My Spesial Brother

My Spesial Brother
Nikah tidak mudah


__ADS_3

Tuutt ... Tuttt... Tuttt...


Beberapa kali rasya menghubungi Michele, namun tidak juga mendapat jawaban dari sang empunya. Akhirnya ia memutuskan untuk menemui Michele di rumah nya saat pulang sekolah. Sudah beberapa hari ini dirinya tidak bertemu dan tidak berkomunikasi dengan Michele di karenakan dirinya sibuk menemani mama nya operasi.


“Pokoknya Icel gak mau!” jerit Michele dari dalam rumah, membuat Rasya langsung mengerutkan dahi nya.


Dengan langkah perlahan, Rasya mendekat ke dalam rumah. Ia bisa melihat bahwa Michele tengah menangis di lantai. Rasya mengerutkan dahi, ia berfikir apakah di keluarga Michele ada yang sakit atau ada yang meninggal hingga membuat kekasihnya itu bisa menangis se histeris ini.


Lihat saja penampilan Michele sekarang,begitu acak acakan dan matanya sangat sembab.


“Sayang, kamu sudah dewasa. Tidak pantas kamu menangis seperti ini.” ucap Crystal mencoba menenangkan Crystal, “Mas, kamu bujuk juga dong. Jangan diem terus begitu!” imbuh Crystal menatap tajam ke arah Farel.


“Justru karena Michele sudah dewasa. Michele mau menikah!”

__ADS_1


Mendengar ucapan Michele membuat Rasya sedikit mengerutkan dahi dan terkekeh lucu. Ternyata kekasih nya menangis begitu karena ingin menikah, astaga Rasa tidak habis pikir dengan kelakuan ajaib sang kekasih.


“Cel, kamu pikir menikah itu mudah!” sentak mama Crystal yang sudah lelah menghadapi amukan Michele.


“Michele mau sama Aldi mah, Michele gak mau dia pergi lagi. Hiks hiks hiks. Udah cukup dia dulu ninggalin Michele, sekarang Michele gak mau pisah lagi sama Aldi. Pokok nya Michele mau menikah sama Aldi titik!”


Deg!


Rasya langsung menghentikan kekehan nya, ia begitu terkejut mendengar permintaan kekasih nya. Ia berfikir bahwa Michele akan meminta menikah dengan nya, tapi apa ini ternyata Michele ingin menikah dengan Aldi. What, lelucon macam apa ini? batin Rasya mengumpat kesal.


“Dulu Aldi pergi ke sana karena ada tante Rina kan. Tapi sekarang Tante Rina udah meninggal, siapa yang akan mengurus Aldi nanti di sana? Papa bantu bujuk Aldi agar tidak kembali ke sana. Michele gak mau jauh jauh lagi dari Aldi hiks hiks.”


Deg!

__ADS_1


Lagi dan lagi, rasya di buat terkejut dengan ucapan Michele. Mengapa nama yang di sebut oleh Michele begitu tidak asing di telinga nya. Tante Rina, apakah orang yang di sebut Michele adalah orang yang sama dengan yang ia pikirkan.


“Cel, Aldi sudah dewasa dan ia sudah mandiri sejak dulu. Kalau kamu menikah dengan Aldi sekarang, yang ada kamu bukan mengurangi beban dia, tapi malah akan menambah beban Aldi!”


Jleb!


Michele langsung mendongakkan Kepalanya menatap tajam ke arah papa nya. Bisa bisa nya papa nya mengatakan bahwa dirinya akan menjadi beban untuk Aldi. Walau pun sebenar nya ia sendiri jua berfikir demikian, tapi bagaimana bisa papa nya malah langsung mengatakan se gamblang itu padanya.


“Hiks hiks, papa jahat banget sumpah hiks hiks.”


“Bukan Papa jahat, tapi Papa hanya ingin kamu ngaca dan introspeksi diri. Kamu udah bisa mandiri belum? Sudah bisa mengurus rumah tangga? Nyuci piring saja kamu tidak bisa mau sok sok an menikah.” Cibir papa Farel membuat Michele begitu kesal.


“Daripada kamu nangis merengek tidak jelas begini gak ada gunanya. Sekarang lebih baik kamu bersiap kalau mau mengantarkan Aldi ke bandara. Selesaikan sekolah kamu, maka nanti kamu bisa segera menyusul Aldi ke sana dan kuliah di sana. Jangan mikir nikah nikah terus!” kata papa farel tegas.

__ADS_1


“Papa gak ada akhlak!” umpat Michele dalam hati, lalu ia segera beranjak dari duduk nya dan menuju kamar untuk bersiap.


__ADS_2