Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 56


__ADS_3

Jasmin melangkahkan kakinya dengan mantap menuju rumah Abra,hari ini adalah senin,wanita itu sengaja mengambil cuti agar bisa main kerumah ini,karna hari senin dirinya yakin Abra tak ada dirumah.


''Mismillah hirohman nirrohhim''?.gumamnya pelan,jemari tangannya terulur pada bel rumah.


''Semoga kali ini berhasil''.gumamnya lagi.


''Ting..tong''.hatinya yang kalut juga takut iya paksakan untuk kuat,berkali-kali menarik nafasnya dalam,agar detak jantungnya kembali normal.''Semangat Jasmin''.gumamnya lagi,dengan tangan terkepal.sebagai bentuk penyemangat pada dirinya sendiri.


''Ting tong''.kembali menekan bel pintu karna sedari tadi pintu rumah belum juga terbuka.


''Cklek''.


Jasmin langsung mengintip saat mendengar suara pintu yang terbuka.


''Eh non Jasmin''?.seorang wanita paruh baya membuka pintu lebar-lebar dan meminta tunangan majikannya itu masuk.


''Silahkan masuk Non''.pintanya pada tunangan tuan mudanya itu.


''Mama ada Bik''?.Jasmin melangkahkan kakinya memasuki rumah,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan mencari keberadaan penghuni rumah.


''Nyonya keluar sebentar Non,silahkan duduk''.pintanya.


''Oh iya Bik,Bik boleh Jasmin nunggu Mama dikamar Mas Abra''?.tanya wanita itu ragu-ragu.


''Eng''??.wanita paruh baya yang ada didepannya terlihat ragu-ragu.''Gimana ya non''?.


"Aku tak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini"?.batin Jasmin.matanya menoleh kekiri dan kekanan mencari ide.hari ini dirinya harus bisa memasuki kamar Abra,titik.


Apa pun caranya.


"Boleh ya Bik,plis"?.Jasmin memasang wajah sememelas mungkin,agar wanita paruh baya didepannya memberikan dirinya izin.


"Biar bibik tanya tuan dulu Non"?.


"Stop Bik,he..he"?.cengegesan seperti orang bodoh."Anu Bik,Jasmin pengen bikin kejutan sama Mas Abra,boleh ya Bik"?.pintanya lagi.


"Oh gitu ya Non"?.ya sudah deh,silahkan tapi nanti kalau Tuan nanyak jangan bilang bibik yang kasi ijin ya Non"?.


Jasmin mengangguk,senyum merekah dibibirnya,hari ini wanita itu berharap semuanya akan terungkap agar dirinya bisa mengambil langkah selanjutnya."Ya sudah Jasmin naik ya Bik"?.pamitnya yang dinguki wanita paruh baya itu dengan wajah ragu.


Selama ini Abra tak pernah mengizinkan orang lain memasuki kamarnya,termasuk Mamanya sendiri,setiap pergi dari rumah laki-laki itu selalu mewanti-wanti,agar tak ada yang memasuki kamarnya,lagi pula biasanya kamar majikannya itu selalu dikunci,,tapi sekarang entahlah"?.

__ADS_1


"Biarkan sajalah,toh dia calon istrinya,saya rasa ngak ada salahnya"?.gumam wanita paruh baya itu pelan,tatapan matanya masih menatap Jasmin yang menaiki tangga.


"Ya tuhan,tolong aku"?.gumam Jasmin pelan. kakinya dengan cepat menapaki anak tangga.saat sampai didepan kamar Abra berkali-kali wanita itu mengucapkan istifar dan memohon perlindungan pada Allah.agar dilindungi dari segala mara bahaya.


''Klek..klek''.berkali-kali mencoba namun gagal.''Pintunya dikunci''.gumamnya pelan,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan, keatas dan bawah mencoba mencari dimana Abra menyimpan kunci kamar miliknya.


''Bagai mana ini''.kakinya kembali melangkah menuruni tangga,entah kenapa tekatnya sudah bulat untuk segera mencari tau tentang Abra lebih cepat.karna sudah cukup selama ini dirinya bermain-main dan kini saatnya dirinya serius menghadapi masalah ini.


''Bik..bibik''.kakinya berlari menuruni tangga,kepalanya menoleh kekanan dan kekiri mencari keberadaan wanita paruh baya itu.


''Iya Non,ada apa''?.wanita paruh baya itu lari tergopoh-gopoh mendekati Jasmin.


''Kunci kamar Mas Abra mana Bik''?.


''Maaf Non,bibik ngak tau.lagian Tuan muda ngak pernah ngijinin kami para pembantu buat masuk kekakamarnya,termasuk Nyonya Sopia''.jelas wanita itu panjang lebar.


Kening Jasmin berkerut.''Maksudnya''?.matanya menyipit.


''Ya iya Non,tuan selalu mengunci kamarnya jika keluar rumah,trus kalau ada diruman dia selalu melarang siapa pun masuk dikamarnya''.penjelasan wanita didepannya membuat Jasmin semakin menaruh curiga dengan laki-laki itu.


''Trus yang bersihin kamarnya siapa Bik''.mencoba mengorek informasi.


Ini aneh.


Dan semakin aneh.


''Sejak kapan,ya Bik''?.meskipun belum bisa memasuki kamar Abra,tapi dirinya masih bisa mendapatkan informasi dari wanita paruh baya didepannya.


"Maafkan Jasmin Bik"?.batinnya,kerna merasa dirinya sudah memanfaatkan wanita itu.


"Untuk itu saya kurang tau Non,soalnya bibik baru disini"?.


"Trus Art yang lama dimana Bik"?.


''Maaf Non,kalau itu bibik kurang tau.coba Non tanya sama Nyonya Sopia,atau tanya tuan Muda langsung''.


Jasmin meringis mendengar apa yang wanita paruh baya itu katakan.bertanya dengan Abra itu adalah hal yang sangat konyol menurutnya.


"Mama Sopia''?.ya".hanya nama Sopia yang ada dipikirannya,wanita itu berniat akan bertanya dengan wanita paruh baya itu nanti.


"Sayang"?.lamunan Jasmin buyar,saat mendengar suara seseorang.

__ADS_1


"Mama"?.Jasmin melangkah mendekati Sopia dan menghambur memeluk wanita baik itu.pucuk dicinta ulam pun tiba,mungkin ini lah saatnya dirinya bertanya tentang Abra lebih dalam lagi.


"Kok ngak ngasi tau mau kesini"?.Sopia menarik calon menantunya itu menuju sofa ruang tamu.


"Kejutan Mama"?.jawab wanita itu asal.


"Ah..sayang"?.Sopia mengecup puncak kepala Jasmin.kelembutan dan ketulusan hati Sopia membuat Jasmin kembali merasakan kasih sayang seorang ibu.Sopia bahkan sering mengentarkan dirinya makan malam,bukan wanita itu sendiri yang mengantar tapi sopir peribadinya,perhatian kecil seperti itulah yang membuat Jasmin menjadi serba salah.namun dirinya harus segera mengetahui semuanya dan jika dirinya sudah tau siapa pelakunya mohon maaf"?.tak ada kata ampun bagi seorang iblis.


"Udah minum belum"?.menarik kursi dan duduk tepat disamping Jasmin.


"Belum Ma"?.jawabnya dengan nada manja.


''Oh,ya ampun"?.maaf tadi Mama ada perlu sebentar,oh ya,minggu besok kalian harus segera Fitting baju''.Sopia bangkit berdiri dari duduknya dan meletakkan tas tangan miliknya dimeja,detik berikutnya langsung melangkah menuju dapur meningalkan Jasmin yang mulai gusar.


''Bagai mana ini''?.gumamnya pelan,jemari tangannya meremas satu sama lainnya.''Aku harus cepat''.kepalanya menganguk detik berikutnya langsung melangkah mengikuti Sopia.


''Mama lagi ngapain''?.kepalanya melongok mengintip dari pundak Sopia.


''Ini Mama lagi bikin Jus buat kamu sayang''.menunjuk Jus jeruk yang baru saja iya seduh.


''Eeeeemm...enak kayaknya Ma''.menghirup aroma segar jeruk membuat Sopia terkekeh.


''Sudah,ayo kesana''.ajaknya,setelah jus buatannya selesai.


''Ma,Mas Abra kekantor''?.memulai mencari informasi,lama berbasi-basi tak baik juga untuk dirinya,takutnya Abra keburu pulang bisa gawat nanti.


''Iya sayang''.menoleh sekilas.''Oh iya Mama lupa kamu kok ngak masuk kantor''?.


''Capek Ma,pengen istirahat dulu.lagian Jasmin kangen Mama''.memasang wajah manja.


''Aduh sayangnya Mama,Mama juga kengen sama calon mantu Mama yang cantik ini''?.mengusap kepala Jasmin yang mengunkan hijap dengan tangan kanannya yang tidak membawa nampan.


''Jasmin sayang Mama,oh ya Ma''?.kamar Mas Abra kok dikunci,padahal tadi Jasmin niatnya pengen istirahat disana''?.


🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2