
Mencoba mendorong Dada Ilham yang kini semakin mengila,bahkan tangan yang masih menancap jarum infus itu sudah berkeliaran dimana-mana,membuat Jasmin ngeri sendiri.
''Sayang,Mas ngak tahan''?.lirihnya dengan nada berat.
''Ini dirumah sakit Mas''.mendorong wajah suaminya yang masih berusaha mengecup bibirnya.
''Tapi Mas pengen sayang''.entah sejak kapan Ilham,laki-laki kaku itu kini berubah menjadi laki-laki mesum dan juga bucin.
''Nanti Mas,setelah sembuh''.pintanya tak yakin,entahlah,setelah ini dirinya dan Ilham bisa bertemu lagi,mengingat Ilham masih dalam tugas dan dirinya harus segera kembali kejakarta.
''Serius''?.tanya laki-laki itu dengan penuh harap.
Jasmin mengangukkan kepalanya mengiyakan apa yang Ilham katakan,lagi pula tak mungkin dirinya melayani suaminya disini,dirumah sakit.itu pasti akan sangat malukan.
kalau rumah sakit ini ada CCTV didalamnya sudah bisa dipastikan dirinya akan malu.karna pasti akan banyak para tenaga medis melihat apa yang baru saja mereka lakukan.
''Cup''?.mengecup sigkat bibir istrinya.''Tidurlah''?.menjatuhkan tubuh tegapnya tepat disamping istrinya itu.
''Mas ini tangannya bedarah lho''?.Jasmin langsung duduk dari berbaringnya saat melihat selang infus suaminya berdarah.
''Mau kemana''?.menarik lengan istrinya saat wanita itu akan beranjak turun dari tempat tidur.
__ADS_1
''Mau mangil Dokter Mas''.jawabnya dengan wajah panik.
Bukannya menjawab Ilham malah terkekeh,jemari tangannya mengusap kepala istrinya lembut.''Mas ngak akan mati hanya karna ini sayang''?.
''Mas''?.kesal Jasmin dengan mata berkaca-kaca.bagai mana bisa laki-laki didepannya ini tertawa disaat dirinya sakit''?.
''Sayang banget ya sama Mas''?.godanya, membuat Jasmin semakin kesal.
''Eh jangan manyun gitu,nanti Mas cium lagi mau''godanya lagi membuat Jasmin semakin melipat bibirnya.
''Udah tidur sini''!.kembali menepuk kasur yang ada disampingnya.
Kali ini Jasmin menurut,selain tubuhnya yang lelah matanya juga mengantuk.membaringkan tubuhnya dengan pelan disamping suaminya, ruangan VVIP yang Ilham tempati memiliki Bed yang lumayan cukup untuk mereka berdua meskipun harus berdesak-desakan. mengingat tubuh Ilham yang tinggi tegap.namun itu yang Ilham inginkan bisa berdekatan dengan Jasmin dan memeluk wanita itu sepanjang malam adalah keinginan dirinya sudah sejak lama.
''Cantik''Tatapan matanya menatap garis wajah istrinya lekat.jemari tangannya menyusuri setiap lekuk wajah wanita yang kini bergelar menjadi istrinya itu.
Dirinya tidak pernah berpikir bisa mendapatkan Jasmin dengan cara mudah seperti itu, mengingat saingannya begitu banyak.namun karna takdir dan jodohnya adalah Jasmin,maka apa pun halangan-nya tak akan menjadi masalah bagi mereka dan buktinya wanita yang awalnya iya puja-puja dari jauh,kini bisa iya nikmati wajah cantik itu dari dekat.
Entah pukul berapa Ilham berhasil terlelap namun tepat pukul empat subuh laki-laki itu terbangun karna merasakan ada pergerakan.
''Sayang mau kamana''?.tanya Ilham saat melihat Jasmin akan beranjak pergi.
__ADS_1
Jesmin menoleh.''Eh Mas,aku gangu ya''?.tanya wanita itu tak enak hati.
''Ngak,Mas nanyak Adek mau kemana''?.jemari tangannya menarik kepala istrinya,mengecupnya lembut penuh kasih sayang.
''Mau sholat Mas''.jawab Jasmin dengan wajah kikuk.
Sungguh perlakuan Ilham yang seperti ini mampu membuatnya melayang,entah kemana''.perutnya mengelitik geli dan entahlah rasa apa yang kini sedang iya rasakan.
''Mas juga mau sholat''?.
Jasmin mengernyit.''Tapi Mas kan masih sakit''?.
''Mas hanya luka lecet sayang,ngak ada yang patah,lagi pula sholat itu wajib bukan sunat''?.
Jasmin tersenyum senang,ternyata selain baik suaminya itu juga taat dengan agamanya,dan entah kenapa kini dirinya semakin yakin bahwa Ilham adalah jodoh yang terbaik dikirimkan Allah untuknya.
''Ayo,aku bantu Mas''?.bangkit berdiri dan mengulurkan tangan untuk membantu suaminya.
🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.