Pacar Tampanku Siluman Kucing

Pacar Tampanku Siluman Kucing
Siapa Dia?


__ADS_3

"Hay Lena..." mereka berlima langsung menoleh berbarengan ke arah orang yang memanggil Lena.


"Maaf kamu ini siapa ya? Apa kita saling kenal? Dari mana kamu tau nama saya?"


Lena yang masih mendongakkan kepalanya dan melihat wajah orang itu lebih lama hanya untuk mengetahui apakah dia mengenalinya atau tidak, tapi setelah Lena lihat-lihat dia sama sekali tidak mengenali pria itu.


"Aku Andre Carson teman SMA kamu dulu, apa kamu lupa?" pria itu melemparkan senyumannya pada Lena.


Setelah mengetahui nama pria itu Lena menundukkan kepalanya dan mengingat-ingat kembali nama yang dia berikan, walaupun akhirnya Lena mengingatnya tapi dia membutuhkan waktu beberapa menit untuk dirinya bisa mengingat kembali pria itu lagi.


"Jadi, kamu beneran Andre yang waktu itu bantuin aku dari pembullyan?"


Lena masih tidak percaya kalau akan bertemu kembali dengan Andre, pasalnya setelah lulus SMA Andre di kabarkan pindah keluar negeri bersama ke dua orang ibunya. Tapi kenapa sekarang dia bisa berada di sini? Apa dia akan tinggal di sini lagi? Atau hanya sekedar berlibur saja? Banyak sekali pertanyaan di kepala Lena yang ingin dia tanyakan pada Andre, tapi itu semua tidak mungkin dirinya tanyakan sekarang.


"Iya Len, itu aku. Oh iya, kamu apa kabar?"


"Aku baik kok Dre, kamu sendiri gimana? Pasti enak ya tinggal di luar negeri?"


"Aku juga baik-baik aja kok Len, eum... Gimana ya bilangnya? Mau di bilang enak ya enak sih, tapi ada engga enak juga karena engga ada kamu" lagi-lagi Andre memberikan senyumannya pada Lena.


Terlalu asyik berbicara dengan Andre, Lena sampai lupa mengenal Andre pada teman-temannya dan juga dengan Calvin. Melihat Lena berbicara sembari tertawa dengan Andre, Calvin hanya melihat ke arah Kia, Lion, dan Lita secara bergantian.


Saat tatapan Calvin berhenti di Lion, Lion seperti melihat ada kecemburuan di mata tuan mudanya. Tanpa pikir panjang lagi, Lion langsung berdehem yang membuat Lena melihat ke arah Lion dan juga membuat dia sadar kalau Lena belum mengenalkan Andre pada mereka.


"Oh iya hampir aja lupa, semuanya kenalin ini Andre teman SMA ku dan Andre kenalin mereka teman-teman ku. Kalau yang ini kekasih ku"

__ADS_1


Lena memperkenalkan Andre pada semuanya sembari tersenyum dan mereka satu persatu memperkenalkan diri mereka masing-masing, tapi saat Andre menatap Calvin tatapannya menjadi berubah menajam. Walaupun yang lain tidak menyadari hal itu, tapi Calvin menyadarinya dan membuat dia bingung kenapa Andre menatapnya seperti itu? Apakah ada yang salah dengannya? Itulah yang di pikirkan Calvin saat ini.


"Apa aku boleh ikut gabung dengan kalian?"


Lena langsung melihat ke arah yang lainnya untuk menjawab pertanyaan Andre dan di saat yang lain menjawab dengan mengangkat bahu mereka, Calvin malah menggelengkan kepalanya pelan karena dirinya benar-benar tidak setuju Andre ikut bergabung bersama mereka.


"Kalau kamu mau gabung engga apa-apa kok Dre, mereka juga pasti engga masalah"


"*T*hank's ya Len udah ngizinin aku gabung" Andre langsung duduk di samping Lena dan memberikan senyumannya pada Kia, Lita, dan juga Lion.


Calvin yang mendengar jawaban Lena tidak habis fikir padanya, padahal Calvin sudah jelas-jelas menolak tapi Lena tetap mengizinkannya. Calvin yang sedikit kecewa pada Lena, akhirnya Calvin memutuskan untuk pergi dari tempat itu tanpa bilang apapun lagi pada mereka.


Lion yang melihat Calvin pergi langsung izin dengan yang lain untuk menyusul tuan mudanya, tapi sayangnya dia kehilangan jejak Calvin. Setelah Lion mencari menggunakan kekuatannya, dia langsung kembali bergabung dengan Lena dan yang lainnya.


"Lion, mana Calvin?" Lena langsung melihat ke sekelilingnya, karena melihat Lion yang kembali hanya sendiri.


Seketika Lena menjadi diam dan mulai memikirkan tentang keberadaan Calvin, dan saat dirinya sudah mengetahui dimana Calvin berada Lena langsung pamit dengan yang lain untuk pergi lebih dulu. Sebelum dirinya pergi Lena sudah meminta Lion membawa mobilnya untuk dia pulang bersama Lita dan juga sekalian mengantarkan Kia.


Lena yang sudah berada di taxi online langsung pergi ke tempat ke sukaan Calvin, yaitu taman bermain yang berada dekat rumahnya. Tapi dugaan Lena kali ini salah, Calvin sama sekali tidak berada di tempat itu dan kali ini Lena akan pulang ke rumah untuk melihat siapa tau Calvin sudah pulang.


...****************...


Dari sejak Lena sampai di rumah sampai jam sembilan malam Calvin belum juga kembali ke rumahnya, sedangkan Lion dan Lita yang pulang belakangan saja sudah sampai di rumah lagi tapi kenapa Calvin belum pulang juga? Dan sebenarnya Calvin pergi kemana? Lena terus memikirkan hal itu sembari menggigitin kuku jari tangannya.


"Nona Lena, apa tuan muda sudah kembali?" Lena menjawab pertanyaan Lion dengan gelengan kepalanya dan wajah murungnya.

__ADS_1


"Maaf Lena, Kalau dari yang saya lihat ada hal yang membuat tuan muda sedikit kecewa dan sepertinya malam ini tuan muda tidak akan pulang"


"Hal yang membuatnya kecewa? Apa itu berkaitan dengan Andre?"


"Bisa jadi itu salah satu penyebabnya" Lita yang duduk disamping Lena sembari menyilangkan kakinya.


"Lion, bisa kamu cari tau keberadaan Calvin dengan kekuatan kamu itu?"


"Saya akan coba sekali lagi non, walaupun tadi saya sudah mencobanya tapi tidak berhasil karena tuan muda memasang pelindung agar dirinya tidak bisa di lacak"


Lion langsung memejamkan matanya dan memfokuskan pikirannya untuk mencari keberadaan Calvin, tapi lagi-lagi usahanya gagal dan Calvin tidak bisa di temukan keberadaannya dimanapun.


Kekhawatiran dan rasa bersalah Lena semakin meningkat setelah tau kalau Calvin benar-benar tidak ingin ada orang yang tau keberadaannya, bahkan termasuk Lena yang kekasihnya.


"Non Lena, lebih baik sekarang non istirahat saja dulu! Nanti kalau tuan muda sudah kembali ke sini saya akan memberitahu non"


"Bagaimana saya bisa istirahat Lion, sedangkan saya saja tidak tau dimana keberadaan Calvin"


"Saya tau pasti anda sangat khawatir dengan tuan muda, tapi kalau anda terus menunggunya seperti ini juga tidak akan menghasilkan apapun. Karena sepertinya tuan muda butuh waktu untuk menenangkan pikirannya nona"


"Apa yang di katakan Lion ada benarnya Lena, jadi Lebih baik kamu istirahat dulu saja" Lita menepuk pelan bahu Lena untuk menenangkannya.


"Baiklah kalau begitu, tapi tolong kasih tau saya kalau Calvin pulang nanti"


"Pasti non, saya akan memberitahu anda"

__ADS_1


Lita mengantar Lena ke kamar untuk beristirahat sekalian dia juga pergi ke dalam kamarnya, sedangkan Lion terus mencoba kembali mencari keberadaan Calvin walaupun belum bisa dirinya temukan sampai tenaganya benar-benar terkuras dan dirinya yang sudah hampir pingsan.


__ADS_2