Pacar Tampanku Siluman Kucing

Pacar Tampanku Siluman Kucing
Keanehan Meow


__ADS_3

Hari ini Lena sudah pulang dari sore dan saat dia sampai di rumah meow sudah merubah wujudnya menjadi manusia. Tapi entah kenapa dari semenjak Lena pulang, meow terus mengikuti Lena kemanapun dia pergi kecuali saat ke kamar mandi.


Awalnya Lena khawatir dengan keadaan meow sampai dia mengajak kucingnya itu ke klinik hewan untuk di periksa, tapi meow menolaknya dan sekarang Lena yang sudah sedikit kesal dengan meow hampir meluapkan emosinya, pasalnya meow tidak mau berbicara apa yang dia inginkan dan saat di tawarkan ini itu dia juga menolak.


"Hah, Meow aku tanya sekali lagi sama kamu. Mau kamu itu apa? kenapa kamu ikutin aku terus?"


Meow hanya menjawab Lena dengan gelengan kepalanya dan itu tambah membuatnya semakin kesal, Lena sudah tidak tahan lagi menahan emosinya dan di tambah dia bingung gimana cara membujuk meow mau berbicara, akhirnya amarahnya dia keluarkan juga.


"Kalau gitu kamu bisa engga berenti? jangan ikutin aku terus"


"Dari pada kamu ikutin aku terus, mending kamu ngelakuin apa gitu yang lebih berguna"


"Kalau kamu masih terus terusan ikutin aku, aku engga mau buatin kamu ikan goreng lagi dan juga kamu engga di bolehin tidur di atas ranjang"


"Jadi kalau kamu masih mau aku izinkan, tolong berhenti ikutin aku!"


Setelah mengucapkan kalimat ancamannya Lena berjalan kembali meninggalkan Meow, tapi kali ini Meow hanya diam di tempatnya tidak berani untuk mengikuti langkah Lena lagi.


"L-Lena t-tunggu!"


Meow sedikit berteriak dan membuat Lena berhenti kembali juga langsung berbalik ke arahnya, tapi kali ini dia hanya diam dan menunggu saja sampai Meow yang akan berbicara dengan sendirinya. Karena dia sudah malas untuk menanyakan pertanyaan yang sama berulang.


"Boleh aku panggil kamu Lena?"


"Eum, silahkan aja"


"Terima kasih"


"Kamu panggil aku cuma buat tanya itu aja?"


"Sebenarnya aku lapar, tapi... "


Kali ini dengan sabar Lena menunggu kelanjutan perkataan dari Meow, walaupun membutuhkan beberapa menit untuk bisa mendapatkan lanjutan perkataannya.


"Aku lapar, tapi aku bingung gimana caranya untuk bilang ke kamu kalau aku lapar"


"Oh jadi kamu lapar, ya udah sebentar ya aku buatkan makanan untuk kamu"


"Terima kasih Lena"


"Sama sama, oh iya apa ada makanan lain yang bisa kamu makan?"


"Aku bisa makan semuanya, kecuali kacang"

__ADS_1


"Oke kalau gitu tunggu sebentar ya"


Lena tersenyum dan langsung membuatkan mie instan untuk mereka berdua, karena kebetulan cuaca di luar juga sedang hujan dan sangat pas untuk menikmatinya. Sedangkan Meow menunggu di meja makan sambil terus melihat Lena memasak.


10 menit berlalu, akhirnya Lena selesai masak dan menghias makanannya dengan berbagai toping agar Meow bisa kenyang saat selesai memakannya, Lena langsung membawa makannya ke meja makan.


"Selamat makan Meow"


"Ini apa?"


"Kamu engga tau nama makanan ini?"


Meow menggelengkan kepalanya dan sebelum makan Lena memberitau nama nama makan yang ada di dalam mangkuk mie milik Meow, setelah tau Meow langsung mencobanya satu persatu.


Saat makan pandangan Meow juga terus tertuju ke Lena, entah apa yang sedang di pikirkan Meow sampai dia tidak bisa berhenti menatap Lena.


"Kenapa lagi? sampai lihatin aku terus"


"Masih kurang makannya?"


"Engga kok Lena"


"Ya udah, kalau engga ada apa apa lanjutin makannya terus istirahat"


"Meow"


"Iya Lena?"


"Berapa lama kamu bisa tahan menjadi manusia?"


"Selama aku tidak makan apa yang dimakan kucing, aku bisa bertahan menjadi manusia"


"Berarti akan aman kalau kamu ikut keluar kan?"


"Iya cukup aman, memangnya ada apa Lena?"


"Besok gimana kalau kita ke mall buat belanja baju buat kamu, stok makanan, dan yang lainnya?"


"Kamu yakin mau ajak aku?"


"Kenapa harus engga yakin? orang kamu ganteng gini kok, pasti orang yang lihat nanti juga akan iri dengan aku"


Semua yang di ucapkan Lena tanpa sadar dari mulai memuji ketampanan Meow sampai menceritakan niatnya membawa Meow ke mall, seketika membuat Meow yang mendengar memunculkan senyuman di bibirnya dan ketampanannya semakin bertambah. Bahkan sekarang gantian Lena yang di buat tidak bisa berhenti menatap Meow dan juga matanya tidak mau berkedip sama sekali, karena tidak mau mel

__ADS_1


"Lena, kamu baik baik saja?" ucap Meow sambil melambaikan tangannya di hadapan Lena.


"Eh, iya iya aku baik baik aja kok. Lanjutin makannya ya Meow"


Lena langsung salah tingkah, karena merasa malu dirinya ketauan melihat ke arah Meow terus dan menyadari perkataannya. Bahkan dia sampai menjatuhkan sendoknya ke lantai saking geroginya, padahal Meownya sendiri malah senang mendengar semua itu dari Lena.


"Lena mie kamu sudah habis, kenapa masih di makan?"


"I-itu k-kuah mienya juga enak kok, kamu cobain deh"


"Sudah jangan di makan lagi, lebih baik kita istirahat sekarang"


Meow menarik tangan Lena dan membawanya masuk kamar untuk tidur, dia bahkan menemani Lena sampai benar benar terlelap. Sedangkan Meow sendiri hanya menatap wajah Lena sebentar dan keluar dari rumah secara diam diam untuk menemui seseorang.


Saat menemui orang itu wajah Meow berubah menjadi datar dan juga sifatnya langsung menjadi sosok yang cuek dan dingin, sangat berbeda jauh saat dia bersama Lena.


"Bagaimana keadaan perempuan itu?" ucap seseorang yang Meow temui di tengah kegelapan malam.


"Dia baik baik saja"


"Apa kamu sudah berhasil mendapatkannya?"


"Belum"


"Sampai kapan kamu akan terus seperti ini?"


"Saya akan menunggu waktu yang tepat untuk mengambilnya"


"Jangan mengulur waktu lagi!, kamu harus cepat dapatkan itu sesegera mungkin dan lakukan dengan cara apapun"


"Tidak bisa, saya tidak akan menyakitinya"


"Lalu kamu akan terus menunggu sampai dia memberikan itu dengan sendirinya?"


"Benar, saya akan melakukan itu"


Mendengar perkataan Meow, orang di hadapannya langsung menampar Meow dengan cukup keras. Tapi tamparan itu tidak akan merubah keputusan Meow, dia malah langsung meninggalkan orang itu.


"Kalau kamu tidak mau mengambil itu secepatnya, biar aku yang turun tangan untuk mengambilnya" ucap orang itu sambil melihat Meow yang sudah menjauh dari tempatnya.


Meow sudah kembali ke rumah dan sekarang dia sedang duduk di samping Lena sambil mengusap surai rambut Lena dengan perlahan, supaya tidur Lena tidak terganggu.


"Aku akan menunggu sampai aku menemukan cara untuk tidak menyakiti mu, Lena"

__ADS_1


__ADS_2