My Spesial Brother

My Spesial Brother
TAMAT


__ADS_3

Selesai mandi dan bersiap, kini Aldi dan Michele segera ikut bergabung di meja makan. Dan seketika langkah kaki Michele yang tengah mendorong kursi roda Aldi terhenti. Dengan susah ia menelan saliva nya, dan ia begitu gugup. Bagaimana tidak, bila kini dirinya sudah di tatap dnegan begitu tajam oleh dua orang yang paling menyayangi nya, siapa lagi kalau bukan orang tuanya.


“Papa, Mama ... “ desis Michele menggigit bibir bawah nya.


“Hebat sekali anak Papa, ternyata dia sudah dewasa yah, sudah bisa kabur hanya untuk mengejar laki laki.” Ujar Farel begitu dingin.


Michele pun akhirnya melepaskan tangan nya dari kursi roda Aldi, matanya sempat memberi isyarat pada Anna agar mengambil alih kursi roda Aldi. Ia segera berhambur memeluk papa nya. Michele tahu bahwa papa nya tengah di landa khawatir dan cemburu bersamaan.


“Jangan marah,” rengek Michele yang langsung duduk di samping papa nya, “Maafin Michele, papa baik deh gak marah marah. Pah, nanti kalau papa marah marah, cepet tua loh. Kalau Papa tua, nanti Mama cari suami baru, papa menua sama siapa hayoo?” goda Michele seketika membuat Farel dan Crystal langsung menatap ke arah nya.


“Hehehe, canda kok bercanda. Papa ku tetap yang paling ganteng, paling baik sedunia. Laki-laki terhebat, cup.” Michele mengecup pipi Farel lalu kembali memeluknya.


Ini adalah cara jitu Michele setiap kali merasa bersalah dan agar papa nya tidak marah padanya. Dan itu sukses meluluhkan hati Farel, se marah apapun dia, pasti akan langsung luluh bila Michele sudah merayu manja pada nya.


“Papa khawatir sama kamu! Papa gak mau kamu begini lagi.” Kata Farel dengan tegas.

__ADS_1


“Iya Pah, janji hehehe. Lagian kalau kemarin Papa gak bohong sama Michele, semua gak akan jadi begini.” Kilah Michele membela diri.


“Kamu dengar sendiri Al?” tanya Farel menatap Aldi yang tengah menundukkan kepala nya, “Dan kamu tahu jelas ini sangat membahayakan nya. Bagaimana kalau orang yang di mintai tolong Michele bukan orang baik? Bagaimana kalau putriku di perkosaa di jalan atau di buang atau-“


“Papa, Michele baik baik saja. Jangan lebay deh, gak mungkin banget om Vino bakal perkosa Michele. Pah, papa percaya kan sama Michele, papa tahu bagaimana pintar nya Michele. Michele gak akan sembarangan memilih orang dalam bertindak,” kata Michele memotong ucapan papa nya.


“Maafin Aldi Om, Aldi tidak akan mengulanginya lagi,” jawab Aldi.


“Tidak akan ku biarkan kamu mengulangi nya lagi.” Kata farel tajam, “Cepat sembuhkan kaki mu, baru aku bisa percayakan putriku sama kamu!”


“Papa hanya ingin kamu bahagia, papa gak mau kamu menangis lagi.” Ucap Farel tegas dan yakin,


“Jadi, Papa restu in hubungan Michele dan Aldi? Papa serius? Papa yakin?”


“Iya Sayang, papa juga akan mengurus kepindahan sekolah mu kesini agar kamu bisa dekat dengan Olaf kesayangan kamu, tapi-“

__ADS_1


“Tapi apa Pah?’ tanya Michele tak sabaran.


“Tapi kamu harus belajar dengan giat, Papa mau kamu mendapatkan nilai terbaik, minimal sepuluh besar disini. Tapi kalau kamu gak sanggup, besok kamu ikut papa pulang ke Indonesia,”


“Michele sanggup!” jawab Michele dengan cepat, ia yakin pasti bisa mendapatkan syarat yang papa nya berikan.


“Dan untuk kamu Al, om mau kamu fokus pada kesembuhan kamu. Ingatlah bahwa ada putri ku yang harus kamu bahagiakan!” ucap Farel menatap Aldi.


“Aldi janji Om,” kata Aldi tersenyum lega.


Ia bersyukur, karena kini masalah nya telah selesai. Akhirnya semua keluarga merestui hubungan mereka dan mau menuntun mereka menuju kebahagiaan. Namun, masih ada satu hal yang mengganjal dalam hatinya, ia tidak ingin semua tahu dan ia akan memendam nya sendiri sampai waktu yang di tentukan nanti tiba.


.


.

__ADS_1


Tamat! Kali ini bukan prank lagi yah, beneran Tamat. Tapi tenang, ini tamat di season pertama. Kita akan lanjut season kedua, tapi mommy izin dulu, mau libur 1-2 hari baru lanjut season kedua 😘🥰🥰🥰


__ADS_2