
Sejak sore, Michele sudah izin kepada Farel dan Crystal, bahwa dirinya mau menginap di rumah Denis. Tentu saja itu hanya alasan semata, karena pada akhirnya dia mengikuti balapan liar lagi. Dan disinilah Michele saat ini, hanya memakai celana pendek di atas lutut serta tank top ketat dengan rambut tergerai indah, dirinya duduk bersandar mobil kesayangan nya sambil bermain HP.
“Chel, kali ini lawan nya lumayan loh. Denger denger kata kak Erick, dia tuh pengusaha muda, ganteng tapi gak tau juga sih,” ucap Denis sambil melihat lihat sekeliling nya.
“Cih, seganteng apaan sih? Paling juga gantengan cowok gue,” jawab Michele terkekeh.
“Cowok lo yang mana?” tanya Renata mengerutkan dahinya, karena ia tahu, meskipun Michele Mengatakan cowok nya Rasya, namun yang ada di pikiran Michele adalah Aldi.
“You know lah,” kata Michele lalu tertawa.
“Kampret emang ini anak.” Sungut Renata mendengus kesal.
“jadi, mana nih lawan nya. Gue udah gak sabar main nih!”
“Sabar dikit elah!”
Tak berapa lama, Erick pun datang dengan seorang laki laki yang sepertinya seumuran dengan nya, membuat ketiga gadis itu langsung terpana melihat pemuda itu.
“Chel, ini lawan lo.” Kata Erick memperkenalkan lawan yang akan bertanding dengan Michele.
__ADS_1
“Kamu yakin lawan ku perempuan?” tanya pemuda itu tampak mengerutkan dahinya.
“Woahh, lo jangan macem macem bro. Biarpun dia cewek, dia gak kalah jago dari mereka,” kata Erick melirik ke arah beberapa laki laki yang juga sering mengikuti pertandingan nya.
“Om, jangan terlalu meremehkan saya yah, lebih baik Om siap siap mencari sapu tangan untuk menutupi wajah ganteng om, biar gak malu.” Kata Michele dengan segala kesombongan nya.
“Menarik,” gumam pemuda itu saat melihat gaya bicara Michele, “Baiklah, kalahkan aku dan buat aku malu di depan mereka semua.” Imbuh nya sambil melirik sekitar.
“Kalau kamu bisa memenangkan nya, aku akan memberikan satu hadiah spesial nanti,” ucap nya dengan senyum tipis menghiasi wajah nya.
“Oke, siapa takut.” Michele pun langsung menjabat tangan pemuda itu lalu ia segera memasuki mobil nya agar pertandingan segera di mulai.
“Kalian siap?” teriak Erick dengan mengacungkan bendera tanda aba-aba di tengah tengah mobil Michele dan lawan nya.
Michele pun ikut berteriak, lalu melirik ke arah lawan nya, tak lupa ia memberikan jari jempol nya ke atas, lalu ia putar ke bawah dengan senyum meledek ke arah lawan.
“Gadis yang unik,” gumam pemuda itu dengan senyum smirk.
Satu
__ADS_1
Dua
Tiga
Erick menjatuhkan bendera tanda pertandingan telah di mulai.
Wuunggg wunggggg wuusshhhhh
Mobil Michele langsung melesat menghilang dari pandangan mereka.
“Come on Frozen, kita kalahkan om om itu.” Gumam Michele langsung menambah kecepatan mobilnya, hingga ia berhasil menyalip lawan nya. Tak berapa lama, lawan nya berhasil menyusul nya, hingga kini mobil mereka setara.
Michele melirik ke arah lawan nya, lalu ia mengedipkan mata sambil memberikan kecupan singkat, dan ia lanjutkan dengan menjulurkan lidah nya saat berhasil melihat lawan nya kehilangan keseimbangan. Dengan penuh kemenangan, Michele kembali memimpin di depan.
“Shiiittt! Berani menggodaku hem, dasar gadis kecil sialan!” umpat nya masih berusaha mengejar Michele.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Vote, like dan komen nya yah.
Biar mommy makin semangat nulis nya, nanti mommy kasih bonus update, kalau banyak yang like, komen dan vote 😍😍😍😍