Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 30


__ADS_3

Jasmin mengepalkan tangannya mencoba menetralkan emosinya yang tiba-tiba ingin meledak,jemari tangannya mengusap wajahnya yang basah kuyup dengan minuman yang Lita bawa.


''Brak''?.kembali suara gebrakan meja,karna Karin kembali mengebrak meja dengan wajah angkuh dan sombongnya.wanita itu merasa berada diatas angin sekarang,karna merasa Jasmin tidak akan mampu melawan dirinya.


''Takut lu,sama gue''?.cibirnya diiringi kekehan.


Jamsin diam.


''Hey Karin,dasar lu ya''?.apa masalah lu''?.Lita benar-benar tak habis pikir dengan rekan kerjanya itu,bagai mana bisa Karin bertingkah serendah itu hanya untuk seorang laki-laki yang sama sekali tidak pernah menoleh pada dirinya.


Kan aneh.


''Lu diam ya''?.menunjuk wajah Lita kesal.


''Lu''?.Lita menunjuk wajah Karin,namum belum sempat dirinya bersuara,suara lirih dan tajam Jasmin terdengar.


''Apa mau lu''?.bukan tak sanggup melawan, namun sebisa mungkin Jasmin tidak ingin memiliki musuh,mengingat dirinya hidup didunia ini hanya sebatang kara,bahkan dirinya berasal dari keluarga sederhana,rumah pun dirinya tak punya,bagai mana bisa dirinya mencari musuh dan sok jago.sementara dirinya disini hanta remahan rempeyek.sangat gampang bagi orang-orang yang angkuh dan berkuasa untuk menghancurkan anak yatim piatu seperti dirinya.


Bukannya menjawab Karin malah tertawa lapas.


''Mau gue''?.


''Byur''.kembali satu gelas air mendarat indah dikepala Jasmin.


''Oh lu mau kita main siram-siraman''.mulutnya berbicara namun tangannya meraih mangkuk soto miliknya yang begitu banyak dibubuhi Cabe,karna Lita tau dirinya pencinta pedas dan''?.


''Byur''?.


''Aaaaarrrggg''.perih sialan,kau gila ya''?.sontak itu semua membuat Karin histris.tubuhnya berputar-putar tak tentu arah.


Kali ini giliran Jasmin dan yang ada disana tertawa lepas,melihat penderitaan Karin.


Puas tertawa hingga akhirnya Jasmin memilih melangkah menuju toilet yang ada dilantai bawah.


''Aaaaarrrggg''.


''Buk''.


Memukul tembok yang ada disampingnya berkali-kali,hingga punggung tangannya mengeluarkan banyak darah.''Kenapa semuanya bergitu kejam denganku"??. Hah''???..diiringi air mata,namun umpatan dan sumpah yang iya keluarkan sesekali terdengar tawanya yang begitu penuh luka.


''Apa kalian tidak tau bagai mana sulitnya aku menjalani hidup''?.tangannya terkepal kuat.matanya tertutup rapat berharap air mata sialan miliknya segera berhenti menetes.

__ADS_1


''Tok..tok..tok''?.


''Jasmin buka pintunya Jas''!.Lu baik-baik aja kan''?.terdengar ketukan dipintu membuat Jasmin membungkam bibirnya dengan tangan agar suara tangisnya tidak terdengar sampai keluar.


''Tok..tok...tok''.Jas Lu didalam kan''?.kembali terdengar ketukan bertubu-tubi,namun Jasmin tetap bergeming.


''Pak Abra''?.Lita yang sejak tadi sibuk mengetuk pintu,sama sekali tidak menyadari kedatangan Abra.yang jelas kini laki-laki itu sudah berdiri dibelakangnya dengan wajah kawatir.


''Jasmin mana''?.tampa menjawab pertanyaan Lita,laki-laki itu langsung bertanya keberadaan Jasmin.


''Jamsin didalam Pak''?.Lita menunjuk pintu toilet yang masih tertutup rapat.


''****''?.Abra mengumpat,tangannya terkepal penuh emosi.''Minggir kamu''?.sentaknya membuat Lita spontan mundur.


Melihat emosi Abra yang mengebu-gebu membuat Lita yakin Abra begitu mencintai Jasmin.


''Jasmin sayang,buka pintunya sayang''?.


"What"?.sayang"?.gila"?.selembut itu"?.mengusap dadanya dengan pipi merona, Jasmin yang dipangil sayang,malah Lita yang terbang keawan."Jasmin hutang banyak penjelasan sama gue"?.gumamnya.kepalanya kembali menoleh menatap Abra yang masih berusaha memangil Jasmin.


''Tok..tok..tok''.Sayang buka pintunya.


''Bruk''.


Satu kali tendangan hingga pintu toilet yang tidak begitu kuat itu,kini terbuka lebar. memperlihatkan seorang wanita yang terlihat begitu kacau.bahkan darah dipunggung tangannya kini menetes mengenai lantai. namun wanita itu tetap diam dengan wajah menunduk,membuat Abra panik bukan main.


''Sayang''?.ya tuhan apa yang kau lakukan''?.kakinya dengan cepat melangkah dan mengangkat tubuh Jasmin melangkah menuju ruangan miliknya,diikuti Lita dari belakang.


''Apa yang kau lakukan"?.kenapa kau menyakiti dirimu sendiri''?.Abra tak habis pikir jika kebanyakan wanita yang dibuly akan membalas perlakuan orang yang membulynya dengan kejam,tapi kekasihnya itu"!.malah melukai dirinya sendiri,begitu putus asanya seorang jasmin.


Melihat kerapuhan dan keterpurukan Jasmin membuat hati Abra dipenuhi ribuan jarum yang menusuk-nusuk jantungnya hingga menimbulkan sakit yang teramat sakit.


"Ya tuhan,ampuni aku"?.batinya meratapi penyesalan yang ada dalam dadanya.


"Eh,kamu tolong pangil asisten saya,suruh hubungi dokter"?.matanya menatap Lita yang mengekor dirinya sejak tadi.


"Bail Pak"?.Lita dengan cepat berlari keluar dari ruangan mencari asisten Abra.


Sementara Abra langsung meletakkan tubuh Jasmin diatas tempat tidur miliknya,hatinya ikut sakit melihat Jasmin seperti ini.andai dirinya bisa bertukar tempat dengan Jasmin"!.biarlah dirinya yang ada disana sungguh dirinya tidak tega melihat kerapuhan wanita yang iya cintai itu.


"Andai waktu bisa kuputar"!.batinya menyesal.

__ADS_1


"Tok..tok..tok".


Suara ketukan dipintu membuat lamunan Abra buyar,kepalanya menoleh pada pintu ruangan miliknya yang diketuk,menarik nafasnya panjang.kemudian bersuara."Masuk"?.


Juno melangkahkan kakinya dengan wajah mengesalkan menurut Abra."Siapa yang sakit Bro"?.


"Pacar gue"?.


"What"?.kakinya dengan cepat melangkah memasuki kamar Abra saat dirinya mendengarkan kata Langka yang Abra ucapkan.


"Pacar"?.kata itu sama sekali tidak pernah dirinya dengan keluar dari mulut Abra langsung dan sekarang"?.


Ah pasti wanita ini begitu istimewa menurut Abra."Lho bukannya ini sekretaris lu ya"?.pura-pura padahal kemaren kan dirinya sudah tau dasar Juno.


"Buruan Juni"?.menatap tajam Juno.


"Junaidi Abra"?.ketus Juno tak kalah kesal kenapa sahabatnya itu suka sekali mengantin nama dirinya seenak jidat.


"Buruan ngak"?.


Juno terkekeh melihat emosi Abra yang mudah meledak,tak ingin ambil resiko Juno dengan cepat melangkah mendekati ranjang dimana kini Jasmin berbaring.


"Lho,tangannya kenapa"?.Jasmin yang malas bersuara sama sekali tidak menjawab.wanita itu hanya menarik tangannya dari tangan Juno dan langsung duduk dari berbaringnya.


"Kamu mau kemana"?.tanya Abra panik.apa kekasihnya itu tidak merasakan sakit sama sekali"?.padahal luka dipungung tangan Jasmin lumayan lebar lho"?.


"Saya mau kerja Pak"?.memperbaiki celana miliknya dan mencoba bangkit.


Namun Abra dengan cepat menahan tubuh kekasihnya,kemudian bersuara."Jangan kemana-mana"?.pintanya dengan nada tegas.


"Iya dek,lukanya harus diobati dulu"?.Abra mendengus kesal mendengar pangilan yang keluar dari bibir Juno untuk kekasihnya.


"Ngeliatnya biasa aja kali"?.jemari tangannya dengan cekatan meraih peralatan medis miliknya dan membersihkan luka Jasmin dengan pelan dan lembut.agar siempunya tangan halus dan lentik ini tidak merasa kesakitan.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2