Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 47


__ADS_3

Selesai mengoreng ikan untuk Ibunya dan menyimpan ikan gorang didalam lemari,detik berikutnya Wulan langsung melangkah keluar rumah.''Dio''?.pangilnya saat melihat Dio masih sibuk bermain kelereng.


''Ah Mbak,Dio jadi kalah ni gara-gara Mbak''.lah Dio malah mengomel,bibirnya mengerucut kesal,karna kalah dari teman-temannya.


''Lah,kenapa Mbak yang disalahkan''?.Wulan sudah Pasti tidak mau disalahkan.


''Ck,kan Mbak tadi yang manggil Dio,hingga konsentrasi Dio pecah''.sambungnya lagi masih dengan wajah kesal.''Ni,lihat kelereng Dio habis''.memperlihatkan kelerengnya yang hanya tingal dua buah.


Wulan mencabik.


Hadeh,kalau dibiarkan Dio bakal mengomel panjang lebar nanti.''Dek,ikut Mbak kerumah Mbak Jasmin yuk''?.ajaknya,mencoba mengalihakn perhatian Dio.


Dio seketika berhenti mengomel.''Bakar ayam lagi''?.celetuknya dengan wajah berbinar, pasalnya tadi malam Dio dan Bayu yang paling banyak makan ayam,bahkan Dio sampai membawa sisa ayam bakar,ikan dan juga cumi pulang,karna kebetulan memang banyak yang tersisa.


''Ngak,tapi ini lebih dari bakar ayam,ada dagingnya juga''.


Mata Dio berbinar.''Benaran Mbak''?.tanya bocah itu,detik berikutnya langsung berdiri.''Ayo Mbak''.


''Eeiit''.menarik kerah kaos adiknya.


''Apa lagi Mbak''?.kesalnya karna langkah kakinya terhenti.


''Mandi dulu,kamu bau jigong''.


Dio mencabik.''Idih,sok wangi''.ketusnya,namun tak hayal kakinya berlari menuju rumah.


''Dio,Mbak duluan ya,nanti nyusul''?.


''Iya''.jawab Dio dari dalam.


Setelah mendapatkan jawaban dari Dio.Wulan langsung melanjutkan langkahnya menuju rumah Jasmin.


Dari kejauhan sudah terlihat rumah yang tadinya sunyi,sepi,kini sudah berubah menjadi ramai.bahkan sebuah tenda sederhana sudah terbentang dihalam rumah.


''Ck..ck..ck''.Wulan berdecak,Ibunya memang ahli dalam hal ini,hanya butuh waktu sentengah jam,semuanya sudah beres.


Terbukti banyaknya Ibu-ibu dan Bapak-bapak ada juga muda Mudi yang ikut membantu penyelenggaraan acara.


Ada yang mengupas bawang,jahe,lengkuas,bawang merah dan banyak lagi.


Bahkan kini dibawah sudah ada tungku yang mengunakan kayu bakar.padahal tadi saat dirinya pergi dari rumah Jasmin, tak ada kayu disana,tapi mungkin para warga bahu membahu untuk membawa kayu bakar dari rumah masing-masing.warga disini memang kompak.apa lagi ada acara hajatan seperti ini.

__ADS_1


''Eh,Wulan kamu kapan lagi,itu temannya udah mau tunangan''?.terdengar suara sumbang yang membuat Wulan langsung mencabik,ini nie yang mambuat dirinya malas pulang ketempat ini,ngak dirumah,ngak diluar yang ditanyain,nikahnya kapan''?.


Hadeh''??.gimana mau nikah,calonnya aja ngak ada.


''He..he,bentar lagi Buk,oh iya Buk,kalau boleh Wulan mau nikah sama anak Ibu aja''.celetuk wanita itu asal.


Membuat ibu-ibu yang tadi mencabik. pasalnya wanita subur itu tidak memiliki anak.


"Nah,mati kutu-kan''?.makanya jangan asal bicara sama Wulandari"?.batinya pogah.


"Wulan"?.Jasmin melambaikan tangannya.


"Waw"?.Wulan menatap wanita itu takjup.kakinya dengan cepat berlari mendekati Jasmin.sahabatnya itu sekarang mengenakan gamis Mocca dengan hijap senada,hadiah dari Ilham tadi malam.


"Lu cantik banget Jas,sumpah demi apa pun"?.ucapnya takjup,berkali-kali bibirnya berdecak kagum.


"Lu ngeledek gue Lan"?.


"Eiit,siapa yang ngeledek lu,gue serius.lu itu benar-benar cantik,gue yakin kalau Pak Abra ngeliat lu"?.wajahnya mupeng dibuat-buat.


"Apa-an sih,ngak usah nakutin gue deh"?.Jasmin menimpuk kening sahabatnya lembut,membuat wanita tergelak.


"Gue serius,lu cantik banget,gue aja sampai pangling,noh,lu lihat Bapak-bapak sama cowok-cowok yang ada disana,pada ngeliatin lu".Wulan menunjuk kearah belakang rumah dan juga diteras rumah.


"Udah ayo.lu itu dari dulu memang kembang desa, jadi wajar banyak yang kepincut sampai kalangan Pak Bos kayak Pak Abra aja sampai kepincut sama lu"?.sambung Wulan lagi, membuat Jasmin berdecak kesal.detik berikutnya wanita itu langsung melangkah menuju dapur.


"Eh,tunggu Jas,lu mau kemana"?.Jasmin bergeming.kakinya tetap melangkah menuju dapur.


"Ibuk,ada yang bisa Jasmin bantu"?.Jasmin duduk disamping Bu Tuti,Ibunya Wulan yang kini sedang mengulek bumbu.


"Eh,kenapa kedapur''?.sana dikamar saja, ngak baik kedapur"?.wanita paruh baya itu malah mengomel.''Pamali''.sambungnya lagi.


"Jasmin"?.


Kepala Tuti langsung menoleh pada Wulan.


matanya Menatap putrinya itu tajam."Kamu kapan lagi"?.katanya dengan nada ketus.


"Haduh,salah kamar"?.bukannya menjawab Wulan malah kabur dari dapur menuju ruang tengah,berkumpul dengan muda mudi seumuran dengan dirinya.siapa tau ada yang kecantol.itu pikir Wulan.


Putus asa Wulan sudah.

__ADS_1


"Nak Jasmin calonnya yang mana atuh"?.seorang Ibu-ibu yang memotong bawang merah berinsut mendekat dengan wajah keponya.


Jasmin tak menjawab,wanita cantik itu hanya tersenyum cangung.


"Kaya ngak"?.tanya wanita itu lagi."Oh iya,yang kemaren datang kesini undang kesini dong, mau ibu jodohkan sama si Raisa putri Ibuk yang cantik jelita itu"?.Jasmin menatap wanita disampingnya binggung,siapa yang wanita ini maksud''?.


Laki-laki yang kerumahnya siapa"?.Rian,Mas Ilham,Abra atau Bayu"?.tapi kalau Bayu,ngak mungkin.secara Bayu juga warga sini.


"Maaf bu,siapa ya"?.tanya wanita itu, jemari tangannya sibuk membantu Ibu-ibu yang lain mengupas bawang putih.


"Siapa ya namanya ibu ngak tau,dia tinggi tampan kayak arti korea"?.


Jasmin diam,otaknya berpikir,Rian tidak mirip artis korea,laki-laki itu lebih mirip laki-laki dari keturunan arab,Mas Ilham"?.tidak,Mas Ilham lebih mirip orang timur tengah,tapi Abra''?. ya dirinya tau sekarang siapa yang dimaksud wanita peruh baya disampingnya ini.


"Pak Abra maksud ibu"?.tanya wanita itu lembut,tak ada rasa cemburu sedikit pun dihatinya,meskipun wanita itu menawarkan putrinya untuk dijodohkan dengan Abra,karna memang tak ada cinta dihatinya.


"Siapa namanya Nak"?.tanya Ibu Wulan menimpali,sepertinya wanita paruh baya ini ikut kepo.


"Pak Abra Bu"?.jawab wanita itu lagi,dengan suara yang lebih jelas.


''Hem,boleh kenalkan dengan Wulan''?.Bu Siti malah berbisik tepat ditelinga Jasmin membuat wanita itu bingung sendiri harus menjawab apa''?.


''Jasmin''?.pangilan Wulan,membuat wanita itu menarik nafasnya lega.


''Permisi Bu,Jasmin kesana dulu,oh ya Buk, ibuk tolong bantu urus semuanya ya''?. Jasmin serahkan semuanya sama Ibu,kalau ada yang kurang kasi tau Jasmin ya bu''?.pinta wanita itu dengan nada sopan dan lembut.


''Iya nduk, tenang saja,serahkan semuanya sama Ibu,semuanya pasti beres''.mengacungkan kedua jempolnya.


''Ya sudah,Jasmin pamit''.wanita itu langsung undur diri,Wulan memang selalu bisa diandalkan.


''Ada apa''?.matanya menatap Wulan heran.


''Ada Rian diluar''.sahabatnya itu berbisik.membuat mata Jasmin membulat sempurna.


''Lu serius''?.


''Apa gue kelihatan becanda''?.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2