
Kehilangan bukanlah sesuatu yang mudah untuk diterima,apa lagi untuk ikhlas.sudah berhari-hari dirinya hanya membolak balikkan smartphone miliknya berharap ada kabar dari mertuanya yang pergi mencari suaminya yang hilang entah kemana''?.
''Hufh..hufh''.tarikan nafas berkali-kali terdengar,sudah hampir dua jam Jasmin duduk diteras rumah,berharap dirinya melihat tubuh tegap suaminya melangkahkan kakinya mendekati dirinya saat ini,jemari tangannya mengusap perutnya yang masih rata.
''Sabar Nak,Ayah pasti akan kembali''.setitik air matanya jatuh tampa bisa iya tahan.
''Nak,ayo masuk sudah siang''.Ambar melangkah mendekati menantunya,wanita paruh baya yang sama terpukulnya dengan sang menantu mencoba untuk kuat demi menantu dan cucunya,yang kondisinya saat ini lebih memperhantinkan.mengingat wanita itu kini sedang hamil muda,namun cobaan yang kini sedang keluarga mereka hadapi mampu membuat hati wanita itu terpukul bahkan Jasmin sangat susah disuruh makan.
''Jasmin ngak lapar Ma''.kepalanya melongok kejalan raya.
Membuat Ambar membuang nafasnya kasar.''Ilham pasti pulang Nak,Mama harap kamu kuat demi bayi kalian''.
Bukannya menjawab,Jasmin malah menangis sesegukan.
''Ilham pasti akan sedih melihat kondisimu serti ini sayang''.mengusap pungung menantunya lembut.''Mama harap kamu bisa sabar untuk menghadapi cobaan ini,Ilham Pasti akan kembali,Mama yakin dia akan sedih jika melihatmu seperti ini''.menarik kursi yang ada disamping Jasmin dan duduk disana.''Hati Mama mengatakan jika putra Mama sekarang sedang baik-baik saja''.
Terpaksa wanita itu berbohong,demi menantu dan juga cucunya.
''Benarkah Ma''?.kepala yang tadinya menunduk langsung mendongak.''Kalau Mama yang bilang Jasmin yakin,karna Mama pasti punya ikatan batin dengan putra Mama''.sebenarnya dirinya juga merasakan hal yang sama,hanya saja pernah kehilangan orang yang iya sayangi,membuat wanita itu takut untuk berharap lebih.
Ambar membuang wajahnya ketempat lain saat melihat binar bahagia diwajah menantunya.''Benar Nak,ayo makan.Ilham pasti akan sedih melihatmu begini''.
__ADS_1
''Iya Ma''.kakinya dengan cepat melangkah memasuki rumah,matanya melirik laki-laki tampan yang sudah hampir satu minggu ini menemani mereka.
''Eh Jas,ayo makan''.ajak Danu dengan mulut penuh makanan.
''Eh..iya''mendaratkan bokongnya dikursi tepat disaping Ambar.
''Ini Ayam rendang kesukaan Ilham,dan sekarang menjadi makanan kesukaan cucu nenek juga''.celetuk Ambar membuat sudut bibir Jasmin tertarik.
Melihat makanan yang ada didepannya membuat Liur Jasmin hampir menetes.
''Lho kok pakai tangan Nak''?.tanya Ambar saat melihat Jasmin melangkah menuju wastafel,kemudian kembali menuju meja dan makan mengunakan tangan.
''Lebih enak pakai tangan Ma''.?
Mendengar nama suaminya disebut membuat suapan wanita itu terhenti.tatapan matanya menerawang jauh kesana,dirinya makan enak disini,ditempat nyaman.''Apa Mas Ilham sudah makan disana,apa Mas Ilham tidur dengan baik disana''.air mata yang sedari tadi sudah berhenti kembali mengalir deras.
''Maafkan Mama Nak''?.Ambar yang melihat menantunya kembali menangis menjadi menyesal,sungguh tak ada niat hati wanita itu untuk mengingatkan Jasmin pada Putranya, semua kata yang keluar dari bibirnya sungguh hanya spontan.saat melihat menantunya bisa makan dengan lahap setelah dirinya membuatkan makanan kesukaan putranya.
''Tidak apa-apa Ma,Mama tidak salah,aku saja yang lemah''.menghapus air matanya kasar.''Mama benar,Mas Ilham pasti tidak suka dengan wanita lemah''.lirihnya saat ingatannya tertuju pada beberapa saat yang lalu,tepatnya saat suaminya akan berangkat tugas.
''Adek harus kuat''??.
__ADS_1
Bukankah kata itu Ilham katakan agar dirinya bisa menjadi wanita kuat. apa lagi sekarang ada janin yang harus iya jaga.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ditempat lain.
''Bagai mana''?.tanya Rizal pada anggotanya.
''Belum ada tanda-tanda Mayor''.
Laki-laki paruh baya itu menghembuskan nafasnya berat.''Dimana kamu Nak''?.lirihnya benar-benar terlihat lemah.apa yang harus iya katakan pada istri dan menantunya jika pencarian mereka belum juga membuahkan hasil,padahal para bandit yang menjadi biang masalah sudah tertangkap.bahkan sebagian banyak yang tewas.namun kenapa sampai sekarang putranya belum ditemukan''?.
''Kuatlah Nak,hati Papa mengatakan kau masih hidup''.matanya terpejam untuk menahan genangan air mata agar jangan sampai jatuh.''Aku tidak boleh lemah saat ini,harapan keluarga ada padaku''.
''Mayor ayo kita kembali,sekarang sudah mulai gelap''.
🍇🍇🍇🍇🍇
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.
__ADS_1
Tbc.