Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 31


__ADS_3

''Tangan lu kenapa Jas''?.baru saja Jasmin keluar dari mobil.


Wulan yang baru saja turun dari mobil Bayu langsung belari mendekati Jasmin dan juga Abra.


''Ngak kenapa-napa,santai aja''?.menepis tangan Wulan yang sibuk ingin melihat lukanya.


''Lu nonjok tembok lagi''?.


Jasmin mengangkat bahunya acuh. detik berikutnya langsung melangkah memasuki kos-kosan diikuti Abra dan juga Wulan.


''Lan sebentar''.Abra menarik lengan Wulan, membuat wanita manis itu menghentikan langkahnya dengan waajah merona malu.


''Ada apa Pak''?.matanya berkedip-kedip menatap Abra,membuat laki-laki itu heran.


''Apa Jasmin sering melakukan ini''?.tanya Abra lirih.


''Dulu sih sering,kalau emosinya lagi naik,dan mungkin sudah tidak bisa dikontrol lagi''.jawab Wulan memang benar adanya, karna setahu dirinya Jasmin bersikap seperti ini setelah kejadian naas itu.


''Ya sudah,saya pulang dulu''.bangkit dari duduknya dan melangkah menuju mobil.detik berikutnya langsung meleset pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Didalam.


''Hey calon makmum''!.kenapa kau melamun''?.Bayu berdiri didepan pintu kamar dengan wajah menyebalkan.


''Astaufirullah''?.lu ngagetin gue tau ngak Bay''?.Jasmin yang sejak tadi sibuk dengan pikirannya sendiri,langsung melampar Bayu dengan kaos oblong milik Wulan.


''He..he..maaf Jas''?.oh ya Jas,malam ini kita nostalgia yuk''?.menenteng bungkusan yang sejak tadi iya bawa.


''Itu apa''?.menunjuk bungkusan yang Bayu bawa.


''Indomie rasa ayam bawang''.celetuknya disertai kekehan.


Jasmin langsung terkekeh melihat tingkah Bayu,Jasmin bukanlah wanita yang suka larut dalam kesedih, bagi Bayu sangat mudah menghibur seorang Jasmin,kalau sendainya seseorang itu pintar mencairkan suasana seperti dirinya,itulah sebabnya Bayu yakin bahwa Jasmin adalah jodohnya.


''Jadi kamu mau ngapin nie''?.tanya Jasmin masih disertai terkekeh.


''Biasa masak mie enam,pakai telor satu''.kembali tawa Jasmin pecah saat mengingat kelakukan mereka dulu,maklum anak sekolah yang minim uang waktu itu,biasanya setiap malam,saat dirinya belum berpacaran dengan Rian.Jasmin,Bayu dan Wulan selalu menghabiskan waktu bersama.


Pada malam harinya disaat anak-anak remaja sibuk berpacaran mereka bertiga,malah sibuk memasak mie instan Lima dengan telor satu. terlur yang akan menajadi rebutan ketiga sekawan itu nantinya.


Namun kisah menyebalkan itu kini menjadi kenangan terindah bagi ketiganya.


''Boleh-boleh,ayo''?.Jasmin langsung bengkit berdiri dari duduknya dan melangkah menyusul Bayu yang sudah ngeloyor duluan menuju dapur umum.


''Woi..lu berdua lagi ngapain''?.Wulan yang baru saja menganti pakaian miliknya langsung melangkah mendekati keduanya.


''Wiiiih''??.enak nie''.mencium aroma mie yang mulai menguar.

__ADS_1


''Kakak masak apa''?.seorang anak kos yang akan memasak kini melangkah mendekati mereka.


''Masak mie''?.jawab Jasmin singkat.


''Wah..enak tu,aku boleh minta ngak kak''?.


''Ya elah ngak modal amat lu jadi laki-laki''!.Bayu mencibir.


Remaja itu terkekeh.''Pelit amat kak,nanti kuburannya sempit lo''?.ejeknya,membuat Bayu mendelik.


''Elah,sok tau lu''!.menoyor kepala remaja disampingnya membuat remaja itu kembali terkekeh.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Disebuah diskotik


''Abra lu disini''?.seorang wanita berpakian kurang bahan melangkah mendekati Abra yang kini sedang pokus pada gelas minuman miliknya.


''Alin,mau apa kau kesini''?.Abra memercing saat melihat Alin kini duduk disampingnya.


Alin terkekeh.''Kau hutang banyak waktu bersamaku,kenapa kau masih bertanya mau apa aku kesini''?.maraih gelas yang ada ditangan Abra dan menenggak isinya hingga tandas.


''Ck''.Abra berdecak,Alin dari dulu memang selalu sesuka hatinya.''Aku ingin sendiri''. ketusnya.


Alin kembali terkeleh.''Ayolah Abra,berdua itu lebih asik''.kambeli maraih minuman yang disodorkan bartender.


''Aku baik,apa masalahmu sehingga kau begitu cerewet''?.kembali Alin tertawa,dari dulu Abra memang tidak terlalu menyukai wanita yang cerewet.


''Apa kau masih memuja wanita tomboy itu''?.


Abra memalingkan wajahnya.tarikan nafasnya terdengar keras.''Iya''?.bayangan saat melihat wajah Jasmin yang berusaha tegar terlintas begitu saja dibenaknya.


''Ha..ha..''.tawa Alin pecah.tampa bisa iya tahan.''Ayolah Abra,kenapa kau begitu bodoh. kau punya banyak uang,kenapa memilih cinta yang bertepuk sebelah tangan''?.mengejek.


''Aku akan pastikan Jasmin akan mencintaiku,hanya aku''.meyakinkan dirinya sendiri,yang sebenarnya tidak begitu yakin.


''Ah..apa aku harus percaya''?.dia bahkan tidak pernah melihatmu sama sekali,kau tau dia begitu mencintai pacarnya yang super tampan dan alim itu''.


''Dia sudah putus dengan laki-laki itu''.Abra mendelik tak suka pada Alin,kenapa Alin selalu mengungkit tentang statusnya yang selalu mencintai Jasmin dalam diam,sejak mereka masih duduk dibangku SMA dulu.


Yup.Jasmin dan Abra memang menimba ilmu disekolah yang sama,namun saat disekolah dulu Abra bukanlah laki-laki yang menonjol dan terkesan cupu,hingga Jasmin sama sekali tidak mengenal laki-laki itu.


''Oh,ayolah nikmati hidup,lagian kau sudah mendapatkan apa yang kau mau,merengut kesuciannya''?.menyikut lengan Abra, membuat laki-laki itu menatapnya tajam.


''Jaga bicaramu Alin''?.bentaknya tak suka.


''Ok,aku diam''.membuat gerakan seperti mengunci bibir.


''Ingat Alin,jangan pernah kau katakan tentang ini dengan siapa pun''!.dengan nada penuh ancaman,membuat Alin meneguk slivanya.

__ADS_1


''Jika sampai kau membocorkan semua ini,kau akan tau akibatnya''.Abra langsung bangkit dari duduknya dan melangkah pergi diikuti Alin dari belakang.


''Ayolah Abra,kau jangan meragukanku begitu, selama ini aku tidak pernah menghianatimu,asalkan''?.


Abra menoleh,tatapan matanya menghunus tajam menatap Alin.''Apa maumu sebenarnya Alin''?.mencegkram rahang Alin kuat,membuat wanita itu terpekik.


''Llleeepas Bra''?.pintanya dengan nada tercekat.


''Aku sudah terlalu lama membiarkanmu bermain-main dengan tubuhku,bagai mana kalau sekarang aku yang akan bermain-main dengan tubuhmu''.bibirnya menyeringai menyeramkan,membuat Alin ketakutan.


Ini kali pertama dirinya melihat Abra semarah ini,biasanya laki-laki itu akan dengan senang hati menghabiskan waktu berdua dengan dirinya diranjang,berbagi kenikmatan dan juga kepuasan.namun sekarang''?.


Ada apa dengan Abra''?.


''Leeepas..Abra sakkkit''.pintanya lagi dengan mata mengiba.


Abra melepaskan cangkramannya dengan kasar.dan melangkah meningalkan Alin didepan diskotik.


''Sialan Abra,berani sekali dia melakukan ini padaku.awas saja kau''.tangannya terkepal kuat.sungguh dari dulu dirinya benar-benar mencintai Abra,sahabat masa kecilnya itu.tapi apa yang iya dapatkan''?.cinta Abra hanya tertuju pada satu orang wanita,yaitu Jasmin.


''Sialan''?.aku harus melakukan sesuatu''.kakinya melangkah menuju mobil miliknya yang tak jauh dari tempat dirinya berdiri.


Membuka pintu mobil dan masuk didalamnya,detik berikutnya langsung melajukan mobilnya menuju suatu tempat.


Hanya butuh waktu tiga puluh menit kini dirinya sudah sampai didepan sebuah kos-kosan.


''Ternyata kau disini''?.wanita sialan''?.membuka pintu mobil dan melangkah mendekati remaja yang sedang asik dengan gitar ditangan mereka.


''Permisi''?.sapanya selembut mungkin.


''Wah...seksoy''?.celetuk salah satu remaja dengan mata membulat.


"Kampungan sekali"?.gerutu Alin dalam hati.melihat tingkah laki-laki didepan dirinya sekarang.


"Hello,apa kalian tau dimana kamar kos Jasmin"?.melambaikan tangannya tepat diwajah ketiga laki-laki yang kini menatap buah dadanya tampa berkedip.


"Kenal dong,Mbak Jasmin yang cantik itu kan"?.celetuk salah satu dari mereka.


"Ck".Alin kembali berdecak kesal.kenapa semua orang selalu memuji Jasmin cantik"?.padahal dirinya jauh lebih cantik.


"Sialan kamu Jasmin,aku bersumpah akan membuatmu menderita"?batinya dengan bibir yang sersungging senyum licik.


🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2