My Spesial Brother

My Spesial Brother
Hot Daddy


__ADS_3

“Aku gak bisa Mas, aku gak kuat!” jerit Renata saat memasuki ruang persalinan. Sejak tadi, ia terus menggenggam tangan Vino dengan sangat erat, tak hanya itu, ia juga mencengkram nya sangat kuat, hingga menimbulkan bekas luka di pergelangan tangan Vino.


“Kamu kuat Sayang, aku yakin. Kamu pasti bisa,” bisik Vino terus menyemangati sang istri, tak jarang pula ia menciumi puncak kepala Renata, berusaha menyalurkan kekuatan untuk nya, walaupun ia tau bahwa itu sama sekali tidak membantu.

__ADS_1


Saat Renata terus mengaduh kesakitan, tiba tiba suara mama Renata terdengar begitu nyaring dan datar, dan sudah berdiri di belakang Vino.


“Vino, apakah kamu sudah menghubungi Rasya? Jangan sampai, saat anak itu lahir, dia belum datang!” ucap mama Renata dengan wajah dingin nya.

__ADS_1


“Mamaaaa!” jerit Renata di tengah kesakitan nya, ia tak habis pikir mengapa mama nya bisa bersikap seperti itu, biar bagaimana pun, anak yang ia kandung adalah cucu nya, namun mengapa mama nya terlihat begitu membenci nya.


Hay hay hay, kamar untuk Rasya udah ada loh, yuk mampir dan jangan lupa tap love biar gak ketinggalan 😍😍

__ADS_1



__ADS_2