
Lagi dan lagi pagi ini pun Lena sudah di buat kesal dengan Meow yang tidak mau bangun dari tidurnya, padahal Lena kira Meow sudah bangun lebih awal karena semalam dia terlihat sangat antusias ikut. Tapi ternyata pikiran Lena berbanding terbalik dengan kenyataannya, Lena masih belum menyerah dia mencoba mencari cara supaya Meow bisa bangun.
Lena sudah mencoba berbagai cara dari mulai membuka tirai kamar, memukul panci di telinga Meow, sampai meneteskan air minum yang ada di kamarnya ke wajah Meow. Tapi semua itu tidak ada yang berhasil dan kali ini Lena terpaksa harus mengeluarkan cara terakhirnya.
"Tolong! Meow tolong aku ada pencuri di sini"
Cara Lena kali ini berhasil Meow langsung bangun dan menarik tangan Lena untuk dibawa ke belakangnya, sedangkan Lena hanya bisa menahan tawannya.
"Tetap di belakang aku Lena, biar aku yang menghadapi pencurinya"
"Iya"
"Dimana pencurinya berada?"
"Di kantor polisi dan mungkin sedang sarapan sekarang"
"Apa maksudnya? Apa kamu menipu aku Lena?"
Meow berbalik dan langsung menatap Lena dengan tatapan tajamnya, Lena yang di tatap seperti itu malah ketakutan dan berniat untuk kabur sebelum Meow mengamuk. Tapi sayangnya hal itu tidak keburu dia lakukan, karena Meow sudah Lebih dulu memegang kedua tangan Lena.
"Hehehe... maaf ya, aku cuma bercanda aja tadi biar kamu bangun"
"Lain kali engga buat gitu lagi, sekarang kamu mending cepetan mandi! aku udah siapkan baju yang bisa kamu pakai untuk keluar. Oke?"
"Baiklah"
Meow melepaskan tangan Lena dan masuk ke dalam kamar mandi dengan membawa pakaian yang sudah di siapkan oleh Lena, sedangkan Lena menunggu sambil membaca chat grup dan chat dari Kia. Baru lima menit di dalam kamar mandi, Meow sudah keluar dengan hoodie dan celana jeans serba hitam.
"Cepat banget mandinya?"
"Aku engga mandi"
"Ih jorok, kenapa engga mandi?"
"Airnya terlalu dingin"
"Tapi kan, di shower ada air hangat juga"
"Aku engga suka air hangat"
Lena yang baru ingat kalau Meow itu kucing, jelas saja dia tidak mandi kucing kan memang takut dengan air. Pikirnya setelah Meow berubah jadi manusia semua yang dia lakuin akan mirip semua dengan manusia, tapi ternyata masih ada sisi kucingnya dalam bentuk manusianya.
"Ya udah yuk kita jalan sekarang"
Meow memakai topi hoodienya dan menggandeng tangan Lena sampai di depan taxi, bahkan sampai masuk ke dalam taxi saja dia tidak melepaskan gandengan tangannya dari Lena.
__ADS_1
...----------------...
Setengah jam mereka sampai di mall dan Meow masih melakukan hal yang sama, kali ini dia bahkan seperti pacar yang overprotective dengan menjaga Lena dari orang orang yang ada di dalam mall. Lena yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari Meow langsung merasa senang, tapi dia juga merasa tidak nyaman karena orang orang di sekitarnya terus memperhatikan mereka berdua.
"Meow, kamu engga perlu seperti ini" ucap Lena dengan suara berbisik.
"Memangnya kenapa Lena?"
"Kamu engga lihat ya? orang orang terus memperhatikan kita"
"Aku hanya ingin menjaga kamu saja"
"Ya sudah lebih baik kita pergi ke toko itu dulu deh"
"Baiklah"
Lena langsung menarik meow ke toko perabotan rumah tangga, tanpa menyadari kalau Meow dari tadi selalu melihat ke belakang. Karena dia melihat orang yang dia temui malam itu terus mengikuti mereka, dari pas mereka keluar rumah sampai mereka berkeliling di dalam mall.
"Permisi, mas sama mbaknya mau cari apa?" seorang pelayan toko menghampiri mereka berdua untuk menawarkan bantuan.
"Eum, i-itu saya cari" Lena yang bingung hanya celangak celinguk untuk melihat barang apa yang bisa dia jadikan alasan.
"Mbak sama mas pasti pengantin baru ya? kalau begitu biar saya bantu jelaskan produk yang ada di toko kami, silahkan ikut saya mas mbak"
"Oke"
"Jadi gimana? mas sama mbaknya tertarik yang mana?"
Bukannya menjawab Lena malah melihat ke Meow dan memberikannya kode, berharap kalau Meow punya alasan untuk menjawab pelayan toko itu. Benar saja harapan Lena terkabul Meow langsung merubah cara bicara seperti cowok cool dan langsung memberikan alasan yang bisa di terima, sekejap Lena semakin terpesona dengan Meow.
"Sekali lagi saya dan istri saya minta maaf ya mbak, sudah merepotkan mbak untuk menjelaskan. Tapi setelah mama saya pulang dari luar kota kami pasti akan beli sini"
"Baik mas, tidak merepotkan sama sekali karena itu sudah menjadi tugas saya" ucap pelayan itu sambil tersenyum.
"Kalau begitu kami permisi ya mbak"
Meow tersenyum dan langsung membawa Lena keluar dari toko itu, Lenapun hanya diam dan mengikuti saat Meow membawanya ke tempat baju baju cowok.
"Meow, kali ini kamu engga perlu panggil aku istri lagi ya" Lena memperingati Meow sambil tangannya sibuk memilih baju.
"Kenapa memangnya?"
"Hah, kamu tau engga apa arti kata istri?"
"Iya aku tau Lena"
__ADS_1
"Kalau begitu kamu engga boleh panggil aku dengan sebutan itu lagi ya, pahamkan?"
Lena yang terus mengoceh tidak menyadari kepergian Meow, dia baru sadar setelah Meow tidak menjawab pertanyaannya. Lena yang panik langsung mencari keberadaan Meow, takutnya dia tidak bisa menemui Meow lagi karena dalam mall yang terlalu luas.
Saat Lena akan menuju pusat informasi, namanya di panggil oleh seseorang dan dia berharap itu Meow. Tapi ternyata setelah Lena berbalik yang memanggilnya adalah Kia yang sedang bersama kekasihnya, ada perasaan sedih dihatinya karena apa yang Lena harapkan tidak sesuai kenyataan.
"Kia, kalian ngapain di sini?"
"Ya ngapain lagi emangnya selain belanja Len"
"Oh iya juga ya"
"Tadi gue sempat lihat lu kayak orang kebingungan gitu, emangnya lu lagi cari apaan di sini Len?"
"Oh itu, gue lagi cari seseorang Ki"
"Emang lu ke sini sama siapa?"
"Gue ke sini sama..."
"Maaf ya, aku tadi tiba tiba hilang pasti kamu khawatir ya?"
Ucapan Lena terhenti karena kehadiran Meow di sampingnya yang langsung merangkul pinggang Lena, bahkan Kia tiba tiba tidak bersuara lagi saat melihat Meow perasaannya antara bingung dan terpesona dengan ketampanan Meow.
"D-dia s-siapa lu Len? kenapa ganteng banget"
"Oh dia itu te..."
"Perkenalkan saya pacarnya Lena" ucap Meow sambil mengulurkan tangannya.
"P-pacar? kamu pacar Lena? seriusan?"
"Iya"
"Kalau gitu kenalin gue Kia sahabatnya Lena" Kia langsung membalas uluran tangan Meow.
"Kamu ya!"
Lena sedikit kesal dengan Meow, bisa bisanya dia bilang begitu di depan Kia. Pasti setelah ini akan muncul pertanyaan pertanyaan dari Kia tentang hubungannya dan itu pasti akan menambah daftar bohong Lena lagi.
"Ki bukan gitu biar gue jelasin ya"
"Udah lu engga usah bohong lagi sama gue Len"
"Tapi Ki lu harus dengerin gue dulu"
__ADS_1
"Engga perlu, mending sekarang kita pergi makan bareng yuk" Kia langsung menarik tangan Lena dan membawanya ke restoran yang ada di dalam mall, sedangkan Meow hanya tersenyum sambil mengikuti Lena dan Kia di belakang.