
Jasmin tak habis pikir kenapa Abra bisa berkata seperti itu pada dirinya''?.padahal sudah jelas diantara mereka berdua tidak ada hibungan apa-apa.
Lagi pula,dirinya cukup tau diri untuk tidak berharap lebih pada siapa pun.
''Wah romantisnya Pak Abra ini''?.Wulan kini melangkah mendekati Abra,satu tangannya membawa buah mangga muda dan mengigitnya dengan kulitnya sekalian, membuat Abra meringis ngilu.''Pak Abra ajak sana Jasmin jalan-jalan''?.Wulan menoel lengan Abra membuat laki-laki itu spontan mundur.
Ngari juga melihat kelakuan Wulan.
''Wulan''?.kesal Jasmin matanya menatap sahabatnya itu tajam.
''He. he,santai aja Jas''?.masih mengigit mangga muda yang hanya sisa setengah,tadi katanya ngak mau,lah sekarang malah ngabisin mangganya Bayu.
Kampret.
''Mbak Jasmin''?.
Jasmin menoleh pada Dio.''Ya Dio ada apa''?.
''Abang ganteng ini pacar Mbak''?.tanya Dio polos.
''Iya dong''?.bukan Jasmin yang menjawab, tapi Abra yang menjawab,laki-laki tampan itu menatap bocah konyol didepannya dengan senyum yang mengembang.
''Pak,ayo ikut saya sebentar''?.Jasmin menarik lengan Abra,dan membawa bosnya itu menjauh dari Wulan dan Dio.
''Palan-pelan sayang''?.
''Pak''?.kesal Jasmin dengan suara meninggi.
''Apa sayang''?.Abra menjawab dengan senyum jahilnya, membuat wanita didepannya kesal bukan main.
''Apa yang Bapak inginkan dari saya''?.sentak Jasmin frustasi,kenapa laki-laki didepannya ini berubah menjadi aneh''?.
''Apa yang kamu ingin aku lakukan agar kamu percaya bahwa aku begitu mencintaimu Jasmin''?.Abra meraih kedua jemari Jasmin, mengengamnya lembut,tatapan matanya mengisayaratkan cinta dan kasih sayang yang sudah begitu lama dirinya pendam.
Jasmin memalingkan wajahnya kearah lain''Tidak ada,karna saya tidak akan pernah menjalin hubungan dengan siapa pun''?.
''Kenapa''?.tanya Abra lembut.''Aku akan menerima semua kekuranganmu,percayalah padaku''?.mengecup pungung tangan Jasmin membuat wanita itu tersentak.
''Apa yang Bapak lakukan''?.dengan cepat menarik tangannya,namun Abra malah memeluk tubuhnya erat.
''Percayalah padaku,apa pun kondisimu aku akan menerimamu dengan sepenuh hati''.ucapnya sungguh-sungguh.
Bukannya menjawab,Jasmin malah menangis pilu .
Tangis yang sama sekali tidak pernah Abra lihat dengan mata kepalanya sediri,membuat laki-laki itu begitu terluka.
"Maafkan aku Jas"?.tapi aku berjanji aku akan melakukan apa pun asalkan kau bisa tersenyum kembali"?.batinya.jemari tangannya mengusap pungung Jasmin lembut.
''Cie..cie..ada yang lagi pelukan nie''?.Entah sejak kapan Dio ada disana,yang jelas kini bocah menyebalkan itu sedang menatap mereka berdua dengan senyum jahilnya.
"Oh ayolah Dio,kau ini mangangu saja".celetuk Abra diiringi kekehan.
__ADS_1
"Mbak Jasmin,tadi para ibu-ibu komplek pada ngeliatin Abang Genteng,katanya pacar kakak artis korea"?.
Celetuk Dio membuat Jasmin menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.detik berikutnya wanita cantik itu langsung mendorong dada Abra yang masih betah memeluknya.
"Nah,udah jadiankan"?.Wulan tiba-tiba muncul."Boleh dong pajak jadiannya"?.matanya menatap Abra dari atas sampai kebawa.
Wulan akui Abra memang begitu tampan dan jangan lupa laki-laki ini juga kaya,tak ada salahnya juga Jasmin menerima cinta Abra.
"Boleh,kau mau apa"?.Abra menatap Wulan sekilas.detik berikutnya kembali menatap Jasmin,jemari tangannya meraih jemari Jasmin dan mengengamnya lembut.
"Makan-makan gitu,he..he".
"Plak".tamparan mendarat dipundak wanita itu hingga kini dirinya meringis."Sakit setan"?.umpatnya,saat melihat Bayu malah tertawa lepas.
"Plak".
"Anjirit sakit banget".Bayu langsung diam saat bibirnya ditabok Wulan.
"Sakit-kan"?.cengirnya."Makanya jangan asal nabok,sakit tau"?.ketusnya.
"Ya sudah,kalau begitu kita makan-makan dimana nie"?.
Jasmin menatap Abra tajam.
"Kenapa sayang"?.Abra melah terkekeh.
"Siapa yang jadian"?.ketusnya
"Tapi kan saya belum jawab,iya.lagiankan Bapak bilang ngasi waktu saya untuk berpikir sampai besok".menatap Abra heran."Kenapa jadi gini"?.
"Besok atau sekarang itu sama saja,dan saya pikir lebih cepat lebih baik,ya sudah ayo kita mau makan dimana ini''?.saya ngikut kalian aja".menatap Wulan dan laki-laki yang menatap dirinya kesal sejak tadi.
"Kita ngak akan kemana-mana,benarkan Jas"?.Bayu menatap Jamsin lekat.
"Iya".jawab Jasmin singkat,karna memang dirinya lebih suka disini untuk menenangkan pikirannya yang kalut.
"Nah kan denger,Jasmin akan tetap disini sampai sore".
"Ok,kalau begitu saya juga akan tetap disini sampai sore".jawab Abra mantap,kakinya bahkan sudah melangkah duluan ketempat Jasmin duduk tadi.
''Yatuhan''?keluh Jasmin tak habis pikir, kenapa Bosnya bisa menjadi seperti ini''?.apa Abra salah minum obat''?.entahlah yang jelas dirinya benar-benar pusing melihat tingkah Abra.
"Pak Abra ngapin duduk disitu"?.menunjuk kursi kayu yang diduduki Abra.
"Kenapa mamangnya"?.Abra mendongak, menatap wajah cantik wanita yang memenuhi hatinya itu.
"Kursinya kotor Pak,nanti pakaian Bapak ikutan kotor".
"No broblem".jawab Abra singkat,satu tangannya menarik jemari Jasmin agar duduk disamping dirinya.
"Gue duduk disini"?.Bayu kampret dengan cepat mengambil posisi duduk disamping Jasmin,membuat Abra menatap laki-laki itu heran.
__ADS_1
"Mau mangga Jas,ini udah gue kupasin, khusus buat lu"?.Abra kembali menatap Bayu heran.
Apa-apa-an ini laki-laki sebiji "?.itu pikir Abra.
"Mau dong"?.Abra dengan cepat meraih piring yang disodorkan Bayu.detik berikutnya laki-laki itu langsung memakan mangga yang ada dipiring dengan lahap.
Asaem-asem dah,yang penting Abra tidak suka ada yang memperhatikan Jasmin selain dirinya.
"Eh,kampret kenapa diambil"?.Bayu dengan cepat berdiri sambil berkacak pingang.
"Ha..ha..".Dio malah tertawa lapas saat melihat Abra memakan mangga dengan wajah yang entahlah."Abang tampan jangan makan terlalu banyak,nanti menceret"?.celetuknya.masih disertai kekehan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Pak Abra mau kemana"?.Jasmin ikut berlari saat melihat bosnya itu kembali berlari menuju toilet.sudah sejak tadi pagi Abra bolak balik dari toilet
"Prrreeeetttt".
"Jangan berdiri dipintu Jasmin,pergilah dari sana"?.Abra menahan malunya saat tampa malunya eeknya yang keluar dari anunya menimbulkan suara yang benar-benar menjijikkan.
"Bapak baik-baik aja kan"?.Jasmin menahan tawanya.
"Pppppreeeett".
"Ha..ha..".Sungguh kali ini Jasmin benar-benar tidak bisa lagi menahan tawanya,bagai mana Abra tidak mencret''?.laki-laki itu menghabiskan satu piring mangga hanya karna rasa kesalnya bada Bayu.
Bayu yang kurang asem memang sengaja mengerjai bosnya itu.
Entahlah Jasmin sebenarnya tak tega melihat Abra seperti ini,namun dirinya tidak salah apa-apa karna Abra sendiri yang bersedia menghabiskan mangga yang seharusnya dimakan untuk lima orang.
Hufh laki-laki aneh.
"Saya baik-baik saja"?.jawab Abra dengan nada lemah.
"Pak"?.Jasmin dengan cepat memapah tubuh Abra yang hampir saja ambruk saat keluar dari toilet.
"Bantu saya kekamar"?.pintanya dengan keringat dingin membasahi kening dan tubuhnya.
Kasian sekali.
"Baik Pak"?.dengan susah payah Jasmin membawa tubuh tinggi tegap Abra menuju kamar yang ada diruangan laki-laki itu.setelah memastikan bosnya berbaring dengan nyaman,Jasmin dengan cekatan membuka sepatu dan Jas yang Abra kenakan.
"Saya pangilkan dokter sebentar Pak".ucapnya,detik berikutnya wanita cantik itu langsung menghubungi dokter bribadi Abra.
"Jasmin"?.
🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.