My Spesial Brother

My Spesial Brother
Episode 10 S2


__ADS_3

“Bawa gue pergi,” ucap Renata datar namun air matanya sudah membanjiri wajah mulus nya.


“Pergi?” tanya Rasya mengerutkan dahinya menatap Renata dengan tatapan bingung. Ia baru saja membuka pintu saat mendengar bel berbunyi, namun ternyata satu kata yang di ucapkan oleh Renata mampu membuat nya sangat terkejut.


“Gu— gue hamil hiks hiks.” Renata langsung menjatuhkan dirinya di depa Rasya, ia berjongkok dan menyembunyikan wajah nya di antara kedua lutut nya, tangis nya semakin terdengar memilukan, membuat Rasya langsung ikut berjongkok dan memeluk Renata.


“Kita masuk dulu, kita bisa bicara di dalam,” ia mencoba menenangkan renata dan mengajak nya untuk masuk ke dalam rumah nya.


“Gue hamil kak hiks hiks gue hamil anak lo!” jerit Renata histeris sambil terus memukul mukul dadaa bidang Rasya.


“Iya Ren iya, gue tau dan gue udah denger. Kuping gue gak budeg!” kata Rasya menghela napas kasar karena menurut nya Renata tidak bisa di ajak bicara baik baik.


“kak, besok adalah hari pernikahan gue. Apa yang harus gue lakuin gue takut hiks hiks,”


“Batalkan pernikahan itu,”


“Gue gak bisa, gue gak berani bilang sama Mama. Dan alasan ini? gue yakin nyokap gak bakal bisa menerima nya hiks hiks gue mesti gimana?’


“Lo tunggu disini,” Rasya bangkit dan meninggalkan Renata di ruang tamu. Setelah beberapa saat , ia pun kembali dengan pakaian yang lebih rapi. Rasya mengenakan celana jeans pajang serta kemeja dan jaket, di tangan nya menggenggam sebuah HP dan juga kunci mobil.


“Ayo,” kata Rasya mengulurkan tangan nya, membuat Renata langsung mendongakkan kepalanya menatap Rasya.


“Kakak mau kemana?” tanya Renata bingung.


“Ke rumah kamu, aku yang kana bicara sama mama kamu, dan aku juga yang akan menikahi kamu.” Katanya dengan yakin dan tegas.

__ADS_1


“Tapi-“


“Ren, percaya sama aku,”


Renata tampak berfikir sejenak, lalu ia pun menganggukkan kepala nya dan mengikuti Rasya di belakang sambil terus berdoa dalam hati. Ia berdoa supaya ibunya akan memaafkan nya dan masih menerima nya setelah mngetahui kesalahan yang ia buat.


Deg!


Tubuh Renata dan rasya langsung terhenti seketika saat mereka membuka pintu. Mereka sangat terkejut karena melihat dua orang yang selama ini menghilang kini telah kembali. Yah, saat rasya dan Renata membuka pintu, ternyata bertepatan dengan Aldi dan Michele yanga hendak mengetuk pintu.


“Jadi bener lo disini,” ujar Michele dnegan raut wajah datar nya menatap sahabat dan mantan nya baru keluar dari rumah tersebut.


“Hay Cel, apa kabar?” tanya Rasya mencoba mengalihkan topik.


“Cel, ka—kapan lo balik?’ tanya Renata sedikit gugup terbata.


“Baru sore tadi,” jawab Michele, “Ren, ada yang mau gue pastiin sama lo.”


“Lo- lo mau mastiin apa? Gu—gue sama kak Rasya gak—"


“Cel, aku akan menikahi Renata.” Potong Rasya dengan tegas dan itu membuat ketiganya terkejut.


“Kak!” seru Michele dan Renata bersamaan.


“Cel, aku tau maksud dan tujuan kamu datang kesini. Tapi itulah yang ingin ku katakan padamu, aku serius akan menikahi Renata.”

__ADS_1


“Ta—tapi, kenapa kakak? Bagaimana dengan Om Vino?” tanya Michele tak habis pikir.


Kini suasana di teras rumah Rasya terasa begitu mencekam, Aldi dan Rasya yang terus menatap satu sama lain dengan tatapan dingin dan tajam. Sementara Michele menatap Renata yang tengah menundukkan wajah nya sambil meremas bajunya, dengan tatapan penuh kekecewaan.


.


.


Vino : Mom, masih lama gak sih penderitaan aku? #Tampang melas


Mommy : Sabar Sayang, cup cup cup .. sini peluk mommy


Vino : Gak ada yang lebih fresh dikit gitu mom?


Mommy : Di kasih hati minta jantung kamu Vin! Dah lah, mending gak usah aja!


Vino : Eh ..


Mommy : Dah lah, nikmati nasib kamu dulu, nanti juga nemu jodohnya di kolong, kalau ada yang buang!


Vino : Mom! Masa di kolong? apa kata dunia coba


Mommy : Katanya "Kasian deh lo" Bye!


Vino : Punya dendam pribadi apa sih yah, jatuh cinta begini amat 😪😪

__ADS_1


__ADS_2