
Calvin dan Dion sudah mencari keberadaan Lena dan Lion selama tiga hari, bahkan Calvin mencari ke setiap tempat yang Lena suka datangi termasuk mall dan taman dekat rumah Kia. Tapi hasilnya tetap sama, semuanya nihil tidak ada yang berhasil menemukan Lena.
Karena Calvin sudah lelah mencari di dunia manusia, akhirnya dia memutuskan untuk mencari Lena di dunia siluman juga dan siapa tau Lion memang membawa Lena bersembunyi di sana.
Sekarang bukan hanya Calvin dan Dion saja yang mencari, tapi beberapa pengawal castle juga Calvin perintahkan untuk pergi mencari Lena sampai dapat.
"Dion... Sekarang kamu pergi tanyakan pada semua penduduk di sekitaran pantai, apa mereka melihat Lion atau tidak? Biar saya mencari mereka di sekitar pasar"
"Baik tuan muda" ucap Dion yang langsung pergi setelah membungkukkan sedikit badan.
Setelah Dion dan pengawal lainnya pergi, Calvin juga keluar dari castle untuk mencari Lena ke daerah pasar. Tapi belum lama Calvin berjalan dirinya sudah bertemu dengan Lion, padahal Lion berniat untuk menemui Calvin di castle.
"Tuan muda? Apa ini benar-benar anda? Anda sudah sembuh?" tanya Lion sembari menggerak-gerakkan tubuh calvin.
"Memangnya ada orang yang mirip seperti saya Lion?" Calvin yang kembali bertanya dan membuat Lion berhenti melakukan hal itu.
"Hehehe... Tidak ada tuan muda, saya senang anda bisa pulih lebih cepat dari perkiraan Dion" ucap Lion sembari cengengesan.
"Iya untungnya saya lebih cepat pulihnya, jadi saya bisa mencari kamu Lion"
"Eh! Tuan muda mencari saya? Memangnya ada hal penting apa? Sampai-sampai tuan muda mencari saya langsung" ucap Lion sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ada beberapa hal yang sama ingin tanyakan pada kamu, jadi mari ikut saya"
Setelah berkata seperti itu Calvin langsung pergi lebih dulu meninggalkan Lion yang masih dengan ekspresi bingungnya.
Lion yang melihat Calvin semakin menjauh langsung buru-buru mengejarnya sebelum dirinya kehilangan jejak Calvin yang berjalan sangat cepat.
Calvin membawa Lion ke pinggir danau yang ada di ujung pasar, karena menurut Calvin hanya tempat itu yang jarang di datangi orang jadi tidak akan ada siapapun yang mengganggu pembicaraannya dengan Lion.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang anda ini tanyakan pada saya tuan muda? Kenapa kita harus pergi sejauh ini?" tanya Lion sembari melihat ke sekeliling danau.
"Duduklah Lion! Bukankah kita sudah lama tidak bersantai seperti ini? Jadi mumpung sekarang kita ada waktu tidak ada salahnya untuk bersantai sebentar" ucap Calvin sembari melihat ke arah danau.
Lion langsung duduk di samping Calvin dan dirinya juga melihat ke arah danau untuk sekedar menikmati waktu istirahatnya yang sangat singkat.
"Semenjak saya pulih sampai kemarin, saya tidak melihat mu Lion. Bagaimana kabar mu belakangan ini?"
"Saya baik-baik saja tuan muda, anda sendiri bagaimana? Apa semua kekuatan anda sudah kembali?"
"Iya, semuanya sudah kembali dan bahkan saya tidak perlu memikirkan kutukan itu lagi"
"Baguslah kalau begitu tuan muda, jadi anda bisa menjalani keseharian anda tanpa hambatan apapun lagi"
Mendengar hal itu Calvin hanya tersenyum tipis dan seketika suasana di sana menjadi hening untuk beberapa saat, sampai akhirnya Calvin membuka pembicaraan kembali.
"Lion, apa kamu tau bahwa Cilla yang membuat saya terbebas dari kutukan dengan memberikan darahnya untuk saya?" tanya Calvin sembari melihat ke arah Lion.
"Lalu kenapa Dion? Kenapa kamu tidak mencegahnya Lion? Bukannya kamu tau saya tidak pernah mengizinkan Lena melakukan hal itu?" Calvin langsung menarik kerah baju Lion, sedangkan Lion hanya diam saja dan wajahnya terlihat sedih kembali.
"Maafkan saya tuan muda, saya tidak bisa membantah perintah ayah anda dan juga waktu itu keadaan anda sangat mengkhawatirkan. Makanya saya tidak punya pilihan lain lagi dan mengikuti keputusan ayah anda, tapi sekarang saya benar-benar menyesali itu tuan muda" Lion langsung menundukkan kepalanya.
"Tadi kamu bilang apa? Kondisi saya mengkhawatirkan? Memangnya apa yang terjadi? Ceritakan semuanya pada saya sekarang!"
Calvin langsung melepaskan tangannya dari kerah baju Lion, sedangkan Lion merapihkan kembali dulu bajunya baru setelah itu dia mulai menceritakan kepada Calvin tentang awal kejadiannya sampai akhirnya Lena bersedia untuk merelakan dirinya sendiri.
Saat Lion bercerita ada perasaan marah dan kecewa di hati Calvin, pasalnya ayahnya dan Dion lah yang terus mendesak Lena dengan alih-alih cinta agar dia bersedia untuk menyembuhkan Calvin.
"Lalu dimana Lena sekarang Lion?" tanya Calvin dengan wajah sayunya. suara bergetar
__ADS_1
"Nona Lena ada di tempat yang aman tuan muda dan sedang menjalani pengobatannya"
"Bagaimana dengan kondisinya sekarang? Apa dia sudah pulih kembali?"
Lion seketika diam dan enggan untuk menjawab pertanyaan Calvin, karena dirinya takut saat Calvin mengetahui kondisi Lena yang sekarang dia akan sedih dan mengamuk pada ayahnya atau bahkan pada Dion juga.
"Lion, jawab saya! Bagaimana keadaan Lena sekarang?" tanya Calvin lagi dengan meninggikan sedikit nada bicaranya.
Sebelum menjawab Calvin, Lion melihat ke arah wajah Calvin terlebih dahulu sembari dirinya terus-menerus menarik nafas dan menghembuskannya berulang kali.
"Kondisi nona Lena sekarang sangat mengkhawatirkan tuan muda, pasalnya nona Lena kehilangan banyak darah dan membuatnya saat ini koma tuan" ucap Lion sembari melemparkan batu kecil ke arah danau.
"K-koma kamu bilang?" tanya Calvin dengan suara bergetar dan langsung dibalas dengan anggukan kepala oleh Lion.
"Lantas, apakah Lena masih bisa di sembuhkan?" Lion lagi-lagi menghela nafas berat saat mendengar pertanyaan Calvin.
"Dokter yang menangani nona Lena tidak bisa menjanjikan kesembuhan untuk non Lena, karena menurutnya sangat kecil kemungkinan non Lena bisa sembuh kembali. jadi untuk sekarang kita hanya bisa berharap keajaiban akan datang dan membantu kita untuk menyembuhkan non Lena tuan".
Seketika dada Calvin terasa sakit dan sesak sampai dirinya sulit untuk bernafas, Lion yang melihat hal itu langsung memapahnya dan ingin membawa Calvin pulang ke castle tapi saat di perjalanan Calvin terus menolaknya.
"Lion, tolong kamu antarkan saya ke tempat Lena berada saja! Karena saya ingin melihat kondisinya sekarang"
"Tidak tuan muda, saya tidak akan membawa anda ke tempat nona Lena sebelum anda di periksa terlebih dahulu!" ucap Lion yang masih terus berjalan sembari menopang Calvin.
"Ini perintah Lion dan kalau kamu masih ingin bekerja bersama saya, tolong kamu lakukan perintah saya!"
Bukan Lion namanya kalau mau menurutin perintah tuannya dengan keadaan tuannya yang sedang sakit begitu, Lion malah terus berjalan tanpa memperdulikan perkataan dari Calvin yang terus mengancamnya.
Sampai di dalam Castle mereka bertemu dengan Dion yang sedang menunggu Calvin kembali, tanpa basa-basi lagi Lion langsung menjelaskan kondisi Calvin pada Dion. Tapi saat Dion ingin memeriksanya, dia malah meminta Lion mengantarkannya ke kamar saja dengan alasan dirinya hanya butuh istirahat beberapa jam saja.
__ADS_1
Kali ini Lion mengikuti perintah Calvin untuk mengantarkannya ke kamar dan meninggalkan Dion di ruang tamu yang masih bingung kenapa Calvin terlihat marah sekali pada dirinya.