
Calvin yang baru kembali dari dunia siluman langsung mencari keberadaan Dion, karena sekarang Calvin sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Tapi sayangnya pagi ini Dion belum kembali dan masih harus menyelesaikan tugas dari Ericson, bahkan Lita juga sedang sibuk di rumah sakit.
Lena dan Kia yang sudah penasaran ingin mengetahui tentang Dion terus-menerus meminta Calvin mengatakannya pada mereka, tapi Calvin tetap menolak dan akan menunggu sampai Dion kembali terlebih dahulu.
Di saat mereka berdua masih membujuk Calvin, Dion akhirnya kembali sembari membawa kantong plastik yang berisi cemilan untuk mereka semua.
Setelah meletakkan kantong plastik di atas meja Dion meminta izin untuk mandi terlebih dahulu sebelum bergabung dengan yang lainnya, tapi Calvin menahannya dan menyuruh Dion untuk duduk bersama mereka.
Dion langsung mengikuti perintah Calvin dan duduk di samping Lion yang sedari tadi hanya diam saja, sedangkan Lena dan Kia juga ikut diam dan menatap Calvin dan Dion dengan ekspresi wajah serius.
"Saya meminta kamu untuk duduk di sini, karena ada yang saya ingin tanyakan pada kamu"
"Tentang apa ya tuan? Apa ini berhubungan dengan Andre lagi?"
"Oh! Engga, engga. Ini engga ada hubungannya dengan Andre atau siapapun, tapi ini tentang kamu"
"Tentang saya tuan? Memangnya ada apa dengan saya ya tuan? Apa ada kerjaan saya yang salah?"
Wajah Dion sudah mulai terlihat bingung, bahkan dirinya sempat melihat ke arah Lion untuk mencari jawaban tapi Lion tetap diam saja. Calvin menarik nafasnya terlebih dahulu, sebelum akhirnya dia mulai berbicara mengenai hubungan Dion dan Lita.
"Saya minta kamu jujur! Apa benar kamu dan Lita sudah bertunangan?" Dion langsung membulatkan matanya setelah mendengar perkataan Calvin dan dia juga langsung menatap ke arah Lion.
"Apa yang mengatakan itu adalah Lion, tuan muda?"
"Saya mengetahui semua itu dari ayah saya, tapi apa Lion juga mengetahui tentang hal ini?" Calvin langsung melihat ke arah Lion yang sedang menundukkan kepalanya.
"Iya tuan muda, saya juga mengetahui tentang hal itu" Lion akhirnya membuka suaranya dan menatap Calvin.
"Jadi selama ini kalian berdua menyembunyikannya dari saya?"
__ADS_1
Lena dan Kia yang sedikit bingung dengan pembicaraan mereka bertiga hanya bisa saling bertukar pandang, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pergi ke kamar Lena dan menunggu sampai Calvin dan Lion menjelaskan langsung dengan mereka berdua.
"Jawab saya Lion! Kenapa kamu bisa ikut-ikut Dion untuk menyembunyikannya dari saya? Bukankan kalian berdua tau, kalau saya tidak suka ada rahasia apapun" Calvin menatap Lion dengan tatapan tajamnya.
"Maafkan saya tuan muda, saya tidak bermaksud untuk menyembunyikan semuanya dari anda. Tapi ini atas permintaan Dion dan Lita, jadinya saya juga terpaksa mengikuti mereka" Lion menjawab Calvin sembari menundukkan kepalanya.
"Kalau begitu, jelaskan pada saya Dion!"
"Sebelumnya saya juga minta maaf dengan anda tuan muda, tadinya saya berniat ingin memberitahu semua ini setelah anda kembali dengan nona Lena. Tapi sayangnya muncul masalah baru tentang Andre, jadi saya terpaksa menundanya lagi tuan"
"Lalu apa hubungannya masalah saya dengan kamu tidak memberitahu tentang hubungan mu dengan Lita?"
"Itu karena... Setelah masalah tuan teratasi semua, saya akan melangsungkan pernikahan dengan Lita, jadi saya menundanya karena ingin fokus membantu tuan muda untuk menyelesaikan masalah anda terlebih dahulu"
"Jadi begitu ya? Kalau begitu saya akan izinkan kamu libur untuk melangsungkan pernikahan dengan Lita"
"Tidak ada tapi-tapian lagi Lion! Apa kamu tidak lihat kemarin wajah Lita sangat sedih?"
Dion terdiam sejenak untuk berpikir dan di otaknya tiba-tiba terlintas bayangan tentang kesedihan Lita saat Lena menanyakan tentang hubungan mereka, tapi Dion tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghilangkan kesedihan Lita.
"Baiklah tuan, saya akan mengambil libur dan segera melangsungkan pernikahan saya dengan Lita"
"Bagus! Kalau begitu saya tinggal dulu ya" Calvin tersenyum ke arah Lion dan Dion.
Setelah Calvin pergi untuk menemui Lena, Dion lagi-lagi menatap Lion dengan tatapan tajamnya. Tapi kali ini Dion tidak marah dan malahan merangkul bahu Lion, bahkan Dion juga mengubah tatapan tajamnya menjadi senyuman.
"Bahagia banget yang mau nikah" Lion langsung menoleh dan menatap Dion sembari memutar bola matanya malas.
"Iyalah gimana engga bahagia coba, setelah sekian lama akhirnya gue bisa menikah sama Lita. Lu juga harus cepat-cepat lamar Kia, takutnya nanti mantannya balik lagi"
__ADS_1
"Engga bakalan gue biarin itu terjadi lah bang! Enak aja dia mau ngambil pacar orang" Lion langsung melepaskan rangkulan Dion karena kesal.
"Hahaha... Bercanda gue dan lagian engga mungkin dia mau balikan lagi sama mantannya kan, adik gue ganteng gini"
Di saat Lion dan Dion sedang asyik bercanda, Kia datang dan langsung memanggil Lion untuk memintanya menceritakan masalah Dion tadi. Tapi Lion malah memintanya duduk dan langsung menceritakannya di depan Dion.
...****************...
Sama dengan Lion yang sedang menceritakannya pada Kia, Calvin juga sedang melakukan hal yang sama dengan Lena. Bedanya Lena langsung paham apa yang di cerita Calvin, tapi tidak dengan Kia yang tidak mengetahui tentang dunia siluman dan membuat Lion harus menjelaskan dengan cara lain agar rahasia mereka tidak diketahui oleh Kia.
Setelah Calvin selesai menceritakannya pada Lena, mereka berdua kembali berkumpul dengan Kia, Lion, dan Dion di ruang tamu. Lena yang mendengar Lion terus berulang kali bercerita hal yang sama, akhirnya Lena mengambil alih menceritakannya pada Kia.
Kia akhirnya bisa mengerti juga setelah Lena yang menceritakannya dan sekarang mereka hanya tinggal menunggu Lita pulang untuk memberitahu kabar bahagia ini padanya.
"Jadi kapan kalian akan menikah?" Lena menatap Dion.
"Saya juga belum tau nona, mungkin saya akan meminta Lita yang menentukannya"
"Begitu ya, Vin... Kita kapan menikah?" Lena langsung beralih menatap Calvin, sedangkan Calvin langsung membulatkan matanya karena terkejut dengan pertanyaan Lena.
"Eeee i-itu nanti kita bicarakan lagi ya setelah Dion dan Lita menikah" Calvin mengacak rambut Lena sembari tersenyum.
"Benar ya"
"Iya benar... Nanti kita bahas lagi, jadi kamu sabar dulu ya" Lena langsung menganggukkan kepalanya.
Ditengah pembicaraan mereka berlima tiba-tiba ponsel Dion berbunyi pesan masuk dan ternyata itu dari Lita yang meminta tolong pada Dion untuk memberitahu Lena kalau dirinya untuk beberapa hari kedepan tidak akan pulang, karena masih banyak pasien yang harus di tangani oleh Lita.
Lita tidak mengabarkan langsung ke Lena, karena sejak tadi dirinya menelpon Lena. Tapi ponselnya tidak aktif dan begitu juga dengan Calvin, jadinya Lita langsung menghubungi Dion. Dia juga tidak memilih menghubungi Lion, karena pasti mereka bakalan bertengkar dulu sebelum berbicara serius.
__ADS_1