
Setelah Lion memberitahu Calvin tentang keberadaan Lena, saat itu juga Calvin langsung masuk ke tempat Andre menyembunyikan Lena secara diam-diam. Calvin tidak langsung menyerang atau menyelamatkan Lena, karena dia mau melihat dulu situasi di sana agar dirinya bisa tau apa strategi yang ayahnya berikan bisa digunakan atau tidak? Soalnya Calvin tidak ingin salah langkah dan membuat Lena dalam bahaya.
"Lena, bertahanlah sebentar lagi! Aku akan segera datang untuk menyelamatkan mu" Calvin bermonolog sendiri sembari melihat Lena yang terikat di kursi.
Saat merasa informasi yang dibutuhkannya sudah cukup, Calvin langsung pergi dari tempat itu untuk mengajak Lion dan kepala pengawal berkumpul di tempat yang Calvin sudah siapkan setelah dirinya datang kembali ke dunia manusia. Tempat itu khusus untuk membahas kelanjutan cara membebaskan Lena, tanpa harus melukainya.
Calvin tidak mengajak semua pengawalnya untuk berdiskusi, dia meminta dua orang pengawa untuk berjaga-jaga. Satu pengawal menjaga tempat pembicaraan mereka dan satunya lagi mengawasi Lena dari kejauhan. Karena Calvin takut Andre membawa pergi Lena lagi di saat dirinya dan Lion lengah.
Selesai mendengar penjelasan Calvin, Lion menolak strategi yang telah diberikan karena yang Calvin gunakan adalah caranya sendiri. Calvin sudah berkali-kali meyakinkan Lion, tapi tetap saja dirinya menolak dengan alasan dia tidak ingin Calvin kenapa-kenapa apa lagi sampai tidak sadarkan diri untuk ke dua kalinya.
"Kita gunakan strategi yang di berikan tuan Ericson saja tuan muda"
"Tidak bisa Lion! Kita tidak bisa menggunakan cara itu, karena akan membahayakan Lena yang berada di dalam"
"Kalau begitulah kita tunggu tuan Ericson datang ke sin saja tuan"
"Kalau kita menunggu ayah saya datang nanti yang ada Andre bisa membawa Lena pergi lagi, kalau kamu tidak mau melakukannya biar saya yang melakukannya sendiri" Calvin langsung bangun dari duduknya.
Setelah mengatakan itu Calvin langsung masuk ke dalam ruangan tempat Lena berada, walaupun tanpa bantuan Lion dirinya akan tetap menyelamatkan Lena dengan caranya tadi.
Kali ini Calvin tidak bersembunyi lagi melainkan dia langsung menemui Andre, karena Calvin ingin mencoba bernegosiasi terlebih dahulu dengan Andre tanpa harus menggunakan kekerasan di depan Lena.
"Calvin Darian... Akhirnya lu datang juga, ternyata klien kucing putih hebat juga bisa menemukan tempat ini dalam waktu singkat. Padahal tadi gue udah menggecoh kalian loh, tapi masih bisa ketauan juga" Andre duduk di atas meja yang berada di dekat Lena.
"Urusan kamu dengan saya kan? Jadi sekarang saya minta kamu bebaskan Lena! Lalu kita selesaikan urusan kita berdua tanpa melibatkannya lagi"
__ADS_1
Mendengar perkataan Calvin, Andre bukannya melepaskan Lena tapi dia malah tertawa kencang sebentar dan langsung memandang Calvin dengan senyum miringnya.
"Siapa bilang urusan gue cuma sama lu aja? Dulu memang gue ingin membalaskan dendam gue ke lu, tapi setelah dipikir-pikir melakukan hal yang sama dengan apa yang lu lakuin sepertinya menyenangkan" Andre berjalan mendekati Lena.
"Menjauh darinya! Kalau tidak....."
Calvin tidak melanjutkan perkataannya lagi, karena dia melihat Lion yang sedang bersembunyi sembari mengisyaratkan kalau ayahnya sudah datang dan akan membantu menyelamatkan Lena.
"Kalau tidak apa? Lu mau bunuh gue juga? Jawab!" Andre meninggikan nada bicaranya.
"Andre... Saya benar-benar minta maaf atas kesalahan saya pada kamu, saya terpaksa melakukan itu! Kalau saja waktu itu kamu melarangnya untuk tidak melanggar aturan di dunia siluman, pasti semua itu engga akan terjadi"
"Jadi maksud lu, gue penyebab Jessie tewas?" Andre langsung berjalan menghampiri Calvin sembari mengepalkan tangannya.
"Saya tidak bilang kamu penyebabnya... Saya hanya katakan kalau seandainya kamu lebih menjaganya lagi, hal ini tidak akan terjadi"
Di saat Calvin membuat Andre lengah, Lion dan Ericson berjalan perlahan ke arah Lena untuk membebaskannya dan membawanya pergi dari tempat itu.
Saat ini Calvin sudah merasa lega karena dirinya melihat Lena sudah bersama dengan ayahnya dan juga Lion, sekarang dia tinggal mencari cara untuk melarikan diri dari Andre.
Calvin tidak ingin berantem dengan Andre, karena dirinya tidak ingin semakin memperumit keadaan dengan klien kucing oren kalau sampai Andre tewas di tangannya.
"Bagaimana kalau kita bernegosiasi saja? Saya akan memberikan apapun yang kamu inginkan, asalkan kamu membiarkan Lena pergi dari tempat tua ini"
"Kalau gue minta nyawa lu gimana?" Andre tersenyum miring.
__ADS_1
Berbeda dengan Ericson dan Lion yang terlihat biasa saja, karena mereka percaya Calvin pasti bisa menangani Andre. Tapi Lena berbeda dia justru langsung membulatkan matanya dan meminta Lion untuk membantu Calvin.
Ericson mencoba menenangkan dan meyakinkan Lena dengan perlahan agar mereka tidak ketauan, setelah Lena tenang dan percaya pada Calvin mereka langsung mendengarkan pembicaraan Calvin dan Andre lagi.
"Gue bercanda, lagian yang gue mau itu lu merasakan apa yang gue rasakan itu aja. Oh iya... Ada satu hal lagi, jangan pernah bilang kalau tempat ini tempat tua! Karena lu engga tau apa-apa tentang tempat ini"
"Memangnya tempat ini tadinya tempat apa?" Calvin melihat ke sekeliling yang cukup gelap.
"Lu mau tau? Oke, gue akan ceritakan sedikit tentang tempat ini" Andre memulai menceritakan awal tempat itu pada Calvin.
Tempat mereka semua sekarang berada adalah bekas sekolah SMA Lena, Andre, dan Jessie. Tempat itu sudah lama tidak terpakai, karena pernah terjadi kebakaran di sana. Di tempat itulah Andre memulai kisah cintanya bersama Jessie, sampai akhirnya Jessie mengetahui kalau Andre siluman kucing.
Sebenarnya alasan Andre menyembunyikan dan membawa Lena ke tempat itu agar saat Andre berhasil melenyapkan Lena di hadapan Calvin, dirinya berharap kalau Jessie juga bisa melihat semuanya dan merasakan senang dengan yang dilakukan Andre untuknya.
"Apa Jessie benar-benar akan menyukai yang kamu lakukan sekarang? Apa dia akan bahagia kalau kamu membalas semuanya pada Lena?" Calvin menatap Andre dengan tatapan datar.
"Tentu saja Jessie akan sangat menyukainya" Andre tersenyum bahagia.
Sebelum berkata apapun lagi Calvin mengisyaratkan ayahnya dan juga Lion untuk membawa Lena pergi dari tempat itu sekarang, Lion langsung mengikuti perintah Calvin dan membawa Lena pergi walaupun tadinya Lena sempat menolaknya.
"Jessie tidak akan menyukai hal itu dan malahan dia akan merasa sangat jijik melihatnya kekasih yang dia sayang melakukan pembalasan dendam dan mengotori tangannya" Andre yang sudah sangat kesal langsung menghajar pipi Calvin.
"Lu boleh banyak bicara untuk sekarang, tapi lihat nanti pasti lu akan diam untuk selamanya. Karena gue akan buat lu merasakan penderitaan yang gue alami berkali-kali lipat lebih sakit"
Setelah mengatakan itu Andre membalikkan badannya untuk kembali ke tempat Lena, tapi sayang Lena sudah tidak berada di sana dan bahkan Calvin pun juga sudah menghilang. Andre yang merasa sangat kesal langsung mengamuk di tempat itu.
__ADS_1
"Calvin, lu tunggu aja! Gue akan langsung melenyapkan kekasih kesayangan lu itu kalau gue bertemu dengan dia" Andre berteriak sembari memukul meja.
Calvin yang masih berada di atap ruangan itu mendengar semua perkataan Andre, tapi dia tidak menghiraukannya dan langsung mengajak Lena, Ericson, dan Lion meninggalkan tempat itu.