My Spesial Brother

My Spesial Brother
Ketahuan


__ADS_3

“Oh, ayolah. Kalian berdua jangan menatapku begitu!” sungut Michele begitu jengah, karena sedari tadi ia di sidang oleh dua orang yang sangat di cintai nya.


Michele tidak tahu, mengapa bisa Farel dan Aldi tiba-tiba datang di area balapan. Ia tidak menyangka bahwa pada akhirnya akan ketahuan. Dan, dirinya belum siap menerima konsekuensi nya.


“Kenapa kamu bisa begini hah! Apa papa pernah mengajarimu untuk ikut ikut beginian!” bentak farel pada akhirnya, ini adalah kali pertama ia membentak Michele. Bukan karena apa, ia Sangat khawatir dengan keadaan putri nya.


Michele, gadis kecilnya yang ia rawat sepenuh hati. Tanpa ia tahu bisa berbuat se ekstrim ini. Tentu saja Farel sangat marah, terlebih saat ia melihat dahi putri nya terluka.


“Papa ... “ gumam Michele dengan wajah memelas nya, matanya sudah berkaca kaca, sungguh Farel sangat lemah akan hal ini. Ia tidak bisa melihat putri nya menangis seperti ini.


“Pantas saja mobil kamu sering bermasalah, keluar masuk bengkel! Jadi ini kelakuan kamu? Astagfirullah Chel, bagaimana bisa kamu bohongin papa begini? Dan bagaimana bisa papa kecolongan astaga.” Desis Farel memijit pelipisnya yang terasa sangat berdenyut nyeri menghadapi kelakuan Michele.


“Maafin Icel pah, hiks hiks hiks. Icel kan Cuma iseng doang awalnya. Eh pas udah selesai kok ternyata seru dan menyenangkan, Icel jadi ketagihan hiks hiks.” Ucap Michele terisak.


“Kamu tahu kan Chel, ini bahaya. BA HA YA!” tekan Farel menahan amarah nya.


“Tapi Ichele gapapa Pah, nih buktinya Icel baik baik aja kan?”

__ADS_1


“kamu lihat dahi kamu itu!” sentak farel lagi sudah tidak bisa mengontrol emosi nya.


“Bicara sama kamu, lama lama darah tinggi Papa.” Farel beranjak dari duduk nya, lalu segera berjalan menuju kamar. Ia tidak sanggup melihat wajah memelas Michele, namun sikap nya yang membuat tensi nya terus naik, ia takut semakin membentak dan bisa lebih, “Al, kamu urus!”


“Al, hehehe.” Michele langsung menyengir kuda saat matanya bertemu dengan mata Aldi., “Aldi udah gak marah kan yah sama Icel hem?” ucap nya lagi, sambil kini ia berjalan pelan menuju Aldi.


“Siapa yang mengajarimu jadi begini?” tanya Aldi datar.


“Elo!” jawab Michele dengan cemberut, seketika Aldi langsung menatap tajam kepada Michele.


“Kapan?”


“Sejak pertama kalinya gue merasa kecewa sama seseorang!”


Aldi kembali menghela napas nya dengan berat. Kini ia sadar dan tahu bahwa Michele jadi begini karena nya. Karena ia sudah mengecewakan hati Michele. Sehingga membuat Michele mencari pelampiasan.


“Lo gak mau tanya, siapa pengecut yang buat gue kecewa?” tanya Michele lagi, kini matanya sudah berkaca-kaca menatap mata Aldi.

__ADS_1


“Lo gak mau denger kenapa gue bisa kecewa karena berharap sama orang yang GAK pasti hem?”


Merasa bersalah, Aldi pun langsung menarik Michele ke dalam pelukan nya, dan detik itu juga tangis Michele pecah. Tangis yang sedari tadi sudah ia tahan, kini akhirnya terpecah juga.


“Al, lo gak mau ngasih gue penjelasan gitu? Lo gak mau jelasin sama gue kenapa lo ingkar? Lo gak mau buat gue percaya lagi sama lo?”


“Do you love me?” tanya Michele pelan dengan mata saling mengunci dan tangan nya menyentuh rahang kokoh milik Aldi.


.


*Hallo semuanya, hari baru, tahun baru dan suasana baru.


Mommy mau ngasih kabar, kalau mommy baru saja rilis satu judul lagi loh. Judul ini tidak ada sangkut pautnya dengan Novel sebelumnya, atau keluarga Pranata yah. Jadi ini cerita baru .. Tapi di jamin seru, yuk bantu ramaikan agar tidak pindah ke rumah sebelah 🙈🙈🙈🙈


Jangan lupa mampir 🥳🥳🥳🥳*


__ADS_1


__ADS_2