Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
par 73


__ADS_3

''Mas dengar ngak saya nanyak apa''?.kesal sekali rasanya,karna sedari tadi dirinya bertanya namun laki-laki disepannya ini sama sekali tidak merespon.


Mata laki-laki itu hanya menatap dirinya lekat tampa berkedip.


Buaya.


''Ah,apa dia tuli''?.kakinya dengan cepat melangkah meningalkan laki-laki dewasa aneh didepannya.


''Eh Mbak,mau kemana''?.Jasmin sama sekali tidak mengubris laki-laki itu,kakinya dengan cepat melangkah mendekati seorang perawat yang baru saja keluar dari sebuah ruangan.


''Sus ruangan IGD dimana ya''?.tanya wanita itu dengan nafas mamburu karna berlari kesana kemari sejak tadi.


''Oh,disana Mbak''?.menunjuk sebuah ruangan yang ditutupi kaca yang ada tak jauh dari tempatnya berdiri.


''Makasih sus''?.


''Sama-sama''.


Tak mengindahkan suster itu lagi Jasmin dengan cepat berlari menuju ruangan IGD.


Namun langkahnya terhenti saat melihat seorang perawat mendorong sebuah brangker.tatapan matanya turun pada tubuh kaku yang berbaring diatasnya.


''Mas Ilham''?.pekiknya disertai tangisannya yang pecah.''Mas''?.jemari tangannya memeluk tubuh kaku yang ada didepan dirinya.


''Maaf Mbak siapanya ya''?.tanya seorang dokter yang baru saja keluar.


''Saya''?.bingung mau menjawab apa''?.saya calon istrinya Dokter''.jawab Jasmin akhirnya.


Dokter paruh baya itu mengerutkan dahinya heran.namun detik berikutnya laki-laki itu bersuara.''Mohon Maaf Mbak,kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun takdir berkata lain''.katanya.''Mbak harus iklas dan sabar''.


Tangis Jasmin semakin pecah dan pelukannya semakin erat pada tubuh kaku yang ada diatas brangkar.


''Maaf Mbak,jasatnya harus kami bawa keruangan mayat''.


''Jangan Dok,saya akan membawa tunangan saya pulang kerumah kedua orang tuanya''.mohonya,dengan linangan air mata.


''Baik Mbak,tapi mohon administrasinya dilunasi dulu ya''?.


Jasmin menganguk lemah,perlahan jemari tangannya melepaskan pekukannya dari tubuh kaku itu.''Sebentar Dok''.katanya.kakinya dengan cepat melangkah menigalkan jasat itu dan pergi melakukan apa yang dokter tadi katakan.


''Sus,saya mau melunasi administari pasien atas nama Ilham Maulana''?.


''Sebentar Mbak''.kembali suster itu mengotak atik komputer yang ada didepannya.''Maaf Mbak,administari pasien atas nama Ilham sudah dilunasi semuanya''.


Kening Jasmin mengerut heran.''Tapi Mbak, tadi Dokter baru saja meminta saya melunasi biaya rumah sakit atas''?.bingung.''Mbak.kalau boleh tau Pasien yang baru saja meningal itu namanya siapa ya''?.tanya wanita itu mencoba memastikan.

__ADS_1


''Oh,namanya Alimudin Mbak,pasien yang baru saja ditangani karna terkena serangan jantung''.


''Hah''.terkejut.''Bukan Ilham Maulana Sus''?.kali ini bukan Jasmin yang bingung melainkan suster yang ada didepan dirinya yang kini menatap wanita berhijap itu bingung.


''Bukan Mbak''.jawabnya singkat.


''Oh,terimakasih''.menarik nafasnya lega.detik berikutnya wanita ceroboh itu langsung berlari kembali memasuki Lift.


Dan sial.dirinya bertemu lagi dengan laki-laki dewasa yang menurut Jasmin bergiti menyebalkan.


''Hey,ketemu lagi''?.sapanya,dengan senyum sumringah.''Ketemu untuk kedua kalinya bukankah itu artinya kita berjodoh''?.katanya membuat Jasmin mendengus kesal.


''Hey kenapa diam saja,jangan takut denganku''.kata laki-laki itu lagi membuat Jasmin seketika menoleh.


''Nama Adek siapa''?.mengulurkan tangannya.


''Jasmin''.jawab Jasmin tampa mau menjabat tangan laki-laki itu.


''Ah,nama yang cantik''.menarik tangannya dengan sungkan.


''Apa kau sudah menemukan ruangan IGD''?.bertanya sok kenal.


''Sudah''.jawab Jasmin singkat.jemari tangannya mencengkram tali tas selempang yang iya pakai kuat,saat laki-laki dewasa didepannya melangkah mendekat.''Mau apa''?.bentaknya tak suka.


''Bisa minta nomor hendphonemu''?.


''Ting''?.


Pintu Lift terbuka membuat Jasmin bisa bernafas lega,kakinya dengan cepat melanglah meningalkan laki-laki aneh yang sejak tadi terus membuatnya kesal.''Dasar buaya''?.gerutunya disepanjang jalan menuju IGD.


''Bagai mana Mbak''?.ternyata Dokter tadi masih menunggu dirinya didepan ruangan IGD.''Sudah kan''?.sambungnya lagi.


''Maaf Dok,bisa saya lihat dulu mayatnya''?.pinta Jasmin yang dianguki dokter paruh baya itu.


''Silahkan''.memundurkan langkahnya memberikan akses pada wanita yang mengaku tunangan dari pasiennya itu.


''Hah''?.terkejut saat melihat jasat yang terbujur kaku itu adalah jasad seorang laki-laki paruh baya yang sama sekali tidak iya kenal.


''Maaf dok,saya tidak mengenalnya,kalau boleh tau keluarganya diaman ya Dok''?.menutup kembali wajah laki-laki itu dengan kain putih.


''Belum tau,pasien tadi ditemukan seseorang didepan rumah sakit''.jawab Dokter itu jujur.


''Boleh saya melunasi semua biayanya Dok''?.entah kenapa dirinya merasa tak tega melihat tubuh yang sudah kaku itu,dirinya ingat betul bagai mana kedua orang tuanya terbujur kaku karna sebuah kecelakaan,bahkan kedua orang tuanya meningal karna keterlambatan penanganan karna terhalang biaya.


Dirinya salut dengan rumah sakit ini, meskipun laki-laki paruh baya didepannya belum diketahui keluarganya dimana''?.bahkan biaya rumah sakitnya belum dibayar sepeserpun.namun dokter disini mau menanganinya segera tampa memikirkan tentang biaya terlebih dahulu.

__ADS_1


Andai semua rumah sakit seperti ini.sungguh tidak akan ada lagi yang namanya mati tampa penanganan karna terhalang biaya.


''Boleh Mbak,silahkan''.Jasmin mengangukkan kepalanya,kakinya dengan cepat melangkah menuju kekasir.setelah melunasi semua biaya rumah sakit laki-laki paruh baya yang sama sekali tidak dikenalnya itu,Jasmin kembali mencari kamar Ilham,karna kebetulan suster yang menunggu kasir mengatakan jika Ilham kini sudah dipindahakn keruangan perawatan.


''Kakak''?.Jasmin menoleh saat mendengar suara seseorang yang sangat dikenalnya.


''Bintang''?.kakinya dengan cepat mendekati Bintang dan menarik tubuh remaja itu kedalam dekapannya.


''Mas Ilham mana''?.


Tangis Bintang pecah,membuat Jasmin semakin kawatir.''Bintang ruangan Mas Ilham mana''?.mengoyang pundak remaja yang ada didepannya dengan wajah panik.


''Mas Ilham didalam Kak''.menunjuk ruangan yang tak jauh dari tempat mereka berdiri sekarang.


Jasmin dengan cepat menoleh.kakinya dengan cepat berlari memasuki ruangan.''Mas''?.lirihnya saat melihat tubuh laki-laki yang selalu membuat hatinya nyaman itu kini berbaring lemah diatas kasur rumah sakit.


''Nak Jasmin ya''?.tebak Mama Ambar.kakinya dengan cepat melangkah mendekati Jasmin.


''Eh iya tante''.menyalami tangan wanita itu dan menciumnya dengan takzin.


''Ayo duduk,Tante mau bicara''.menarik lengan Jasmin.dan membawanya menuju sofa yang ada diruangan itu.


''Ada apa ya Tante''?.tanya Jasmin dengan wajah heran.


''Begini nak''.mengengam tangan Jasmin lembut.''Tante mau minta tolong sama kamu''.matanya menatap wajah heran Jasmin lekat.


Membuat wanita didepannya semakin binggung.


''Tolong apa Tante''?.


''Tolong,mau ya menikah dengan Ilham''?.


''Hah''?.Jasmin mengaga tak percaya dengan apa yang wanita cantik didepannya katakan.''Maksud Tante apa''?.wajahnya menoleh menatap Ilham yang kini sedang berbaring lemah.bahkan laki-kaki itu belum sadarkan diri.


''Tadi sebelum pingsan Ilham meminta Tante mengatakan ini dengan wanita bernama Jasmin''.kata Mama Ambar lagi yang dianguki Bintang.


''Kak mau ya''?.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2