam sejenak dan menatap wajah itu dengan seksama, sedetik kemudian ia baru mengingat nya, “Kamu—"
“Iya ini aku, aku perawat nyonya Melanie, dan aku juga yang sudah membunuh nya engan racun,” ungkap nya jujur membuat Ella begitu terkejut dan langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.
“Kamu tidak perlu takut, aku tidak akan menyakiti kamu,” ucapnya menghela nafas berat, “Kamu tahu siapa aku? Aku adalah mantan kekasih dari suami kamu.”
Deg!
Lagi lagi Ella terkejut mendengar pengakuan Mawar,”Kenapa kamu membawa aku pergi? Mau menggagalkan pernikahan ku dengan Stive? Terlambat karena aku dan dia sudah resmi menjadi suami istri,” ucap Ella menunjukkan jari manis nya yang di hiasi oleh cincin.
“Apa maksud kamu?” tanya Ella bingung.
“Apa kamu tahu, kenapa Stive menikahi kamu? Apa kamu tahu mengapa Stive selalu menjaga kamu?”
“Ya karena dia mencintaiku,” jawab Ella sedikit ragu.
__ADS_1
“Wow, benarkah dia mencintai mu? Atau hanya mencintai tubuh nya dan berdalih alasan membalas hutang budi?”
“Apa maksud kamu? Katakan dengan jelas dan jangan berbelit!”seru Ella yang sudah merasa sangat jengah mendengar ucapan Mawar yang terus berputar putar.
“Apa kamu tahu bahwa ibu mu tewas di tangan Stive?” tanya Mawar dengan seringai tipis di wajah nya.
“Tidak mungkin! Ibuku meninggal sudah sangat lama, bahkan saat aku masih kecil, dia kecelakaan dan—"
“Yah dia kecelakaan karena peluru Stive tanpa sengaja melesat menembus jantung ibu mu,” potong Mawar dengan santai.
“Ka- kamu bercanda, kamu bohong kan? Ini tidak mungkin,”
“Lebih baik kamu tanyakan pada Stive, apakah dia menikahi mu karena benar mencintai mu atau hanya karena pesan terakhir ibu mu untuk menjaga mu, dia merasa bersalah makanya dia mencari mu dan menjaga mu dari kejauhan. Stive menikahi mu agar memudahkan nya untuk bisa terus menikmati tubuh kamu,” bisik Mawar menyeringai di dekat telinga Ella.
Tanpa sadar, air mata Ella menetes, membasahi pipi nya hingga tak berapa lama ia hilang kesadaran.
__ADS_1