Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
par 58


__ADS_3

Jasmin melangkahkan kakinya dengan gontai keluar dari komplek rumah Abra,awalnya Sopia meminta sopirnya untuk mengantar calon menantunya itu,namun Jasmin menolak, wanita itu kekeh ingin pulang sendiri


dengan alasan pengen menghirup udara segar,padahal siang bolong begini mana ada udara segar.yang ada polusi yang bertebaran dimana-mana.


Perutnya yang lapar membawa langkah kaki wanita itu menuju sebuah warung tenda yang menjual bakso.


Awalnya Sopia membawa wanita itu makan bersama,namun Jasmin menolak,entah kenapa setelah mengetahui Abra juga sekolah diSMA yang sama dengan dirinya membuat pikirannya menjadi kacau,ditambah lagi saat Sopia mengatakan dulu penampilan putranya tidak seperti ini,Abra yang dulu terkenal culun dan pendiam.


Bukankah itu artinya apa yang Alin katakan benar''?.


''Apa mungkin Abra benar pelakukanya''?.kaki yang awalnya sudah mulai berbelok menuju warung tenda,akhirnya kembali berbalik,wanita itu kembali melangkah menuju jalan raya.


''Taksi''?.melambaikan tangan saat melihat sebuah taksi melintas tepat didepan dirinya.


''Mau kemana Mbak''?.tanya supir taksi.


''Kantor Angkasa Grup Pak''?.menyandarkan kepalanya disandaran kursi,berlahan jemari tangannya memijat keningnya yang terasa begitu pening,bagai mana kalau semuanya benar"?.bagai mana jika Abra memang seorang laki-laki yang begitu menakutkan"?.


Ya tuhan,memikirkan itu semua membuat kepalanya semakin berdenyut pening.


"Sudah sampai Bu"?.


Mata yang awalnya tertutup kini perlahan terbuka,kepalanya menoleh kekiri.benar saja sekarang mobil yang iya tumpangi sudah sampai didepan kantor tempat dirinya mencari rezki.


sudah Benarkah,langkah yang akan iya ambil''?.


"Bismillah hirohman nirrohhim"?.mengepalkan kedua tangannya, detil berikutnya wanita itu langsung keluar dari taksi,tak lupa wanita itu membayar ongkos taksi terlebih dahulu.


"Makasih Pak"?.


"Sama-sama Bu"?.setelahnya taksi itu langsung meleset pergi,begitu juga dengan Jasmin.wanita itu langsung melangkah memasuki kantor yang ternyata milik tunangannya itu.


Pertanyaannya mampukah dirinya melawan seorang Abra"?.


Abra kaya,memiliki segalanya,sementara dirinya"?.dirinya hanya anak yatim piatu yang tidak punya apa-apa .


Yatuhan tolong hamba untuk menegakkan keadilan ini"?.Jasmin terus membatin,seiring langkahnya yang mulai mendekati ruangan Abra.

__ADS_1


"Lho,Jas kok masuk,bukannya lagi sakit"?.saat keluar dari Lift,bertepatan Lita juga baru keluar dari ruangannya.


"Lit"?.Jasmin langusng menghambur memeluk sahabatnya itu.


"Lho,ada apa ini"?.Lita mengusap punggung Jasmin lembut."Ada masalah cerita".sambungnya lagi.


Jasmin mengelengkan kepalanya,sedekat-dekatnya dirinya dengan Lita,dirinya tak akan mungkin menceritakan semua yang iya hadapi dengan Lita.karna Lita bukanlah Wulan,dirinya harus membatasi diri dengan orang yang baru saja iya kenal. termasuk Lita.


"Trus kesini ada apa,bukannya hari ini kamu ambil cuti"?.melepaskan pelukan."Lu ada masalah apa"?.cerita sama gue"?.pintanya dengan nada lembut.


Jasmin kembali mengelangkan kepalanya."Ngak ada,gue cuman kangen sama lu"?.


Mendengar apa yang Jasmin katakan sontak Lira tergelak."Ngacok lu,kita baru ngak ketemu hari ini".katanya masih disertai kekehan.


"Iya ya"?mengaruk kepalanya yang ditutupi hijap."Ya udah deh,kalau gitu gue keruangan Pak Abra dulu"?.


"Pak Abra konon"?.ledek Lita membuat wanita itu mencabik.


"Udah gue duluan"?.tampa menunggu jawaban Lita Jasmin lengsung berlari kecil kenuju ruangan Abra.


''Bagai mana bisa,dasar bodoh bagai mana kalau wanita sialan itu membocorkan rahasiaku''?.kaki Jasmin membeku didepan kamar yang ada diruangan Abra saat mendengar laki-laki itu sedang berbicara dengan seseorang memalui sambungan terlfon.


Jasmin tersentak mendengar apa yang Abra katakan,tubuhnya mulai bergetar takut,manusia seperti apa yang iya dekati sekang''?.


Ya tuhan bagai mana ini''?.


''Cari dia sampai ketemu,jika tidak''!.kau akan tau nanti akibatnya''.sambungan telfon langsung terputus,setelah laki-laki itu mendapatkan jawaban dari sebrang sana.


''Tab''.


''Tab''.


Jasmin langsung berlari pelan.dan besembunyi dibawah meja yang ada disudut ruangan Abra,saat mendengar suara langkah kaki Abra melangkah mendekati meja kerjanya.


''Sialan''?.laki-laki itu mengumpat disertai gebrakan meja membuat Jasmin yang berjongkok tak jauh dari sana ikut terlonjak kaget.


''Bagai mana bisa Alin sampai kabur''.

__ADS_1


Jasmin tersentak mendengar apa yang Abra katakan,Alin''?.apa itu artinya Alin menghilang karna diculik Abra''?.ya tuhan kenapa semakin dirinya mengetahui tantang Abra,laki-laki itu semakin menakutkan''?.


''Ah sial-sial sial''.Abra mengacak semua bekas yang ada diatas meja,hingga behamburan kelantai.bahkan ada yang mendarat diatas kaki Jasmin yang kini masih bersembunyi dibawah meja tak jauh dari Abra duduk.


''Jasmin harus menjadi milikku,apa pun caranya''.gumamnya lagi.


Dan lagi-lagi pengakuan Abra membuat Jasmin tersentak.


''Jasmin...Jasmin.ah aku begitu tergila-gila padamu,kenapa hari ini kau libur''?.aku sangat merindukanmu''?.gumamnya berbicara sendiri,membuat Jasmin yang ada dibawah meja berpikir jika Abra adalah laki-laki gila yang hidup dengan opsesi.


''Ah lebih baik aku kerumahnya sekarang''.meraih kunci mobil dan melangkah keluar dari ruangan dengan langkah penuh karisma,tidak ada lagi Abra yang pemarah dan wajah laki-laki itu yang menakutkan.yang ada kini wajah penuh senyum dan memukau, hingga mampu membuat beberapa karyawan mati kutu karna pesonanya.


''Ini kesempatanku''.gumam Jasmin pelan,wanita itu dengan cepat keluar dari bawah meja dan melangkah mendekati tas kerja Abra,membongkar isinya mencari kunci kamar laki-laki itu.


''Ah sial,kemana dia menyimpannya''?.mengusap wajahnya frustasi.''Bagai mana ini''?.gumamnya begitu pelan,jemari tangannya masih berusaha mendapatkan kunci yang iya cari.


Binggo.


Disaat keputus asaan menghantui hati dan pikiran Jasmin.tampa sengaja wanita itu menyengol tempat pulpen hingga akhirnya sebuah kunci jatuh mengelinding dari sana.jemari tangan Jasmin dengan cepat meraih kunci itu dan membawanya menuju kamar mandi.


Jamari tangannya dengan cepat meraih sabun balok dan menekan kunci yang iya pegang disana,setelah berhasil Jasmin dengan cepat memasukkan sabun putih yang biasa Abra pakai kedalam tas tangan miliknya.


''Aku harus cepat keluar''.kakinya dengan cepat melangkah keluar dari kamar mandi.detik berikutnya langsung memasukkan kunci itu kembali kedalam tempat pulpen,merapikan meja Abra kembali dan kembali keluar dari ruangan Abra,dengan perasaan campur aduk.


Takut,dek-dekan dan entahlah''!.bahkan tubuhnya sekarang benar-benar bergetar ketakutan.Abra bukanlah orang sembarangan, jadi wajar jika dirinya takut ber-urusan dengan seorang Abra.


''Eh,Bu Jasmin,kok masuk''?.bukannya lagi cuti ya''?.Jasmin yang buru-buru keluar dari ruangan Abra,seketika terkejut saat tampa sadar dirinya menabrak seseorang.


Jasmin gelagapan.''Oh iya,ini lagi mau ketemu Mas Abra,tapi Mas Abranya ngak ada kemana ya''?.bohongnya.


''Oh itu,Pak Abranya baru aja keluar Bu''.


''Oh baiklah,terima kasih''!.kalau begitu saya permisi dulu''.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.


Tbc.


__ADS_2