
Ayan bakar sudah diletakkan diatas pemanggang,sekarang Bayu,Wulan,Dio dan Bintang duduk dikursi yang sudah mereka siapkan.sementara Ilham dan Jasmin sekarang duduk berdua dikursi yang ada dibawah pohon mangga,yang ada disamping rumah.
''Dek''?.panggil Ilham setelah diam beberapa saat.
''Ya Mas''.kepalanya menoleh sekilas.
''Ini untukmu''.menyodorkan satu buah kotak yang berbungkus kertas kado.
''Ini apa Mas''?.Jasmin belum menyentuh kotak yang disodorkan Ilham sedikitpun, dirinya takut jika yang diberikan Ilham sebuah cincin lagi.
''Buka nanti setelah Mas pulang''.pintanya yang dianguki Jasmin.
''Dek''.kembali suara pangilan itu terdengar diiringi tubuh tegapnya yang berputar manghadap Jasmin.
''Iya Mas''.jawab Jasmin yang menatap Ilham heran.
''Mas boleh memelukmu''?.pintanya.
''Hah''?.Jasmin bingung mau menjawab apa''?. bahkan kini wanita itu semakin gugup.
''Tidak boleh ya''?.ya sudah ngak apa-apa kok''?.Ilham masih ingat Jasmin punya trouma.
Oh sekarang dirinya yakin penyebab trouma Jasmin karna kejadian pemerkosaan itu.
Kasian Jasmin.
"Bruk"?.Jasmin langsung menghambur memeluk tubuh tegap Ilham,hingga membuat laki-laki itu terkejut.namun mampu membuat sudut bibirnya tertarik.
"Mas benar-benar mencintaimu Dek"?.Ilham menatap lekat wajah Jasmin diantara remang-remangnya malam.setelah pelukan keduanya terlepas.
Perlahan tapi pasti,kini wajah Ilham semakin dekat dan dekat.
"Cup"?.mengecup bibir Jasmin lembut,ciuman yang awalnya tidak mendapatkan balasan namun setelah beberapa saat akhirnya Jasmin membalas ciuman darinya,hingga akhirnya keduanya larut dalam ciuman panas yang mereka ciptakan.
Satu tangan Ilham meraih tengkuk Jasmin, satu tangannya lagi menarik tubuh ramping wanita itu keatas pangkuan.
Sementara kedua tangan Jasmin mencengkram kemeja yang Ilham kenakan.
"Ehem"?.suara deheman yang begitu keras membuat ciuman keduanya terpaksa lepas.
"Aduh bro, jangan disini"?.ledek Yongi diiringi kekehan.
"Ck"?.Ilham berdecak kesal,saat melihat Yongi berdiri didepan dirinya,bersama wanita baru lagi.
__ADS_1
Ah sahabatnya itu benar-banar blayboy cap buaya kampret.
"Ah,saya kesana saja"?.Jasmin jadi salah tingkah dan berusaha untuk turun dari pangkuan Ilham.
"*Ya tuhan,Jasmin apa yang kau lakukan"?.kenapa jadi wanita murahan begini"?.wanita itu merutuki kebodohannya sendiri,kenapa dirinya hanyut dan mengikuti permainan Ilham''?.
Yatuhan malunya*"?.
"Tetap disini Dek"?.iya kali Ilham akan membiarkan Jasmin pergi,saat adik kecil miliknya sudah berdiri tegak seperti ini,bisa habis dirinya diledek Yongi.
"Tapi Mas"?.Jasmin masih berusaha protes,diam diatas paha Ilham bukanlah solusi,wanita itu tau jika sekarang milik Ilham sudah bagun,apa lagi benda tumpul itu bergerak-gerak dibawah pantatnya.
Aduh,dirinya bisa mati jantungan jika lama-lama dalam posisi seperti ini.
"Tetap disini Dek"?.pintanya lagi dengan wajah memelas."Yongi,lu sana deh gabung sama yang lain"?.pintanya lagi.
Yongi tertawa lapas,senang sekali dirinya mentertawakan penderitaan sahabat jomblo akutnya itu.
Up...sudah bukan Jomblo lagi."Ok,gue pergi Have fun".Kakinya melangkah mendekati Ilham."Jangan lupa pakai pengaman".pintanya membuat Ilham menempeleng kepala sahabatnya itu.
Bikannya marah,Yongi justru semakin tertawa lepas,detik berikutnya laki-laki yang sengaja Ilham ajak berkumpul kerumah Jasmin itu langsung melangkah mendekati Bayu dan yang lainnya.
"Maafkan Mas Dek"?.pintanya dengan nafas memburu,bersusah payah laki-laki itu mengontrol detak jantung dan juga Nafsunya.
"Mas Jasmin mau turun"?.wajah wanita cantik itu sudah memerah menahan malu.
"Iya sayang ".Ilham langsung mengangkat tubuh ramping Jasmin.
"Aaasssttt".sialan dirinya malah mendesis saat pantat Jasmin yang iya angkat mengenai adik kecilnya yang sudah berdiri menantang.
"Kenapa Mas"?. Jesmin terlihat panik.
Ilham gelagapan,wajahnya memerah menahan malu."Ngak apa-apa,oh ya"!.Mas numpang kekamar mandi sebentar ya"?.
"Iya Mas,masuk aja,Mas tau kan tempatnya"?.Ilham mengangguk,detik berikutnya kakinya langsung melangkah memasuki rumah,tak lupa sebelum memasuki rumah saat melewati kerumunan Bayu,Wulan dan yang lainnya. Yongi terlebih dahulu mengejak sahabatnya itu.
"Ehem"?.Yongi mendehem keras,wajahnya terlihat begitu menjengkelkan bagi Ilham.
Ilham bergeming,kakinya dengan cepat melangkah melewati semua yang ada disana.wajahnya terlihat memerah menahan gejolak yang sudah sampai keubun-ubun. rasanya begitu sakit hingga membuat kepalanya pening.
''Ya Allah,Jasmin kenapa kau jadi wanita murahan''?.Jasmin menepuk-nepuk kepalanya sendiri,dengen kesanl.bisa-bisanya dirinya hayut dengan ciuman lembut Ilham.laki-laki manis yang iya anggap abang.''Abang''?. apa ada Abang sama adik melakukan hal gila seperti yang mereka lakukan tadi''?.kembali wanita cantik itu menepuk kepalanya sendiri, bingung dengan apa yang dirinya rasakan saat ini.
Tak ingin gila sendiri,akhirnya Jasmin melangkahkan kakinya mendekati Bayu,Dio,Bintang,Wulan,Yongi dan entah siapa nama wanita yang Yongi bawa yang jelas wanita cantik berpakian pendek itu selalu menempel bada Yongi.
__ADS_1
''Gimana Dek,enak ngak''?.Jasmin gelagapan wajahnya seketika merona merah.
''Apanya yang enak Bang''?.tanya Wulan dengan wajah polos.
''Ah,gue kebawah dulu,ngeliat apinya,siapa tau mati''.potong Jasmin gugup dan langsung berlari kebawah.
Melihat kelakuan Jasmin Yongi hanya terkekeh geli,laki-laki itu yakin jika Jasmin baru kali pertama melakukan itu semua.
''Hey Bro,lama amat didalam.ngapin aja''?.baru saja Ilham keluar dari rumah setelah beberapa saat mengontrol perasaannya dikamar mandi,hingga akhirnya laki-laki manis itu memutuskan untuk melaksanakan sholat isa,karna kebetulan sudah azan.
''Gue habis sholat''.jawabnya pendek.kakinya melangkah menuju halaman rumah tepatnya dimana kini Jasmin berada.
''Dek,untuk yang tadi maafkan Mas ya''?.sungguh laki-laki itu benar-benar tak enak hati sekarang,dengan Jasmin.laki-laki itu takut jika Jasmin berpikir yang tidak-tidak tentang dirinya,padahal ini adalah kali pertama dirinya melakukan itu semua,bahkan dengan kekasihnya dulu saja dirinya tidak pernah seberani ini.
Jasmin gelagapan,entah kenapa setelah kejadian tadi kini dirinya merasa canggung saat berdekatan dengan Ilham,ada debaran aneh yang sulit iya artikan.
''Dek,marah ya sama Mas''?.pangil Ilham lagi karna sedari tadi Jasmin hanya diam.
''Eh,tidak Mas''.
"Tuhan, jantungku bisa copot ini"?.batinya mulai kelimpungan,karna Ilham terlalu dekat dengan dirinya.laki-laki itu kini berdiri disamping dirinya yang sedang membalik ayam dan ikan, sementara cumi sudah matang dan siap diangkat.
Nafas Ilham yang menerpa wajahnya membuat pipi wanita itu semakin merona merah."Mas,bisa geser dikit ngak"?.kata bodoh itu keluar begitu saja karna gugup Jasmin sampai kehilangan akal.
"Oh,iya maaf"?.Kaki Ilham mundur beberapa langkah."Udah"?.tanya laki-laki itu membuat Jasmin teekekeh.
"Nah gitu dong ketawa jangan diam aja,Mas jadi merasa bersalah"?.celetuknya juga ikut terkekeh.
"Oh ya Mas,apa besok Mas jadi berangkat Satgas"?.Jasmin melirik Ilham sekilas.
Ilham menganguk"Jadi Dek"?.
"Sampai berapa lama Mas"?.
"Aduh apa-apaan kau ini Jasmin kenapa malah bertanya begitu"?.batinya merutuki bibirnya yang suka ngawur dalam berucap.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1