
Jasmin menoleh pada pintu kamar mandi yang berderit menandakan suaminya baru saja keluar dari sana.kepalanya menunduk saat melihat Ilham yang hanya mengunakan handuk menutupi tubuh bawahnya.
''Ngak mandi Dek''?.laki-laki manis itu langsung melangkah membuka pintu lemari dan meraih kaos oblong putih,tak lupa celana trening yang biasa iya gunakan saat dirinya berada dirumah.
''Iya Mas,ini mau mandi''.dengan cepat wanita yang masih mengunakan hijap itu ngacir menuju kamar mandi membuat Ilham terkekeh pelan.
''Hem,susah kalau nunggu dia siap''?.gumamnya pelan.jemari tangannya dengan cekatan mengusap rambutnya yang basah dengan handuk.
Hari ini benar-bener melelahkan,karna setelah seharian berada dikantor polisi dirinya dan Jasmin masih harus melihat drama seorang wanita yang datang kekantor polisi yang mengaku juga sedang memgandung anak Abra.
Ya tuhan,Ilham sampai menahan nafas saat kata demi kata yang wanita yang hamil besar itu katakan,bagai mana bisa ada manusia sekejam Abra''?
''Rendahan sekali''?.desisinya pelan.
Tak bisa iya bayangkan bagai mana hancurnya hati Wulan saat melihat suami yang baru sah beberapa menit menjadi suaminya harus kembali mengucapkan ijap qabul didepan dirinya dengan wanita lain.
Yang membuat darah Ilham semakin mendidih Abra dengan entengnya mengatakan jika bayi yang sedang dikandung wanita itu memang benar anaknya,hingga polisi dan juga semua yang ada disana mengelangkan kepalanya tak habis pikir dengan tingkah Abra.
Sementara kedua orang tua Wulan hanya bisa mengelus dada,bahkan Ayah Wulan sempat mengamuk dan menghajar Abra hingga babak belur.namun dengan cepat polisi yang ada disana melerai hingga akhirnya terjadilah pernikahan Abra dan juga wanita bernama Alin.
Jangankan Wulan yang merasakan dirinya yang hanya melihat saja merasa begitu sakit hati dan iba melihat nasip Wulan.namun Ilham bangga melihat ketegasan dan kekekuatan wanita itu,Wulan bahkan mampu membuat kedua orang tuanya tenang disaat hatinya sendiri sedang hancur.
''Mas kenapa''?.lamunan Ilham buyar saat suara Jasmin yang baru saja keluar dari kamar mandi,dan seperti biasa.wanita itu lengkap dengan piama tidur tak lupa hijapnya juga.
''Oh ayolah aku bisa gila kalau seperti ini''.batin Ilham,merutuki nasipnya yang malang.ingin hatinya menarik semua pakaian yang Jasmin kenakan,hingga wanita itu telanjang dan dirinya''??..Ah kenapa pikirannya jadi kemana-mana''?.
kembali mengelangkan kepalanya untuk mengusir pikiran konyolnya sendiri.
__ADS_1
''Mas kenapa sih,dari tadi aneh banget''?.Jasmin menatap tingkah konyol suaminya dengan tatapan heran.
''Kak Jasmin,Mas Ilham dipangil Mama suruh makan malam dulu''??.jeritan dan gedoran dari luar pintu membuat keduanya saling tatap,detik berikutnya keduanya langsung terkekeh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Maaf ya Ma,tadi ngak bantuin''?.Jasmin meraih piring untuk suaminya dan mengisinya dengan nasi.
''Cukup sayang''.
Jasmin menganguk
''Ngak apa-apa sayang,santai aja. lagian Mama dibantuin Bik Sum kok''.
''Dibantuin Bintang juga''.Bintang langsung nyeletuk saat namanya tak disebut.
Jasmin yang melihat itu semua hanya terkekeh pelan,sungguh iya bahagia tinggal ditengah-tengah keluarga Ilham.keluarga yang mau menerima kehadirannya dan memperlakukannya dengan baik.
Selesai makan malam,Jasmin langsung berdiri,berniat membantu mertuanya membereskan meja serta mencuci piring kotor.
''Eh,kamu mau kemana sayang''?.cegah Mama Ambar saat melihat menantunya sudah berdiri.
''Mau nyuci piring Ma''.jawab Jasmin,matanya menatap Ambar yang kini sedang terkekeh pelan.
''Oh,astaga Ilham bawa istrimu masuk kekamar''.pintanya masih disertai kekehan begitu juga dengan Papa Rizal dan Bintang.
''Ayo sayang masuk''.Ilham menarik lengan istrinya.
__ADS_1
''Tapi Mas''??.matanya menatap Ilham ragu.
''Udah sana,dirumah ini ada Artnya sayang,jadi tugas membersihkan meja biasanya tugas mereka,jadi kamu bisa kekamar,karna tugas kamu dan Ilham hanya membuatkan cucu yang cantik dan tampan untuk Mama dan Papa''.celetukan asal Ambar membuat wajah Jasmin merona malu.
''Is..Mama,ada anak kecil lho disini''?.celetuk Rizal disertai senyum jahil.
Bintang mendelik.''Yee...bintang udah dewasa kali Pa''.sontak apa yang Bintang katakan membuat tawa kedua orang tuanya pecah.
''Ayo sayang masuk''.
Akhirnya kedua pasangan pengantin baru itu masuki kamar.
''Gimana saran dari mana''?.tanya Ilham setelah keduanya masuk kedalam kamar.
Jasmin menoleh.''Saran apa Mas''?.tanya wanita itu dengan wajah polos,kakinya dengan cepat menaiki tempat tidur.
Ilham menarik nafasnya panjang.Sepertinya iya harus banyak bersabar lagi.''Bikin anak,kamu sudah siap kan''?.
Jasmin menunduk namun perlahan kepalanya menganguk,membuat Ilham terlonjak senang.''Ah akhirnya buka puasa juga''jeritnya dalam hati.
🍇🍇🍇🍇🍇
Mohon dukungannya like vote hadiah.and komen.
Maaf masih banyak typo.
Tbc.
__ADS_1