
Kek Suryo, Farhan dan Pak Heru makan bersama
"Buk Rita sama Nadira makan sekalian bareng saja sama kita!"Ajak Kek Suryo.
"Tidak apa-apa Pak Suryo silahkan makam duluan, kami menunggu Naufal pulang setelah isya, kasihan kalau dia makan sendirian nanti!" Jawab Buk Rita sehalus mungkin agar tidak menyinggung perasaan Kek Suryo ataupun Farhan.
Kek Suryo makan sangat lahap, bahkan dia nambah nasi 2 Kali, Farhan sampai terpana melihat kakeknya yang makan seperti itu, sebab di rumah kakeknya paling nambah satu kali itupun jarang terjadi.
"Kek, ingat makannya, nanti tekanan darahnya naik!" Farhan mencoba mengingatkan Kakeknya.
"Gak apa-apa Han, paling nanti minum obat, jarang-jarang Kakek ketemu makanan seenak ini!" Jawab Kek Suryo.
Memang nasi yang biasa dimakan Kek Suryo di rumahnya berbeda, karna dimasak dengan rice cooker, sedang di rumah Nadira dia memasak masih menggunakan pengukus nasi, jadi untuk orang yang bisa membedakan, rasanya akan terasa. Sayurnya pun, sayur yang langsung Nadira petik dari kebun mereka di belakang rumah, tanpa pupuk organik. Karna batu di petik, tentu sayurnya pun masih segar, berbeda dengan sayur yang ada di mall, yang sudah dipetik berhari-hari.
Buk Rita dan Nadira, tidak tahu harus berkata apa, di satu sisi mereka senang karna masakan mereka sesuai selera, di sisi lain mereka tidak enak jika menyebabkan tekanan darah Kek Suryo naik, jadi mereka hanya tersenyum mendengar obrolan Farhan dan Kek Suryo.
Selesai makan, Farhan langsung mengajak kakeknya pulang, karna dia takut tekanan darah kakeknya naik sedangkan mereka tidak membawa obat sarah tinggi.
"Wah terima kasih yah Nadira, Buk Rita saya kenyang sekali malam ini, kayaknya nanti saya harus mengajak kalian sekeluarga juga makan sebagai tanda terima kasih!" ujar Kek Suryo sambil tersenyum.
"Sama-sama Kek, tapi tidak perlu dibalas Kek, karna kami ikhlas, semoga allah mencatat sebagai pahala memuliakan tamu" Jawab Buk Rita.
"Iya Kek, lagipula kami senang dan berterima kasih kepada Kek Suryo karna sudah berkenan datang dan makan di rumah kami yang sangat sederhana ini" Sambung Nadira.
"Hehehe, justru tua nanti rumah seperti rumah kalian inilah yang ramah bagi orang tua, karna tidak perlu banyak melangkah dan tidak berjauhan, jadi tidak perlu menunggu kalau butuh sesuatu." Kek Suryo berkata sesuai pengalamannya, dia lebih suka tinggal di rumah orang tua Farhan, karna walaupun besar tetapi rumah Farhan masih satu lantai, sedangkan rumah anak Kek Suryo yang satunya lagi, sudah besar 2 lantai pula, jadi jika mencari penghuni rumah akan sangat sulit.
Saat akan masuk Mobil, Kek Suryo baru teringat Paper Bag yang tadi dibawanya lupa untuk diberikan kepada Pak Heru, Dia meminta Farhan mengambilnya.
"Hampir lupa Buk, sebenarnya kita datang kesini untuk memberikan ini!" Ucap Kek Suryo sambil memberikan Paper Bag kepada Buk Rita.
"Ini apa Pak?" Tanya Buk Rita.
"Ini pil cina Buk, itu saya beli 3 biji, cukup dimakan satu kali saja!, katanya biar luka bekas operasinya cepat sembuh, ini biasa di minum ibu-ibu yang melahirkan sesar, katanya kalau minum ini, pemulihannya akan lebih cepat"! Jelas Kek Suryo.
"Terima kasih Pak, nanti biar tak suruh minum bapaknya anak-anak!". Ucap Buk Rita dengan senyumnya.
__ADS_1
"Eh iya dikasih jarak sama obat dokter yah Buk, paling tidak 3 Jam" Lanjut Kek Suryo menjelaskan.
"Baik Pak, sekali lagi terima Kasih!" Ucap Buk Rita lagi.
"Sama-sama Buk, kalau begitu kami pulang dulu yah, salam untuk adek Nadira, maaf tidak bisa menunggu dia pulang!" Pamit Kek Suryo.
Buk Rita hanya menganggukkan kepalanya.
"Kak Farhan". Nadira memanggil Farhan yang akan masuk ke dalam mobil.
"Iya Nadira!" Jawab Farhan.
"Ini Kak, ada keripik singkong, bisa gak Nadira titip juga untuk Kak Reza sama Kak Sam?" Tanya Nadira setelah memberikan keripik singkong untuk Farhan.
Farhan berfikir sejenak, dia mencari alasan untuk menolak agar nanti, dia bisa datang ke rumah Nadira lagi bersama Reza dan Sam, ini tadi sebenarnya dia yang mengajak Kek Suryo menjenguk Pak Heru.
Flashback On
"Farhan!" Kek Suryo memanggil Farhan di kamarnya.
"Iya Kek" Farhan menjawab dan hanya menyembulkan kepalanya dari pintu.
"Bagaimana Kek yah?, Farhan masih ada kerjaan ini, tunggu sebentar yah!" Ucap Farhan, sebenarnya dia ingin menolak karna dia mau menyelesaikan skripsinya.
"Ah kemalaman kalau menunggu pekerjaan kamu selesai Han!" Jawab Kek Suryo.
Mendengar ucapan Kakeknya Farhan mengerti kalau kakeknya tidak mau menunggu, jadi dia menyetujui permintaan kakeknya dan menunda dulu pekerjaannya.
"Oke kek, Farhan siap-siap dulu!".
"Jangan lama-lama Kakek tunggu di teras!" Ucap Kek Suryo tandas.
'Ih Kakek, kalau sudah kepingin sesuatu selalu gak sabaran' Gerutu Farhan yang mengganti baju rumahannya dengan baju kasualnya.
Setelah sampai di teras, dia melihat Kek Suryo yang sedang duduk menunggunya.
__ADS_1
"Farhan ambil mobil dulu yah Kek!" Ucapnya langsung berlalu ke garasi.
Kek Suryo langsung duduk di samping kemudi, saat Farhan sudah ada di depan teras dengan mobilnya.
"Mau kemana Kita Kek? Tanya Farhan sambil menyetir.
"Kita ke pasar ikan hias aja yuk!, Kakek sudah lama tidak ke sana!". Ajak Kek Suryo.
Farhan melajukan mobilnya ke arah pasar , dia parkir di sebelah ruko di dekat lorong khusus penjual ikan hias.
Saat berjalan-jalan melihat ikan hias bersama Kek Suryo, Farhan mendengar obrolan ibu-ibu yang ingin membelikan obat untuk anaknya yang baru selesai melahirkan dengan cara sesar.
Dia memperhatikan Ibu tersebut masuk ke dalam apotik yang khusus menjual obat-obatan cina,
Sampai dia tidak sadar kalau Kek Suryo memanggilnya.
Dia baru tersadar saat Kek Suryo memukulkan tongkat ke kakinya.
"Aduh" Farhan berkata sambil meringis menhan sakit di kakinya.
"Ada apa Kek? Kenapa memukul Reihan?" Tanyanya yang merasa tidak terima di pukul Kek Suryo.
"Lagian Kamu, dipanggil gak ada sahutan, lagi ngelihatin apa sih di sana?" Tanya Kek Suryo.
Mendengar pertanyaan Kek Suryo, Farhan mempunyai ide untuk mengajaknya ke rumah Nadira sambil membelikan obat untuk Pak Heru.
"Oh, itu Kek, Farhan lagi melihat toko yang di depan itu, Itu toko apa kok banyak tulisan Cinanya?" Tanya Farhan pura-pura tidak tahu.
Kek Suryo melihat toko yang ditunjuk Farhan.
"Itu toko obat khusus obat-obatan cina, memang kenapa, kamu mau beli obat cina?" Tanya Kek Suryo bercanda.
Namun Farhan mengiyakannya, dan membuat Kek Suryo terkejut.
"Memang kamu mau beli obat apa Han?" Tanya Kek Suryo yang todak menyangka dengan jawaban Farhan.
__ADS_1
"Gak tau Kek, kita lihat-lihat aja dulu yuk, siapa tahu ada obat yang cocok untuk Farhan?"
"Kamu ini Han, ada-ada saja" Ucap Kek Suryo yang pada akhirnya menuruti keinginan Farhan untuk melihat -lihat ke toko obat tersebut.