Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 41


__ADS_3

Jasmin dengan cepat berlari memasuki kamar.kepalanya melongok mengintip layar samartphonenya yang berkedip-kedip. ada nama Tante Sopia disana.dengan cepat wanita itu meraih smartphone miliknya dan mengeser tanda hujau yang ada dilayar.


Jasmin


''Assalamualaikum Tente''?.


Tante Sopia


''Walaukum salam sayang,nanti pukul dua Tante jemput kamu ya''?.


Jasmin


''Iya Tente''.tanpe pikir panjang Jasmin langsung mengatakan iya atas ajakan Sopia. mungkin ini langkah awal untuk dirinya mengetahui tentang Abra.


''Ya sudah kalau gitu,Tente tutup dulu ya sampai ketemu nanti,Assalamualaikum''?.


Jasmin


''Iya Tente,walaikum salam''?.sambungan terlfon pun terputus.


Jasmin menatap nanar layar smarphonen miliknya,apakah ini pantas iya lakukan mengingat kedua orang tua Abra begitu baik pada dirinya,lagi pula apa dirinya tidak keterlaluan sampai curiga dengan Abra''?bagai mana jika yang Alin katakan hanya bohong''?.karna wanita itu sakit hati karna cintanya ditolak Abra''?.


Entahlah,ini semua membuat kepalanya pusing dan ingin pecah.


''Ya Allah,bantu hamba karna hanya engkau yang mampu mengungakap semuanya''.matanya terpejam.berharap apa yang hati kecilnya katakan tidak sampai membuat orang lain terluka dan kecewa dengan apa yang akan dirinya lakukan.


''Jasmin,udah nelfonnya''?.yuk makan. semuanya udah siap''.entah berapa lama dirinya melamun yang jelas,saat dirinya masuk kekamar,Wulan masih membersihkan ikan.tapi sekarang wanita itu mengatakan bahwa semuanya sudah siap.


''Kok cepat''?.


Wulan cengegesan.''Dibantuin Mas Ilham''.jawabnya,jemari tangannya menarik Jasmin menuju ruang tengah.


''Tara,kan udah siap semuanya''.menunjuk makanan yang sudah terhidang diatas lantai yang dilapisi tikar perlak.


Mata Jasmin membulat sempurna saat melihat Ilham dan juga Bayu kini menata piring dan lain sebagainya.


Sementara Rian''?.laki-laki itu entah kemana sekarang''?. yang jelas sudah tidak ada lagi disana.''kemana Rian''?.kata itu sepontan keluar dari bibir Jasmin membuat Ilham yang awalnya sedang menunduk menata piring, seketika menoleh.wajah laki-laki itu terlihat datar.


Jasmin yang menyadari itu semua hanya diam menunduk.


''Ngak tau,pulang mungkin''.jawab Wulan enteng.''Ya sudah ayo makan,gue penasaran gimana rasanya masakan Abang tentara yang ganteng dan gagah ini''?.celetuk Wulan,sambil duduk.''Ayo Jas duduk''.menarik jemari sahabatnya agar segera duduk.


''Bintang mana Mas''?.Jasmin mencoba mencairkan suasa,yang entah kenapa tiba-tiba menjadi cangung.

__ADS_1


''Ikut Dio kayaknya''.jawab Ilham pendek.


''Oh''.kepala Jasmin menganguk.


''Jas,entar malam kita gumpul disini ya''?.Mas Ilham bilang dia akan kesini nanti malam, itung-itung pesta perpisahan''.


Jasmin menoleh pada Ilham.


''Ngak apa-apa kan''?.tanya Ilham yang dianguki Jasmin.


''Ngak apa-apa kok Mas,malah aku seneng, ngak sepi dirumah sendirian''.


''Eiit..siapa bilang lu sendirian,nie''??.menepuk dadanya sendiri.''Ada gue yang akan selalu menemani lu sampai lu menikah nanti''?.


Bayu melempar kepala sahabatnya dengan lalapan timun.''Lebay lu''.ejeknya membuat Wulan mencabik kesal.


''Jangan bertengkar.''Jasmin meraih piring timun yang akan menjadi senjata Wulan dan Bayu. kedua manusia itu malah asik saling lempar timun,kalau dibiarkan timun dipiring akan ludes,alhasil nanti mereka makan tampa lalapan.


''Lu sih Bay,suka banget nyari perkara sama gue''?.ketus Wulan menatap Bayu dengan mata melotot.


''Udah-udah,ayo makan''.Jasmin langsung bersuara saat Bayu akan menjawab apa yang Wulan katakan.


Akhirnya siang itu mereka makan bersama, pukul satu siang Ilham,Bayu dan Bintang pamit pulang.setelah kepulangan ketiga manusia itu, Jasmin segera mandi dan siap-siap. hingga tepat pukul dua siang Jasmin sudah rapi berpakiaan karna dirinya akan menunggu Sopia menjemput dirinya.


Tak luap Wulan juga ikut,sahabatnya itu bilang kapan lagi mereka bisa jalan-jalan pakai mobil mewah mumpung hari ini dirinya libur.


''Ayo sayang''?.Sopia melambaikan tangannya dari jendela mobil yang kacanya sengaja iya buka.


''Iya tente''.Jasmin dan Wulan melangkah medekati mobil.''Jasmin ngajak teman ngak apa-apa kan tente''?.


''Ngak apa-apa sayang,ayo masuk''?.Sopia tersenyum ramah,dan mempersilahkan keduanya masuk,namun saat akan memasuki mobil Jasmin dikejutkan dengan kehadiran Abra, saat laki-laki itu keluar dari mobil dan membukakan pintu penumpang untuk dirinya.


''Ayo sayang''.senyum mengembang dari bibir tipis Abra,sungguh perlakuan Abra yang seperti ini membuat Jasmin semakin dilema,namun entah kenapa dilubuk hatinya yang paling dalam hatinya mengatakan dirinya harus menyelidiki Abra dan harus mendapatkan diary yang dimaksud Alin.


Tapi jika seandainya Abra tidak bersalah''?.akanhan dirinya harus melanjutkan pertunagan ini''?.dan menikah dengan laki-laki yang sama sekali tidak dirinya cintai''?.entalah,Jasmin hanya bisa pasrah kemana takdir akan membawa dirinya.


''Ayo sayang,kenapa melamun''?.


Jasmin gelagapan,ternyata sedari tadi dirinya masih berdiri didepan pintu mobil yang sudah terbuka.''Eh iya''.langsung masuk.


Setelah memastikan Jasmin dan Wulan masuk,Abra pun ikut masuk.sepanjang perjalanan hanya terdengar suara Sopia yang bertanya ini dan itu pada Wulan dan juga Jasmin,ketiga wanita itu terlihat asik dengan pembahasan yang menurut Abra tidaklah penting.namun dirinya begitu bahagia karna Mamanya dan Jasmin bisa akrap dan dekat dalam jangka waktu yang singkat.


Mamanya dari dulu memang selalu mengikuti apa yang iya inginkan.

__ADS_1


''Sampai Ma''.ucap laki-laki itu saat mobil yang iya kendarai sampai didepan Mall yang kemaren malam mereka kunjungi,namun sayangnya gagal untuk belanja apa lagi jalan-jalan.mengingat perdebatan Bintang dan Abra,hingga akhirnya laki-laki itu memutuskan untuk membawanya dirinya pulang saat melihat Ilham juga ikut sholat dimushola yang sama dengan Jasmin.


''Oh ya ampun,sangking asiknya ngobrol, Mama sampai ngak sadar kalau kita udah sampai''.celetuk Sopia disertai kekehan diikuti yang lainnya.


Kali ini hati Jasmin benar-benar bahagia, bukan karna diajak jalan atau dibawa menaiki mobil mewah.namun karna kasih sayang dan kelembutan Sopia yang terlihat begitu tulus pada dirinya.


''Kita ketoko Mas dulu ya''?.Sopia berbicara setelah mereka memasuki Mall.


''Tante mau beli Mas''?.tanya Jasmin dengan wajah polos.


Sopia tergelak.''Ya ampun sayang,Mama itu mau nyari cicin untuk acara pertunangan kalian''.


"Ya tuhan,ini benaran akan terjadi"?.batin Jasmin pusing sendiri.


"Tapi Tante"?.


"Mama, jangan pangil Tente lagi"?.pinta Sopia membuat Jasmin melongok.sementara Wulan menyikut sahabatnya dengan wajah jahil


"Cie Mama"?.ledeknya membuat Jasmin mencabik.


"Ngak apa-apa kan,pangil Mama"?.Sopia menantap calon menantunya penuh sayang. wanita paruh baya itu berharap Jasmin bisa membawa Abra menjadi lebih baik lagi.


"Ngak apa-apa Tente,Jasmin justru senang".jawab wanita itu akhirnya.


"Kalau senang,kenapa mangilnya masih tante"?.protes Sopia dengan wajah dibuat kesal.


Jasmin terkekeh."Maaf Tan.."!.Eh Ma,maaf belum biasa soalnya".sambungnya lagi dengan nada cangung.


"Ya sudah ayo"?.


Abra langsung meraih jemari Jasmin dan mengandengnya menuju toko Mas yang ada diMall tersebut.


"Cup"?.mengecup pungung tangan wanita itu lembut,baru saja dirinya tidak bertemu Jasmin beberapa saat,tapi hatinya sudah begitu merindukan wanita ini.


"Pak"?.keluh Jasmin menatap Abra kesal.pasalnya banyak pasang mata yang menatap ulah bosnya itu.


"Kegen sayang"?.Abra hanya menjawab kekesalan Jasmin dengan wajah imut.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Ah..outhor kadang binggung''! tega ngak ya nyakitin Abra''?.🤔🤔🤔

__ADS_1


Maaf masih banyak typo 🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2