My Spesial Brother

My Spesial Brother
Episode 2 S2


__ADS_3

Vino yang melihat Michele memasuki Kafe langsung beranjak dari duduk nya dan menyambut kedatangan Michele. Tanpa permisi, ia langsung menarik Michele ke pelukan nya. Sementara Michele langsung di peluk seperti itu langsung terdiam dan sedikit terkejut.


“Om, are you oke?” tanya Michele menelan saliva nya, biar bagaimana pun ia kini sedikit takut bila Vino memeluknya seperti ini.


Memang ia tidak memiliki perasaan apapun pada Vino, namun ia sangat takut bila ada yang melihat mereka. Terutama Renata dan Aldi, mereka sudah memiliki pasangan masing masing, dan Vino dengan erat memeluk nya di depan umum.


“Om, lepasin. Aku takut,” gumam Michele berbisik, namun Vino masih bergeming di tempatnya dan memeluk Michele, bahkan kini pelukan itu semakin erat hingga membuat Michele kesulitan bernafas, “Om mau bunuh Michele? Michele belum nikah sama Aldi huk huk uhuk.” Seru Michele saat Vino melepaskan pelukan nya.


“terimakasih,” ucap Vino singkat dan tersenyum.


“Ada apa sih nyuruh aku kesini?” tanya Michele lalu ia segera duduk di kursi depan Vino.

__ADS_1


“Aku akan membatalkan pernikahan ku,” ucap nya menghela napas panjang.


“What!” pekik Michele langsung berdiri dari tempat nya, “Jangan gila om, jangan macem macem!”


Amarah Michele langsung memuncak saat mendengar Vino akan membatalkan pernikahan nya dengan Renata. Bagaimana tidak, mengapa Vino begitu tega menyakiti sahabat nya. Sungguh Michele tak habis pikir dan ia tidak menyangka bila Vino bisa memiliki pikiran sejauh itu.


“Bukan aku yang macem-macem baby, aku hanya satu macam saja. Dan itu kamu,” kata Vino santai lalu ia mengedipkan sebelah matanya pada Michele.


Michele juga semakin merasa bersalah bila ternyata memang benar, pernikahan mereka batal karena Vino masih menyukai dirinya. Sungguh Michele tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri bila itu terjadi.


“Baby, kau tidak mengerti,” kata Vino yang lagi lagi menghela napas nya dengan berat.

__ADS_1


“Bagaimana Michele bisa mengerti kalau om tiba-tiba ngajak ketemu terus engan mudah nya mau batalin pernikahan!” sungut Michele emosi, “Om, Renata itu sahabat Michele. Dia gadis yang baik, cantik dan juga pintar. Kenapa om tega mau nyakitin dia. Kenapa gak sejak awal saja om batalin perjodohan kalian, kenapa saat setelah sudah sampai hari H mengapa om baru akan membatalkan nya? Kenapa Om!” pekik Michele tanpa perduli pandangan orang sekeliling.


“Harusnya om menolak waktu orang tua kalian menjodohkan kalian, maka aku jamin gak akan ada yang tersakiti, kalau sudah begini bagaimana? Om akan nyakitin Renata Om,” imbuh Michele kini di sertai dengan lelehan air mata yang membanjiri pipi nya.


“Baby, jangan seperti ini,” sesungguhnya Vino sudah malu karena di lihat oleh beberapa pengunjung Kafe.


“Pokoknya Michele akan membenci om kalau sampai om tega membatalkan pernikahan om dengan Renata dan menyakitinya!”


“Lalu, bagaimana bila dia yang menyakiti aku? Apakah kamu akan membela ku dan membencinya Baby? Hem? Katakan,” ujar Vino lirih dengan mata yang sedikit memerah.


Deg!

__ADS_1


Seketika itu juga Michele langsung terdiam, terlebih saat dirinya menatap sorot mata Vino yang biasa nya hangat dan meneduhkan, kini berubah menjadi sayu dan begitu tajam.


__ADS_2