
''Aduh,sakit sayang''.Abra meringis saat Jasmin mengusap bibirnya yang pecah dengan kapas yang sudah diolesi anti biotik.awalnya Sopia yang ingin mengobati putranya itu,namun Abra dengan cepat mengelak dan meminta Jasmin untuk mengobati dirinya.bisa habis dirinya jika sampai mamanya yang mengobati.
''Idih manja''.cibir Sopia yang sedari tadi berdiri diruang tamu,menetap putranya kesal.
''Eh..eh..ini bukannya Opa korea itu ya''?.beberapa Ibu-ibu yang membantu dirumah Jasmin,berdatangan saat mengetahui siapa laki-laki yang mengunakan hoodie hitam yang kepalanya ditutup.
''Bukan ibu-ibu maaf,putra saya bukan Artis. lagian dia bukan orang korea, tapi keturunan korea''.celetuk Sopia asal.membuat wanita didepannya menoleh.
''Oh,Ibu mamanya ya''?.sapa seorang wanita paruh baya sok kenal.
''Iya Ibu,kenalkan nama saya Sopia,dan ini putra saya Abra''.Sopia menyapa para Ibu-ibu yang ada disana dengan ramah.
''Jeng Sopia ayo kita makan dulu sudah siang''.ajak Siti yang risih melihat para emak-emak gatel yang mengelilingi calon suami Jasmin,wanita paruh baya itu juga sudah tau jika Abra yang tetangganya maksud adalah calon suami Jasmin.itu semua iya ketahui dari Sopia orang tua Abra sendiri.
''Oh Iya Jeng,ayo,sayang ayo makan barang''?.ajak Sopia pada putra dan calon menantunya itu.
Jasmin menoleh.''Iya Ma''.jawab wanita itu disertai angukan.detik berikutnya menoleh pada Abra''Bapak makan sekarang''?.
''Ck''.Abra berdecak.''Kenapa pangilannya masih kayak gitu sih sayang''?.padahal besok kita udah mau tunangan lho''?.kesalnya mencabik.
''Eh,iya maaf,ayo makan''?.jawab Jasmin kikuk. detik berikutnya wanita itu langsung bangkit berdiri,kepalanya menoleh pada Wulan.''Lan,lu makan barang gue''?.tanya wanita itu lagi.
Wulan menganguk.''Iya dong''.jawabnya cepat. bahkan kakinya sudah melangkah duluan meningalkan Jasmin dan Abra.
''Ayo Mas''.Abra menganguk.seperti biasa, tangannya dengan cepat meraih jemari Jasmin,laki-laki itu semakin posesif saat melihat banyaknya pasang mata yang menatap lekat calon istrinya itu.
''Sayang"?.bisiknya
''Ya''.Jawab Jasmin pendek.
''Lain kali kalau keluar rumah pakai masker ya''?.permintaan Abra membuat kening Jasmin mengernyit.
''Maksudnya''?.kakinya berhenti melangkah,matanya menatap Abra heran.
''Ya supaya laki-laki lain ngak bisa menikmati kecantikan kamu''.mengusap tengkuknya cangung.
''Posesif banget Pak''.celetuk Wulan tepat ditelingga Abra.membuat laki-laki itu berdecak.
''Abang ganteng,makan sama Dio yuk"?. sini''.Dio melambaikan tangannya mengajak Abra duduk didekat bocah konyol itu.
''Didekat Dio yuk sayang''.tanpa menunggu jawaban dari Jasmin Abra langsung menarik wanita itu mendekati Dio,duduk lesehan membuat laki-laki itu sedikit kesulitan.
Sopia melirik putranya yang sejak tadi berusaha mengikuti cara bapak-bapak yang duduk disana.
Dari kecil sampai sedewasa ini Abra memeng tidak bisa duduk bersila,harusnya sejak dulu Sopia mengajarkan putranya itu caranya duduk dilantai.supaya putra tidak malu seperti ini
__ADS_1
''Kenapa Pak''?.Jasmin menatap calon tunangannya itu heran.
Abra tersenyum canggung.''Mas ngak ngerti caranya duduk kayak gitu''.menunjuk bapak-bapak yang duduk dengan tenang.
Jasmin,Dio dan Wulan sontak terkikik geli.''Auh-Abang ganteng,masak duduk bersila ngak ngerti''?.celetuk bocah kecil itu hingga membuat semua yang ada disana seketika menoleh.
Abra mengaruk tengkuknya sungkan.''Maaf, bapak-bapak,ibu-ibu''.lirihnya membuat semua yang ada disana menjawab serentak.
''Seenaknya aja Mas''?.
Ahirnya setelah berusaha beberapa saat, laki-laki itu bisa juga duduk dengan benar.itu pun atas didikan Dio.
''Sayang,ambilkan nasi Mas''.pintanya dengan nada manja.
Jasmin menoleh.''Mas mau makan pakai apa''?.
Abra melihat-lihat menu yang ada,ada ayam rendang,rendang daging,sop ayam bakso,sambal terasi,rebus daun singkong,goreng ikan asin,dan ada juga ikan dan seafood.itu semua yang dibawa ketiga Art yang dikirim Sopia tadi pagi.
''Apa aja deh sayang,asal jangan pakai sambal, bibir Mas perih''.keluhnya manja.
Akhirnya Jasmin mengambil sop, Seafood dan sedikit rendang daging.''Ini''.menyodorkan piring tepat didepan calon tunangannya itu.
''Suap sayang''.pintanya lagi.
"Ya tuhan,apa jadinya Abra jika pernikahan mereka batal''?.
Sopia mengelangkan kepalanya untuk mengusir pikirannya buruknya sendiri.
''Suap sendiri Mas''.pinta Jasmin dengan wajah kikuk,apa lagi kini banyak pasang mata menatap dirinya.
''Mas maunya disuapi kamu''.pintanya lagi.''Mulai dari sekarang setiap ada kamu Mas maunya disuapi kamu''.sambungnya lagi.
Jasmin menarik nafasnya panjang.''Baiklah''.menebalkan mukanya, dirinya benar-benar malu sekarang.bahkan pipinya sudah merona merah.Abra memang benar-benar.
"Sabar Jasmin,sabar,buktikan semuanya, jika memang terbukti Abra pelakunya"?.balas dendam.tak lupa bekerja dengan semangat agar kau punya modal untuk kabur"?.batinya.
🔥🔥🔥🔥🔥
Ditempat lain.
"Huek..huek..huek"?.
Sudah hampir satu minggu disekap dan selama itu pulalah Alin muntah-muntah setiap hari.
"Ya tuhan,sakit sekali"?.gumamnya pelan. jemari tangannya mencengram perutnya yang melilit seperti diaduk.
__ADS_1
"Nona,anda baik-baik saja"?.tanya anak buah Abra,disertai ketukan dipintu kamar mandi.
"Saya tidak baik-baik saja Pak".jawab wanita itu dengan nada lemah."Tolong keluarkan saya dari sini Pak,saya mohon"?.pintanya lagi.jemari tangannya bertumpu pada Westafel.
Keringat membanjiri kening dan juga tubuhnya.
"Maaf Nona,Tuan tidak mengizinkan anda kemana pun"?.jawab laki-laki itu dengan nada datar.
"Aaarrrggg"?.Alin menjambak rambutnya frustasi.jika lama-lama dikurung seperti ini dirinya bisa gila.
"Aku harus cari akal"?.gumamnya begitu palan."Jika tidak aku bisa mati disini,kenapa Abra menjadi semengerikan ini"?.,gumamnya lagi.jemari tangannya mengusap lengannya bekas sayatan Abra beberapa hari yang lalu.
Alin benar-benar tidak menyangka Abra bisa melakukan itu semua dengan dirinya,pasalnya mereka berdua sudah sejak kecil bersama-sama,namun entah kenapa semakin kesini laki-laki itu semakin menankutkan.
"Pak,saya mau makan es kepalapa muda".pintanya setelah keluar dari kamar mandi.
"Tunggu sebentar Nona"?.laki-laki itu merogoh samartphone miliknya dari saku celana Jens yang iya kenakan.
"Maaf Nona ponsel Tuan muda tidak aktif"?.ucapnya setelah menghubunggi Abra beberapa kali.
"Aaarrrggg"?.kembali Alin menjerit,jemari tangannya menarik kerah kemeja laki-laki didepannya"Kenapa kalian melakukan ini padaku"?.pekiknya geram.
Sekarang wanita cantik nan seksi itu benar-bemlnar terlihat kacau,rambut acak-acakakn,tubuh kurus,mata cekung dan jangan lupakan,lengannya yang diperbah akibat luka goresan yang Abra berikan.
"Maaf Nona,saya hanya menjalankan perintah"?.setelah mengatakan itu semua laki-laki jangkung itu langsung melangkah pergi menjauhi Alin yang kini menangis sesegukan.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Ditempat lain.
"Istirahat disini saja Mas"?.Jasmin membawa laki-laki itu menuju kamarnya, tak lupa ditemani Wulan dan Dio.agar terhindar dari fitnah dan gosip para netizen yang bermulut lemes.
"Iya,makasih"?.laki-laki yang menolak diajak Sopia pulang itu memilih istirahat dikamar Jasmin siang itu.
"Aku keluar dulu Mas,kalau ada apa-apa pangil aja"?.
"Jangan pergi temani Mas"?.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
Tbc
__ADS_1