
Bintang mengerucutkan bibirnya mendengar pertanyaan sang Papa.''Salah ya,kalau Bintang perdulu sama Mas Ilham''?.matanya kini mulai berkaca-kaca kembali.
''Ngak salah sih,cuman Papa heran aja gitu''.goda Papa Rizal,matanya melirik sang istri sekilas.detik berikutnya kembali menatap Bintang.''Cantik banget ya,wanita yang bikin anak Papa ini nangis''?.celetuknya lagi membuat Mama Ambar menatap laki-laki paruh baya itu tajam.
''Ampum Ma,Papa cuman untuk Mama,yang cantik didunia ini hanya Mama''.kelekarnya membuat Ambar berdecak kesal.
''Bukan hanya cantik Pa,tapi baik juga''.Rizal kembali menoleh pada putrinya saat mendengar putrinya itu kembali bersuara.
''Benarkah,Ma''?.Rizal melirik jahil pada Istrinya membuat Ambar melempar suaminya itu dengan bantal sofa.''Ayolah Bintang Mamamu jauh lebih cantik''?.celetuk laki-laki itu lagi,disertai kekehan.membuat Ambar mencabik.
Sementara Bintang tergelak.''Mama memang ratu kecantikan''.Bintang ikut memuji kecantikan wanita berhijap panjang itu.
''Mama masak apa,Papa lapar''?.Rizal mencoba mengalihkan pembicaraan.
''Mama masak makanan kesukaan Papa''.jawab wanita paruh baya itu disertai senyum khas yang mampu membuat Rizal jatuh sejatuh jatuhnya.
''Ok,kita makan''.laki-laki paruh baya itu langsuang bangkit berdiri dari duduknya diikuti Bintang dan juga Ambar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ditempat lain.
Semua tamu undangan sudah pulang,tepat pukul tiga sore, yang tingal hanya kedua orang tua Wulan yang bantu-bantu dirumah Jasmin.
Sementara Abra sudah dipaksa Sopia untuk pulang,awalnya laki-laki itu menolak untuk pulang,namun Sopia terus memaksa hingga akhirnya Abra bersedia.
Cucian piring para tamu sekarang masih lumayan menumpuk,tidak terlalu banyak sih sebanarnya, kerna sebagian sudah dicuci oleh para tetangga yang datang tadi,tapi masih ada sisanya,tepatnya bekas mereka makan tadi siang.
''Bay,bawa kesini sabunnya''.Jasmin mengulurkan tangannya,meminta sabun pada Bayu yang sejak tadi membantu dirinya membuang sisa makanan kedalam kantung pelastik.
''Ini''.Bayu mengulurkan mangkuk sabun.''Lu kapan mulai kerja Jas''?.tanya laki-laki itu sambil mengangkat katung tempat sampah.
''Besok mungkin''.jawab Jasmin singkat.
Bayu mengangguk.''Lu cinta ya Jas sama Pak Abra''?.pertanyaan Bayu membuat Jasmin yang sejak tadi pokus mencuci piring seketika mendongak.
''Kenapa bertanya begitu''?.tanya wanita itu,kepalanya menoleh pada Wulan yang baru saja datang sambil menentang baskom tempat gulai.
''Ya Firasat gue bilang lu ngelakuin ini karna terpaksa''.
__ADS_1
Jasmin menarik nafasnya panjang.Apa raut wajahnya semudah itu ditebak''?.
''Engak,gue cinta kok sama Mas Abra''.
Bayu mendengas.''Gue lebih rela lu sama Ilham,kalau sama Pak Abra gue ngak rela,tapi mau bersaing gue ngak mampu''.celetuknya membuat laki-laki itu mendapatkan lemparan sepotong tulang ayam dari Wulan.
''Alamak..nyerah sebelum perang''.ejeknya dengan wajah menjengkelkan menurut Bayu.
''Lu ngak tau aja rasanya cinta bertepuk sebelah tangan''.Bayu melirik Wulan kesal.
''Elah,gue Mah udah dari dulu mencintai tampa dicintai''.balasnya sambil meringis kesal.''Lu aja yang ngak peka''.ketusnya diujung kalimat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sudah hampir satu bulan Jasmin bertunangan dengan Abra dan selama itu juga wanita itu berusaha mencari bukti keterlibatan Abra tentang pemerkosaan itu.
Berkali-kali wanita itu mencoba untuk masuk kekamar Abra,namun laki-laki itu selalu melarang,bahkan Abra tak pernah sekalipun membawanya kekamar bahkan jarang membawanya kerumah.
Entah kenapa setelah bertunangan Abra jarang membawanya keluar.laki-laki itu hanya sering bermanja-manja saat dirinya berada dikantor.
Bukan tak sering Abra membawanya berhubungan intim.namun Jasmin selalu menolaknya dengan keras.
''Pak jangan''?.Jasmin meronta-ronta saat pergelangan tangannya ditarik Abra dan dibawanya menuju kamar yang biasa digunakan Abra untuk beristirahat.
''Ayolah sayang,kita sudah tunangan Mas udah ngak tahan sayang"!.pintanya dengan wajah memelas
"Maaf Pak,saya ngak bisa,ini dikantor.jangan macam-macam"?.tolak Jasmin dengan nada tegas.
"Kalau diluar kantor boleh sayang''?.tanya laki-laki itu dengan suara berat.
''Ngak boleh Pak,karna kita belum halal''.
Abra berdecak.tatapan matanya tajam menatap Jasmin.''Kenapa''?. bukankah kau sudah tidak perawan lagi,lalu apa yang kau takutkan''?.
Jasmin tersentak mendengar apa yang Abra katakan''!.dari mana laki-laki itu tau dirinya sudah tidak perawan lagi''?.bukankah yang tau hanya Ilham,Bayu dan juga Rian''?.
''Dari mana Bapak TAU''?.Jasmin menatap laki-laki itu dengan tatapan mengintimidasi.
Abra gelagapan,kepalanya menoleh kearah lain untuk menghindari tatapan Jasmin yang tajam.
__ADS_1
''JAWAB AKU PAK''???.Jasmin melangkah mendekat.tatapan matanya menatap Abra tajam.
''Oh,ayolah sayang''!.aku hanya menebak saja, bukankah kau pernah bilang jika kau tidak sempurna''?.Abra mencoba mengontrol detak jantungnya.jemari tangannya mencoba meraih pingang Jasmin.namun wanita itu dengan cepat menepisnya.
''Ingat Pak,jika seandainya terbukti Bapak melakukan hal yang pernah menghancurkan hidup saya,saya akan pastikan anda akan menyesal''.setelah berkata seperti itu Jasmin langsung melangkah keluar dari ruangan sang Bos.
Sementara Abra''?.laki-laki itu hanya diam mematung,tampa mampu menjawab sepatah kata pun apa yang Jasmin katakan.lidahnya terasa kelu,bagai mana bisa dirinya kecoplosan hingga mengatakan hal itu''?.ya tuhan''?.Abra mengusap wajahnya kasar.''Ngak, aku ngak mau kehilangan Jasmin''.gumamnya pelan.kakinya melangkah keluar dari ruangan,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan.''Kemana dia''?.gumamnya saat tak mendapati keberadaan Jasmin disana.detik berikutnya kaki laki-laki itu dengan cepat melangkah keluar ruangan.
''JASSSMIN''?.pangilnya dengan suara mengelegar.
''maaf Pak,mbak Jasminnya lagi keluar makan siang dengan Mbak Lita''?.seorang Ob yang melintas didepannya menjawab.
''Hem''.laki-laki itu hanya bergumam.kakinya dengan cepat melangkah memasuki Lift dan kembali keluar dari Lift.''Dimana mereka''?.matanya mengintari seluruh kantin.''Eh Mas,lihat tunangan saya ngak''? saat melihat seorang karyawan laki-laki Abra langsung bertanya.
''Oh Bu Jasmin,dia pergi sama Bu Lita Pak''.
''Oh ya sudah''.menjawab dengan nada lesu.
Detik berikutnya laki-laki itu langsung melangkah meningalkan kantin.jemari tangannya meraih smartphone yang ada didalam saku celana.''Sial,hendphonennya mati''?.gerutunya mengumpat.
Dan sejak kejadian itu Jasmin semakin gencar mencari tau tentang masa lalu dan kehidupan Abra yang dulu,terutama tentang pemerkosaan itu.
Hati kecilnya mengatakan jika Abra memang terlibat atau lebih tepatnya Abra-lah pelakunya.
''Aku bersumpah akan membuatmu hancur sama seperti diriku dulu''?.gumamnya dengan gigi bergemeletuk kuat.
''Kenapa nomor Alin sudah tidak aktif lagi''?.sudah berkali-kali wanita itu mencoba menghubungi nomor Alin namun tetap tidak aktif.entah kenapa kini semua pertanyaan yang membenam diotaknya beransur-ansur terkuak.
Entah sudah kerapa kali Abra kecoplosan mengatakan jika dirinya yang sudah tidak suci lagi,bukankah dirinya tidak pernah mengatakannya dengan laki-laki itu.
Lalu sekarang.''Aku harus cari tau sekarang''.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1