Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 11


__ADS_3

''Kalau begitu,saya permisi Pak''?.


''Tunggu sebentar''?.


Kakiku yang awalnya sudah mulai mengambil langkah seribu,kembali terhenti.''Iya,ada apa Pak''?.kepalaku menoleh menatapnya,namun tubuhku masih menghadap depan.aneh memang.


''Kau mau makan siang denganku''?.


Pertanyaan konyol apa ini''?.aku jelas tidak mau,bukan jual mahal,tapi aku tau posisiku,apa lagi banyak karyawan yang mengatakan laki-laki ini banyak digilai para karyawan,bahkan wanita yang ada diluaran sana,lagi pula gosip yang kudengar laki-laki ini sudah punya kekasih.


Ah,ayo sadarlah Jasmin dia bukan menyukaimu.


''Hey,kenapa kau suka sekali melamun''?.


Dia menepuk pundakku pelan,membuatku spontan berbalik.''Maaf Pak''?.saya permisi dulu''.aku langsung ngajir tampa menunggu jawaban darinya.


''Apa pekerjaanmu hanya mengoda laki-laki''?.


Ah sialan,baru saja membuka pintu,Bapaknya singga sudah berdiri tepat didepan pintu mambuatku terkejut.


''Maaf Pak''?.saya hanya menjalankan perintah bapak tadi''.jawabku singkat.


Aku tidak menjawab pertanyaan Bapaknya singga,bahkan diriku langsung ngacir menuju mejaku.


Kenapa dia menjadi menyeramkan begini''?.padahal dulu laki-laki ini kucing anggora yang manis dan imut.tepi kenapa bisa berubah jadi singga yang mengerikan.


''Mbak Jasmin,makan siang yuk''?.sapa rekan kerjaku bernama Lita.


''Ayo Mbak''.jawabku yang benar-benar sudah kelaparan,apa lagi sekarang memang waktunya makan siang.


''Mau kemana''?.tanya Rian menatapku tajam.


''Makan Pak''.kali ini aku tidak akan perduli jika dirinya melarangku untuk makan,aku takut sakit lagi,apa gunannya aku bekerja jika nyatanya aku sakit,aku bekerja agar bisa tetap bertahan hidup.tapi jika setiap hari aku telat makan''!.bukankah itu artinya aku bunuh diri secara tidak langsung.


Mana aku mau,lagi pula mana ada bekerja rodi begitu tampa makan,tanpa istirahat.aku hanya bekerja menjadi asisten menejer dibagian pemasaran,bukan bekerja menjadi bodyguard.


''Eh,kembali kamu''.


Tak kuindahkan pangilannya,persetan dengan masa lalu,yang lebih penting sekarang aku harus mempersiapkan masa depanku,apa lah artinya persiapan masa depan,kalau nanti ujung-ujungnya aku sakit sakitan.


''Jas pak Rian kok galak amat ya sama lu''?.aku melirik Lita sekilas,kemudian meraih kursiku dan duduk.


''Mana kutahu,emangnya sama kalian ngak galak''?.tanyaku sambil melangkah untuk memesan makanan.


''Ya galak sih,tapi ngak galak-galak amat''?.


Apa maksudnya ngak galak-galak amat''?.aku melirik Lita yang kini mengekorkiku dari belakang.


''Masa sih''?.tanyaku penasaran,mayan dapat info gartis.


''Iya,Pak Rian itu terkenal cuek dan dingin, pada semua cewek''.Lita terlihat begitu semangat menceritakan tentang Rian padaku.

__ADS_1


Apa itu semua karnaku''?.Ah geer kau Jasmin''?.


''Mungkin belum nemu yang tepat''?.jawabku asal,sambil meraih nampan yang diberikan pemilik kantin,karna pesananku sudah siap.


''Lho pak Abra''?.mataku melotot saat melihat Abra kini berdiri tepat didepanku,saat diri ini akan melangkah menuju kursi.


''Kenapa tidak menunggu saya''?.


Keningku mengernyit,menunggu apa maksudnya''?.


''Oh astaga''.aku menepuk jidatku dengan telapak tangan kiri,mengingat tangan mekananku membawa nampan.''Maaf pak, saya lupa''?.aslinya tidak lupa,tapi aku hanya merasa ajakan Abra hanya becanda,ditambah lagi perutku yang lapar membuat otakku sedikit konslet.


''Hem,ya sudah.ikut saya sekarang''?.tanganku langsung digiring menuju tempat makan para petinggi perusahaan.


''Ehh..Pak,saya mau diseret kemana ini''?.aku jelas panik,apa lagi banyak pasang mata yang sekarang menatapku dan Pak Abra.aku tidak mau jadi bulan-bulanan mereka.


Tapi tunggu''?.


Troumaku tidak kumat ya''?.biasanya aku selalu taremor saat berdekatan dengan laki-laki asing.tapi ini tidak,apa aku sudah sembuh ya''?.


''Ayo duduk''.lamunanku buyar saat mendengar suara Pak Abra yang memintaku duduk.


''Pak,saya kesana saja ya''?.pintaku dengan nada memelas.


''Disini saja''?.ucapnya dengan wajah datar dan kembali kemode garang.


Menyebalkan,kenapa dikantor ini semua orang memiliki kepribadian ganda.


"Aduh dia malah ada disini lagi"?.aku membatin saat mataku tampa sengaja melirik Rian yang sedang menatapku tajam."Matilah aku"?.


"Ehem"?.aku menoleh saat mendengar suara deheman.


"Kenapa belum makan"?.Abra menatapku tajam."Apa mau saya suapi"?.


"Tidak Pak"?.jawabku gugup, pertanyaan Abra membuatku gelagapan.detik berikutnya diriku langsung menyantap makananku dengan semangat,aku yakin setelah ini bakalan ada kerja rodi,itu artinya aku butuh tenaga banyak.


"Pelan-pelan makannya,nanti kau keselek"?.


Aku menatap Abra sekilas.


Kenapa dia baik sekali denganku"?.


''Uhuk..uhuk''.sialan.karna terlalu terburu-buru aku sampai keselek.


''Ini minum''.kepalaku mendongak melihat siapa yang kini sedang menyodorkan minuman padaku.


''Pak Abra,Pak Rian''?.mulutku mengaga tak percaya,detik berikutnya aku langsung meraih minumanku sendiri.


Kenapa mereka''?.ah apa perduliku,yang penting aku makan.agar bisa lanjut kerja dan lanjut menjalani hidup penuh perjuangan, mengingat aku hanya hidup sebatang kara.


Ekor mataku melirik Rian yang kembali melangkah menuju kursinya,laki-laki itu hanya melengos tampa suara.

__ADS_1


Dasar aneh.


''Are you Ok''?.


''Saya ok Pak''?.jawabku disela-sela nafasku yang masih memburu.


''Bapak tidak makan''?.aku melirik makanan miliknya yang sejak tadi hanya dibiarkan begitu saja,tanpa disentuh.


''Oh iya,ini mau makan''.


''Kalau gitu saya permisi dulu Pak''?.aku sudah bangkit berdiri dari dudukku.kedua tangannya membawa nampan yang isinya piring kotor bekasku makan.


''Kemana''?.


Jiaah''?..dia malah bertanya kemana''?.ya nyuci piring lah Pak,igin aku mengatakan itu tapi apa lah daya nyaliku tidak sehebat itu.


Dikantor tempatku bekerja diwajibkan mencuci piring setelah selesai makan,mengingat semua karyawan yang bekerja disini makan siangnya ditanggung perusahaan.


''Nyuci piring Pak,apa lagi''?.jawabku santai.detik berikutnya aku dengan secepat kilat melangkah pergi.


Aku rada ngeri-ngeri sedap, jika duduk satu ruangan dengan Rian,entahlah.laki-laki itu sepertinya begitu membenciku.


Wajar sih,karna aku pergi darinya disaat cinta diantara kami berdua sedang mengebu-gebu,namun andai dirinya tau apa alasanku pergi menjauh darinya,aku yakin Rian tidak akan memperlakukanku seperti ini lagi.


Aku mengelengkan kepalaku,mengusir semua pikiran yang kini melayang pada masalalu.aku tidak mau mengingat itu lagi, aku harus pokus dengan masa depanku, karna itu lebih penting.


''Jasmim,lu kok ninggalin gue tadi''?.aku yang sibuk mencuci piring bekasku makan seketika menoleh saat mendengar suara yang sangat kukenal.


''Maaf Ta''?.


''Lu ada hubungan apa dengan Pak Abra''?.


Aku mengeleng lemah''Tidak ada''.jawabku sambil meletakkan piring yang sudah bersih ketempatnya.


''Kirain lu mau jadi perebut pacar orang''?.


Aku tertawa hambar saat mendengar tuduhan Lita.


''Kok malah ketawa sih''?.gue serius tau''.


''Iya gue tau,lo serius.''Menganggukan kepalaku masih disertai kekehan,ada gunanya juga aku kenal dengan Lita,dia anaknya asik dan enak diajak ngobrol.''Gue juga serius,lagian mana ada Pak Abra mau sama gue,udah jelek,kurus,miskin lagi''.celetukku diiringi senyum getir.


''Lah,lu jangan merendah gitulah,lagian siapa bilang lu jelak''?.lu itu cantik tau''.


''Ya sudah,ayo masuk''.aku sudah tidak berminat lagi membahas masalah yang tidak penting,lagi pula entah perasaanku atau apa''?.yang jelas saat karyawan lain melihatku makan dengan Abra,sekarang mereka menatapku sinis dan tajam.entah perasaanku saja,aku tidak tau.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2