My Spesial Brother

My Spesial Brother
Di jemput Aldi


__ADS_3

"Aldi sialaaannn!" Teriak Michele pagi pagi saat melihat Aldi sudah berada di rumah nya.


"Icel, ini masih pagi. Gak boleh begitu anak gadis." Ucap Crystal memperingati anak gadis nya.


"Mah, ngapain sih manusia kutub kaya dia disini?" kata Michele dengan ketus, matanya sedari tadi tidak lepas menatap Aldi dengan tatapan tajam dan membunuh.


"Mama yang menyuruh Aldi kesini, biar bareng sama kamu. Kan Frozen nya masih belum selesai. Papa kamu juga belum pulang, kamu mau naik apa ke sekolah hem?" ujar Crystal seketika membuat Michele langsung mendengus kesal.


"Mending Icel gak sekolah sekalian!" ketus nya kembali menghentakkan kakinya ke lantai.


"Jangan rela menjadi manusia bodoh, hanya karena seseorang!" saut Aldi dingin sambil memakan roti nya.


"Monyet!! maksud lo apaan bohongin nyokap gue hah!" sentak Michele langsung pada point utama, saat melihat mama nya sudah pergi menuju kamar Mike untuk membangunkan anak bungsu nya.


"Sengaja," jawab Aldi cuek, singkat dan padat.

__ADS_1


"Setan lo yah! Gara-gara lo, gue gagal hang out sama temen temen gue! dan gara gara lo, gue jadi gak enak sama kak Leo yang udah ngundang gue!" marah Michele sambil menunjuk nunjuk wajah Aldi yang masih stay cool dengan ekspresi datar nya.


"Gak penting! lebih baik kamu perbaiki nilai kamu!"


"Gak usah sok pinter deh lo! nilai gue bukan urusan lo!" seru Michele semakin kesal.


"Oh ya?" Aldi mengerutkan dahi nya menatap Michele dengan lekat, "Akan jadi urusan ku sejak mama kamu meminta ku untuk mengajari mu!"


"What the fukk!" jeritnya tak percaya, "Apa mama kira Icel ini bodoh? sampai harus di ajari sama manusia kutub kaya lo? hahaha?"


'Apa lo akan ngajarin gue, gimana cara lupain perasaan gue ke elo Al?' gumam Michele dalam hati.


"Gue di ajarin sama lo, yang ada gue langsung jadi beruang kutub juga kaya lo!" ucap nya dengan ketus.


"Bila itu perlu, kenapa tidak?" jawab Aldi masih dengan nada santai.

__ADS_1


"Lo itu bener bener ngeselin yah!" pekik Michele lagi frustasi. "Ngapain lo balik kalau cuma mau buat tensi gue naek terus hah!"


"Lebih baik lo menghilang selamanya dari hidup gue, daripada lo dateng lagi tapi hanya untuk ngajakin gue ribut terus!" imbuh nya, lalu ia segera berlalu keluar dari rumah.


Aldi langsung mengejar Michele, ia tau Michele marah dan semakin marah padanya. Namun ia juga terpaksa melakukan semua ini karena terpaksa.


"Ini helm lo!" ucap Aldi mencekal tangan Michele dan segera memberikan helm satunya untuk Michele.


"Gue gak mau pakai motor! lo gila yah? otak lo bener bener gak waras!"


"Aku kasih waktu lima menit untuk memakai celana panjang sementara," ujar Aldi dingin setelah menelisik seragam Michele yang akan sedikit sulit untuk dia ajak naik motor.


"Gak mau!" kata Michele dengan cepat, "Lo pikir lo siapa ngatur ngatur hidup gue hah!"


"4 menit 35 detik lagi. Kamu sudah menyia nyiakan beberapa detik, terbuang percuma," ucap Aldi lagi sambil terus menghitung waktu dengan jam tangan nya.

__ADS_1


"Aldi sumpah! lo itu rese nya kebangetan, bener bener udah over dosis!" jerit nya sambil menghentakkan kaki lalu berlari kembali ke kamar nya.


__ADS_2