
Abra diam terpaku mendengar apa yang Alin katakan,kedua tangannya terkepal kuat menahan geram. detik berikutnya tawa laki-laki itu pecah,hingga membuat tubuh Alin merinding dan bergetar takut.
Tubuh Abra berbalik,tatapan matanya tajam memghunus.''Apa kau bilang''?.menatap wajah tirus itu penuh aura membunuh.
''Aku hamil Ra''?.Alin meremas gaun yang iya kenakan.ada perasaan takut merayap dihatinya.namun dirinya harus melakukan ini semua.dirinya tidak mau kehilangan Abra, hanya ini jalan satu-satunya yang bisa iya lakukan.
Mendengar apa yang Alin katakan kembali tawa Abra pecah.
Alin yang melihat wajah Abra yang begitu menakutkan berinsut mundur.
''Kenapa mundur''?.kau takut''?.kakinya melangkah semakin dekat.kembali tawa menyeramkan itu memenuhi kamar.''Ayolah Alin aku tidak bodoh,aku selalu mengunakan pengaman saat berhubungan denganmu''.satu tangannya mencengkram rahang Alin kuat,hingga wanita itu terpekik tertahan.
''Jangan pernah main-main dengan seorang Abraham,jika kau masih menyeyangi nyawamu,bukankah sejak dulu kau tau siapa wanita yang aku cintai''?.semakin kuat mencengkram wajah tirus Alin.
''Tttaaapi aku serius Ra''.Alin berbicara dengan nada terbata-bata.
''Oh,ayolah Alin,aku bisa menghabisimu sekarang juga jika aku mau,jangan berharap apapun dariku hingga merencanakan hal konyol seperti ini''.melepaskan cengkramannya dari rahang Alin kasar.''Pergi dari Jakarta jika kau masih sayang nyawamu jika tidak''?.mengeluarkan pistol yang sengaja iya bawa untuk menekuti Alin.''Senjata ini akan menembus jantungmu''?.mengacungkan pistol tepat dijantung Alin.
Alin bergidik,jantungnya berpacu lebih cepat. wanita itu benar-benar ketakutan sekarang.
''Pergilah dari kota ini,dan jangan pernah kembali lagi, jika kau masih menyayangi keluargamu,dan juga nyawamu sendiri''.setelah berkata seperti itu Abra melangkahkan kakinya keluar kamar.
''Besok bawa dia kebandara aku sudah mengurus keberangkatannya''.
''Baik Tuan,ada lagi''?.tanya laki-laki itu,dirinya tidak mau salah menjalankan tugas.karna Abra bukanlah orang yang mau memaafkan sebuah kesalahan sekecil apa pun itu.
''Pastikan dia tidak akan kembali lagi kesini''?.jemari tangannya meraih jaket,kacamata dan kunci mobil.''Nanti akan kutranfer uang untukmu''.sambil mengenakan jaket dan kaca mata hitam miliknya.
''Baik Tuan,terimakasih''.laki-laki tinggi tegap itu menunduk hormat.
''hem''.hanya menjawab dengan gumaman,detik berikutnya kakinya langsung melangkah keluar dari gedung Aparteman.
''Hamil''?.gumamnya begitu pelan,jemari tangannya mencengkram setir mobil kuat.''Tapi bagai mana bisa''?.laki-laki itu masih tidak percaya dengan apa yang Alin katakan,sedikitpun diringa tidak percaya.pasalnya selama mereka beehubungan,dirinya selalu mengunakan pengaman,lalu''?.
''Aarrrrgggg''.sialan dia mau main-main denganku sekarang''?.mencengkram stir mobilnya kuat.''Aku harus menyingkirkan Alin secepatnya,jika tidak semua rencanaku akan hancur''.meraih semartphone miliknya dan menghubungi anak buahnya.setelah mengatakan apa yang dirinya inginkan laki-laki itu dengan cepat memutuskan sambungan telfon.
__ADS_1
Seringai licik terbit dibibir tipisnya.''Jasmin''?.gumamnya dengan senyum penuh mistri.
''Dari mana lagi kamu Abra''?.baru saja membuka pintu rumah,Sopia sudah berdiri didepan dirinya dengan berkacak pinggang.
''Dari luar sebentar Ma''?.jawabnya sambil menyalami tangan sang Mama dan menciumnya dengan takzim.
Sopia menarik nafasnya panjang.''Mama harap kamu serius dengan pernikahan ini''?.entah kenapa sekarang Sopia merasa tak yakin Jasmin bisa merubah putranya menjadi lebih baik.
Entahlah dirinya takut putranya akan membuat hidup Jasmin menderita.
''Mama tenang saja''.kakinya sudah mulai melangkah menaiki tangga,tepatnya memasuki kamar miliknya.
Membuka jaket dan kaca mata miliknya,detik berikutnya laki-laki jangkung itu langsung melangkah menuju ruangan rahasia miliknya.
Tatapan matanya mengintari ruangan yang
luas itu.ada banyak foto Jasmin disana,bukan hanya puluhan tapi mungkin ada ratusan bahkan ribuan.
''Sayang''.jemarinya meraih satu buah foto dan mengecupnya berkali-kali.
''Oh sayang aku merindukan kemolekan tubuhmu''.tubuhnya berputar-putar,obsesi membuat laki-laki tampan itu kehilangan akal.
Bahkan Abra menjadikan foto Jasmin untuk menjalankan fantasi liarnya.
Gila memang.
''UMMMAAAHHH''.menciumi foto perempuan berseragam SMA yang ada ditangannya.''Kau benar-benar cantik,oh..aku gila karnamu''.memeluk foto Jasmin sambil berputar-putar.''Kau semakin cantik dan seksi sekarang,aku sudah tak sabar ingin menikmati tubuhmu lagi''.gumamnya dengan wajah mupeng.
''Abra sayang''?.terdengar pangilan dari Sopia membuat laki-laki itu berdecak.namun tak hayal kakinya melangkah mendekati meja, meletakkan foto Jasmin diatas meja.kemudian keluar dari ruangan rahasia miliknya dan langsung menguncinya.detik berikutnya laki-laki itu langsung menarik horden penutup ruangan milik itu.
''Ada apa Mama''?.menatap mamanya heran,ngapin pula Mamanya itu mengedor kamarnya tengah malam buta begini''?
''Ayo ikut mama,kamu ini katanya mau tunangan''!. tapi kenapa malah kelayapan''?.Sopia mengomel panjang lebar. namun tak hayal jemari tangannya menarik Abra menuju ruang tengah.
Mata Abra menyipit saat melihat banyaknya hamparan barang-barang hingga memenuhi ruang tengah mereka.''Ini apa Ma''?.tanya laki-laki itu dengan tatapan heran.
__ADS_1
''Ck''.Sopia berdecak kesal, bisa-bisanya putranya itu bertanya.''Ini itu hantaran untuk besok lah,kamu itu gimana sih''?.katanya mau melamar tapi ngak tau syarat melamar itu apa''?.menimpuk pundak kokoh putranya dengan kesal.
Abra meringis,jemari tangannya mengaruk kepalanya,detik berikutnya laki-laki itu langsung bersuara.''Abra ngak tau Mama''.
''Plak''.
Lagi-lagi laki-laki itu mendapatkan geplakan dari mamanya.''Kamu itu mau tunangan tapi ngak tau apa syarat meminang anak gadis orang,dengar ya Ra''?.mau melamar kerja aja harus lengkap syaratnya,apa lagi mau melamar anak dara orang''.
Abra menutup kupingnya yang panas karna Mamanya terus saja mengomel sampai kupingnya panas.''Udah dong Mama,Abra minta Maaf''?.bertolak belakang sekali,Abra didepan Mamanya terlihat begitu lembut.namun jangan salah laki-laki ini seperti memiliki sisi diri yang lain.laki-laki ini bisa menakutkan dan juga lembut dengan waktu yang bersamaan.
''Aduh,kamu ini.Mama itu dari tadi nungguin kamu tau ngak''?.kesal Sopia mencabik.
Abra menutup kupingnya kembali,andai dirinya bisa kabur sekarang''?.sudah sejak tadi iya lakukan.tapi Abra tidak mau dikutuk jadi batu,dirinya takut dengan azab allah tentang anak durhaka.
Dirinya bukan laki-laki yang baik,tapi paling tidak ada sisi dirinya yang baik,yaitu tidak berani berbicara kasar dengan kedua orang tuanya.
''Ada apa sih Ma''?.Adlan yang dari tadi sudah terlelap,kini kembali terbangun saat mendengar suara berisik yang berasal dari luar.
''Tau nie,coba lihat tingkah anak Papa,tu''?.menunjuk para Art yang subuk mendekor hantaran yang dihias hingga menjadi seindah mungkin.''Mereka pada sibuk kerja,Abra malah sibuk kelayapan entah kemana''?.
''Abra ngak kelayapan Mama''.
''Trus kamu dari mana''?.
Adlan mengelangkan kepalanya melihat tingkah istri dan putranya,keduanya sudah seperti anjing dan kucing, kalau sudah bertemu.tapi jika sudah berpisah,bakalan kalang kabut satu sama lain.
Heran.
''Oh iya,Alin kemana''?.kenapa sudah lama tidak kerumah''?.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.
__ADS_1
Tbc.