Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 59


__ADS_3

Jasmin keluar dari kantor Abra dengan langkah terburu-buru,berkali-kali wanita itu menabrak seseorang karna tidak pokus melihat jalan.


''Maaf Mbak''?.kembali dirinya tampa sengaja menabrak seorang OB yang sedang membrsihkan tumbahan kopi dari karyawan cowok yang baru saja keluar dari kantin.


''Iya ngak apa-apa Bu''?.meskipun kesal namun OB itu tetap mengatakan tidak apa-apa,dirinya hanya karyawan bawahan disini,tak mungkin baginya untuk melawan, apa lagi mengumpat calon istri pemilik perusahaan tempat dirinya bekerja.


Setelah mendapatkan jawaban dari OB tersebut,Jasmin langsung melanjutkan langkahnya menuju jalan raya.jemari tangannya saling meremas satu sama lain. entah kenapa hatinya kini semakin gusar, karna semakin banyaknya terkuat tentang siapa Abra,semakin dirinya takut dan ciut menghadapi laki-laki itu.


Haruskah iya pasrah akan takdir''?.


Jasmin mengeleng.''Aku ngak boleh lemah atau kejahatan akan meraja lela''.gumamnya pelan.jemari tangannya melambai taksi yang kini sedang melintas didepan dirinya.


''Taksi''?.pangilnya,hingga taksi yang awalnya melaju kini langsung terhenti.


''Kemana Mbak''?.sopir taksi itu menoleh sekilas pada wanita dibelakangnya.


''Ketempat pembuatan kunci Pak''?.pinta Jasmin yang langsung dianguki laki-laki itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dirempat lain.


''Tok...tok...tok''.


Sudah hampir sepuluh menit Abra berdiri didepan pintu rumah Jasmin,bahkan sudah berkali-kali lak-laki itu mengetuk pintu rumah wanita itu,namun belum ada tanda-tanda pergerakan orang didalam rumah.


''Sayang,buka pintunya''?.pangil Abra masih disertai ketukan bertubi-tubi.


''Kemana dia''?.gumamnya pelan,karna sampai tangannya lelah pun pintu rumah tetap tak ada yang mambuka.


''Abang tampan nyari siapa''?.Abra menoleh saat mendengar suara seseorang.


''Dio,Mbak Jasmin kemana''?.melangkahkan kakinya mendekati Dio yang kini sedang menuntun sepeda yang iya bawa.


''Lah,bukannya Mbak Jasmin lagi kerja ya''?.


Kening Abra berkerut.''Kerja''?.herannya.buka kah tunangannya itu hari ini cuti''?.lalu kenapa Dio mengatakan Jasmin pergi bekerja''?.


''Engak Mbak Jasmin kan hari ini cuti''?.


Dio mengerutkan dahinya seperti berpikir ala orang dewasa.''Kemana ya''?.mengetuk-ngetuk dagunya sambil berpikir.''Tapi dari tadi pagi Dio kesini rumah Mbak Jasminnya kosong. ngak ada orang,Mbak Wulan juga ngak ada''?.sambungnya lagi,membuat Abra semakin heran.

__ADS_1


''Ya sudah kalau gitu,Abang pergi dulu,nanti kalau Mbak Jasminnya pulang''?.titip salam sama dia aja ya''?.mengusap kepala Dio lembut.


''Iya Bang''.jawab Dio disertai angukan kepala.


Setelahnya Abra langsung melangkahkan kakinya menuju mobil miliknya yang terparkir dipingir jalan.''Kemana dia''?.gumamnya pelan.jemari tangannya dengan cepat membuka pintu mobil dan masuk didalamnya,detik berikutnya langsung melajukan mobil membelah jalanan kota yang lumayan terik,mengingat sekarang masih pukul dua siang jadi wajar jika masih panas.


Abra mengetuk-ngetuk stir mobil.''Kemana dia pergi,bukankah dia bilang ngambil cuti karna sakit''?.gumamnya lagi,jemari tangannya meraih samartphone miliknya yang ada didalam saku Jas yang iya pakai.


Jasmin


📲''Assalamualaikum Mas''?.Jasmin yang ada disebrang sana mencoba menetralkan detak jantungnya,wanita itu berusaha berbicara dengan nada senormal mungkin,agar tidak menimbulkan kecurigaan.


Abra


📱''Sayang kamu sekarang lagi dimana''?.Abra menarik nafasnya lega,karna telfonnya langsung diangkat dari seseorang yang ada diseberang sana.


''Oh,ini aku lagi disupermarket Mas,nyari kebutuhan bulanan''?.bohongnya,padahal sekarang dirinya sedang menunggu tukang kunci menyiapkan pesanan dirinya.


''Mbak,ini sudah siap''?.suara seseoreng diseberang sana membuat Abra mengerutkan keningnya heran.


Abra


Jasmin


📱''Oh ini penjaga kasir,udah dulu ya Mas''?.Assalamaualaikum''?.tampa menunggu jawaban dari Abra Jasmin langsung memutuskan sambungan telfon.


''Sial,kenapa langsung dimatikan''?.umpatnya, sambil membanting smartphone miliknya didashboard mobil.mencengkram stir mobil kuat dengan wajah memerah penuh emosi.


''Jasmin''?.giginya bergemeletuk,dirinya tidak suka Jasmin yang seperti ini,Jasmin yang tidak menurut yang suka membentah.''Jasmin''?.gumamnya lagi dengan tatapan lurus kedepan.


''Sepertinya aku harus mendidik wanita ini agar lebih penurut''?.gumamnya lagi,disertai senyum licik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


''Maaf Pak,tadi ibu kesini mencari Bapak''?.baru saja kakinya melangkah memasuki lobby kantor,seorang karyawan menghadang jalannya.


Kening laki-laki itu mengernyit mendengar apa yang karyawan itu katakan.''Kesini''?.bertanya dengan tatapan heran.


"Mau apa dia kesini"?.batinya heran.


"Iya Pak,tadi saya lihat Ibuk dari ruangan Bapak,waktu saya tanya Ibuk bilang dia mau mencari Bapak"?.jelas karyawan itu lagi panjang lebar.

__ADS_1


Kening Abra semakin berkerut,ini aneh. bukankah dirinya baru saja menghubungi wanita itu''?.jika memang Jasmin mencarinya bukankah seharusnya wanita itu bertanya tadi saat dirinya menefon''?.ini tidak''?.


''Oh,sial''?.Abra mengumpat saat dirinya mengingat sesuatu,kakinya dengan cepat melangkah memasuki ruangan miliknya tampa mengindahkan apa yang karyawan wanita tadi katakan.


''Ah sukurlah''?.menarik nafasnya lega,saat menemukan apa yang iya cari.jemari tangannya membolak-balik kunci kamarnya dengan wajah binggung.''Mau apa dia kesini''?.sepertinya laki-laki itu masih belum percaya seratus persen jika Jasmin kesini tidak mencari sesuatu atau lebih tepatnya mencari tau tentang sesuatu.


Jemari tangannya dengan cepat merogoh saku Jasnya.''Ah sial,mana lagi hendphoneku''?.mengumpat dengan penuh emosi,disaat seperti ini Hendphone malah ketingalan.sial sekali.


Tak ingin membuang Waktu Abra langsung berlari berniat mengambil smartphone milik ya didalam mobil.


''Maaf Pak''?.


''Ada apa''?.Abra menatap nyalang seseorang yang menghalangi jalannya itu.


''Maaf Pak,Bapak ditunggu diruangan meeting sekarang''.


Terdengar tarikan nafanya yang panjang.''Ya sudah''.jawabnya pasrah.tak mungkin dirinya meningalkan meeting ini sekarang,karna ini adalah Meeting akhir tahun dan dirinya harus hadir sekarang.mengingat dirinya adalah direktur utama sekaligus pemilik perusahaan.


Kakinya melangkah dengan cepat menuju ruang Meeting,baginya lebih cepat selesai Meeting itu lebih baik.karna selesai meeting dirinya harus segera menemui Jasmin,entah kenapa sejak tadi hatinya merasa was-was dan tak enak.


Namun berkali-kali Abra meyakinkan dirinya bahwa tak akan terjadi apa-apa dengan dirinya,begitu juga dengan Jasmin.


Namun setelah Alin kabur,entah kenapa hatinya tak bisa iya bohongi karna kenyataannya dirinya gusar dan selalu ketakutan wanita sialan itu akan membocorkan rahasianya.


"Kenapa aku tidak menghabisinya waktu itu"!.pikiran jahat itu tiba-tiba melintas diotaknya yang kini sedang kalut dan binggung.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


Jasmin yang tau jika saat ini Sopia sedang keluar rumah,langsung meminta supir taksi mengantarkan dirinya kerumah calon mertuanya itu.


Benar saja sekarang wanita paruh baya itu sedang tidak ada,dan kembali Jasmin masuk kedalam rumah itu dengan leluasa.karna tadi Sopia sudah mengatakan pada Art dirumah itu,untuk membebaskan dirinya masuk kerumah ini kapan pun iya mau.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2