
“El, kamu ada butuh sesuatu?” tanya Jasmine saat baru pulang kuliah dan menghampiri Ella di dalam kamar.
“sepertinya tidak, aku hanya ingin tidur. Tapi mataku tidak mau di ajak merem,” keluh Ella menghela nafas nya berat.
“Hem, bagaimana kalau kita menonton film!” celetuk Jasmine dengan senyum bahagia, ia baru teringat tadi saat di kampus ia di berikan pinjam sebuah film terbaru dari teman nya.
“Nonton apa?’ tanya Ella.
“hem, entahlah. Tapi katanya sih bagus, nih lihat cover nya.” Jasmine mengeluarkan sebuah kaset DVD dari dalam tas nya dan memberikan nya pada Ella, “Tampan bukan,” imbuh nya sambil menaik turunkan alis nya.
“Lumayan, tapi lebih tampan kakak kamu,” ucap Ella terkekeh.
“Dasar bucin,” cibir Jasmine.
“Tapi ya sudahlah, daripada bosen, sok silahkan di putar.”
__ADS_1
Jasmine pun langsung beranjak dari duduk nya. Mencari cari remote dan mulai memasukkan kaset nya. Setelah memastikan siap, ia pun kembali ke sofa dimana tempat nya duduk tadi dengan Ella.
Dua puluh menit putaran awal, Ella dan Jasmine di buat kagum dan baper oleh tokoh laki- laki dan perempuan nya. Hingga di menit empat puluh, Ella dan Jasmine langsung menelan saliva nya dengan susah. Tak jarang juga Ella dan Jasmine saling menatap dan menggelengkan kepala.
Namun, walau begitu, keduanya masih serius menonton film tersebut. Film yang sedari awal ya begitu romantis dan membuat nya sedikit tertawa karena kelucuan nya, kini malah semakin panas dan semakin membuat keduanya menegang tak karuan.
“Jas, kenapa film nya seperti itu?” tanya Ella dnegan nafas berat.
“Aku tidak tau El, kamu lihat sendiri judul dan cover nya. Bagus, romantis dan ada komedi juga. Aku pikir bisa buat menghibur kamu, tapi- aaaaa!” Jasmine langsung menjerit dan menutup matanya dengan bantal saat melihat adegan di film tersebut.
“E- El, matiin film nya!” seru Jasmine masih enggan menatap layar besar di depan nya, namun Ella justru terkekeh melihat reaksi Jasmine, ia pun akhirnya menambah volume suara nya hingga membuat Jasmine semakin ketakutan.
“Hahahaha, lagian kenapa kamu mengajak ku menonton film seperti ini hahahaha,” Ella justru semakin tertawa dan terhibur melihat reaksi Jasmine yang kini semakin meringkuk di bawah bantal.
Tok.. Tok . Tok ..
__ADS_1
Mendengar suara pintu di ketuk, seketika membuat Ella dan Jasmine saling pandang. Mereka pun langsung kocar kacir mencari remote tv yang entah sudah menghilang kemana.
“Tadi kan sama kamu!” kata Jasmine dengan mata yang terus meneliti sekitar.
“Iya tadi aku bawa. Bahkan aku pakai untuk menaikkan volume, tapi sekarang kemana?” tanya Ella semakin panik saat mendengar suara ketukan semakin terdengar.
“Ella dimana!” seru jasmine terus mencari, namun tak juga mereka temukan.
Ella yang merasa risi mendengar suara ketukan pintu yang tak henti pun, akhirnya memilih berjalan menuju pintu dan emmbuka nya, sementara Jasmine masih terus mencari dimana remote berada.
Cklek!’’
“Ahhh, faster beb aahh ..”
Glek!
__ADS_1
Tubuh Ella langsung menegang saat membuka pintu dan melihat dua laki-laki berwajah datar tepat berada di depan nya. Di tambah suara yang terus keluar dari televisi membuat kedua laki-laki itu pun mengerutkan dahinya menatap Ella.
“Bu— bukan aku,” kata Ella panik, ia segera berjalan ke arah jasmine dan mencari kabel untuk mencabut nya. Namun, belum sempat ia menemukan kabel itu, suara itu menghilang di iringi dengan layar televisi yang sudah padam.