Pacar Tampanku Siluman Kucing

Pacar Tampanku Siluman Kucing
Pencarian Lena


__ADS_3

Saat ini Calvin sudah berada di dunia manusia lagi dan dirinya juga sudah berubah menjadi kucing agar bisa lebih leluasa dan lebih cepat untuk mencari keberadaan Lion menggunakan kekuatan penciumannya, karena Calvin ingin menyampaikan rencana dari ayahnya kemarin pada Lion dan juga bisa segera menjalankan rencananya.


Tanpa terasa aroma tubuh Lion membawa Calvin ke depan gedung apartemen yang Andre tempati dan di tempat Calvin berdiri sekarang ada begitu banyak orang yang membuat aroma tubuh Lion bercampur dengan yang lainnya sehingga Calvin tidak bisa menggunakan penciumannya lagi, akhirnya dia memutuskan untuk merubah wujudnya menjadi manusia lagi dan mencarinya menggunakan matanya.


Sesaat sebelum Calvin merubah dirinya menjadi manusia, dirinya menelihat Lion yang sedang memantau apartemen Andre Maka dari itu Calvin ingin cepat-cepat kembali ke wujud manusianya agar bisa menghampiri Lion dengan wujud manusianya, tapi tiba-tiba Calvin harus kembali mengurungkan niatnya. Karena ada seorang wanita paru baya yang menghampirinya dan berniat untuk memberikan makanan kucing pada Calvin.


"Wah! Pasti kucing ini sering mendapatkan perawatan, karena bulunya sangat bersih dan bagus sekali" wanita itu bermonolog sendiri sembari menatap Calvin.


"Kenapa kucing sebagus ini bisa ada di sini ya? dimana pemilik kamu?"


Calvin hanya bisa melihat ke arah Lion berada saja dan berharap Lion datang menyelamatkan dirinya, saat wanita itu mengangkat tubuh Calvin dan meletakkan di pangkuannya sembari melihat ke sekelilingnya.


Salah satu alasan Calvin tidak pernah merubah wujudnya menjadi kucing saat berada di dunia manusia, karena hal yang di takutkannya dari lama akhirnya sekarang benar-benar terjadi dan membuatnya sulit melepaskan diri.


"Apa aku bawa aja ya kucing ini? Dari pada sayang kan kalau kucing sebagus ini harus jadi kucing liar"


"Tidak! Itu tidak boleh terjadi, bagaimanapun caranya aku harus meloloskan diri dari orang ini dan mengejar Lion lagi" ucap Calvin dalam hati sembari memberontak untuk membebaskan dirinya, karena melihat Lion yang sudah kembali melangkahkan kakinya.


"Hei, tenanglah! Aku tidak berniat jahat pada kamu, aku hanya akan merawat mu saja" wanita itu mengusap badan Calvin sembari bangun dari jongkoknya.


Di saat wanita itu sudah ingin melangkahkan kakinya untuk pergi dari tempat berdirinya, tiba-tiba seseorang memanggilnya dan membuat langkahnya terhenti.


"Permisi... Itu kucing saya, apa boleh saya mengambilnya kembali?" wanita itu menatap curiga ke arah seseorang yang berdiri di hadapannya.

__ADS_1


"Dari mana kamu tau kucing ini milik mu? Apa kamu bisa membuktikannya? Karena saya tidak bisa percaya begitu saja dengan mu"


"Dia tadi berlari ke sini, jadi saya tau kalau itu kucing saya dan untuk membuktikannya anda bisa lihat matanya. Kucing saya memiliki mata berwarna biru dan dia memakai kalung dengan inisial huruf C"


Wanita itu langsung memeriksa ciri-ciri yang tadi di sebutkan dengan orang itu dan ternyata semua ciri itu memang ada pada Calvin, jadi mau tidak mau wanita itu menyerahkan Calvin dengan orang di depannya.


"Terima kasih sudah menjaganya dan mengembalikannya dengan saya, ini ada sedikit imbalan untuk anda" orang itu mengeluarkan uang dan memberikan ke wanita di depannya sembari tersenyum.


"Tidak perlu! Saya melakukan apa yang harus saya lakukan, karena saya juga pecinta kucing" wanita itu membalas senyuman orangnya.


"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu"


"Iya silahkan" orang itu langsung membawa pergi Calvin dari wanita itu.


"Anda sudah bisa merubah wujud anda sebagai manusia lagi tuan muda" orang itu berjongkok dan menurunkan Calvin dari gendongannya dan Calvin langsung merubah wujudnya.


"Siapa kamu sebenarnya? Kenapa kamu menolong saya dan memanggil saya tuan muda?"


"Taraaa... Saya Lion tuan, jadi tuan muda tidak perlu takut lagi karena tuan sudah aman bersama saya" Lion membuka topi dan masker yang menutupi hidung juga mulutnya.


"Lion! Bagaimana kamu bisa tau saya berada di sini?"


"Ceritanya panjang tuan, tapi intinya salah satu pengawal yang di berikan tuan Ericson memberitahu saya"

__ADS_1


Calvin hanya terdiam mengingat kejadian yang tadi dialami olehnya dan Calvin sudah memutuskan untuk benar-benar tidak akan merubah wujudnya lagi dalam keadaan apapun, kecuali di tempat yang tidak ada orang lain dan menyangkut dengan Lena.


"Tuan muda, apa anda baik-baik saja?"


"Iya, saya baik-baik saja... Oh iya, bagaimana pencarian kamu tentang keberadaan Lena? Apa kamu sudah bisa menemukan dimana keberadaan Lena?"


Lion langsung terdiam dan membulatkan matanya saat mendengar pertanyaan Calvin, bahkan sekarang dirinya benar-benar bingung harus menjawab apa? Karena kalau sampai dia berbicara mengenai Lena, Lion akan takut Ericson akan mengira Lion lah yang sudah memberitahu masalah ini pada Calvin.


"Kamu tenang saja, saya sudah tau semua tentang permasalahan hilangnya Lena dari ayah saya dan kamu tidak perlu takut lagi ayah saya akan marah. Bahkan saya ke sini untuk ikut mencarinya dan memberitahu kamu rencana ayah saya juga, jadi bagaimana? Apa kamu sudah tau keberadaannya?" Calvin menepuk bahu Lion untuk menenangkannya.


"Semalam saya sudah berhasil menemukan nona Lena di apartemen Andre tuan, tapi sayangnya pagi ini mereka menghilang tanpa jejak lagi dan kami semua belum ada yang berhasil menemukan nona Lena lagi"


"Baiklah, kalau begitu ayo kita lanjutkan pencarian Lena! Saya akan mencari di sekitaran sini, kamu di sekitar kantor, untuk para pengawal suruh salah satu dari mereka mencari di sekitaran rumah Kia, Lena, dan tempat lainnya"


"Baik tuan, saya akan laksanakan sekarang"


Lion membungkukkan badannya dan langsung pergi untuk mengumpulkan semua pengawal, agar dirinya bisa memberitahu perintah yang di berikan Calvin tadi. Sedangkan Calvin juga sudah mulai mencari keberadaan Lena di sekitar apartemen dan tempat-tempat yang juga berada di dekat apartemen itu.


...****************...


Saat ini Lion sudah bisa melihat keberadaan Lena walaupun masih samar-sama, tapi baru saja dia ingin mencoba melihat keberadaan Lena dengan jelas. Jantung Lion terasa sangat sakit dan membuatnya harus beristirahat sebentar dari pencarian Lena, karena dari semenjak Lena hilang Lion selalu menggunakan kekuatannya dimanapun dia berada.


Beberapa menit kemudian Lion berhasil memulihkan kembali kondisinya dan dirinya yang tidak ingin membuang-buang waktu lagi akhirnya langsung memfokuskan kekuatannya untuk melihat ke tempat tadi dia melihat Lena, bahkan dia juga memastikan langsung ke tempat itu.

__ADS_1


Di saat Lion sudah benar-benar yakin dengan keberadaan Lena di tempat itu, dirinya langsung meminta salah satu pengawal untuk mengawasi tempat itu saat Lion pergi ke tempat Calvin berada untuk memberitahu semuanya.


__ADS_2