Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 43


__ADS_3

''Makasih untuk hari ini Tante''?.mencium pungung tangan Sopia dengan takzin,saat mobil yang dikendari Abra sudah berhenti didepan rumahnya sore itu.


''Iya sayang,sama-sama''.Sopia mengecup pipi kiri dan kanan calon menantunya itu,entah kenapa Sopia merasa begitu menyukai Jasmin wanita pilihan putranya.selain cantik, Jasmin juga tidak matre, itu penilaian darinya setelah beberapa hari bertemu Jasmin.


''Wah,itu kan artis korea yang naik sepeda sama Dio waktu itu''?.entah kapan datangnya para emak-emak rempong,hingga kini ricuh melihat kehadiran Abra saat berdiri dihalaman rumah Jasmin.


''Aduh gawat''.pekik Abra membuat Sopia menatap putranya itu heran.


''Ada apa sayang''?.keningnya mengernyit menatap putranya curiga.


''Nanyanya nanti saja Ma,sekarang kita pulang dulu''?kepalanya menoleh pada Jasmin.''Sayang Mas pulang dulu''.tampa menunggu jawaban dari Jasmin laki-laki tampan itu langsung ngacir memasuki mobil, diikuti Sopia yang binggung melihat tingkah putranya,namun tak hayal wanita paruh baya itu mengikuti apa yang putranya lakukan.


''Yah,kok pergi''?. baru aja mau minta foto''.celetuk Ibu pakai daster merah.


''Iya nie,aku juga rencananya minta usap-usap perutku''.mengusap perutnya yang buncit. karna kebetulan sedang hamil besar.''Biar bayi yang ada didalam kandunganku mirip kayak dia,tampan sekali''.gumamnya dengan wajah kecewa.


''Elah Nuri,apa pemgaruhnya''?. perut lu dielus dia,anak lu jadi mirip Dia''?.orang bapak sama Mamaknya aja item gitu''.celetukan ibu-ibu pakai daster kuning,membuat semua yang ada disana tertawa lepas.begitu juga dengan Wulan.


Sementara Jasmin,hanya mengelangkan kepalanya melihat tingkah mereka.detik berikutnya wanita itu langsung melangkah memasuki rumah,karna kebetulan sudah sore dan sebentar lagi Azan mangrib.lebih baik dirinya mandi dan bersiap-siap untuk sholat dari pada harus ikut bergabung dengan emak-emak lebai karna puber kedua.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul tujuh malam,selesai melaksanakan sholat magrib Jasmin menyempatkan diri untuk untuk membaca Al'Quran.


''Kak Jasmin''?.wanita yang masih mengenakan mukena itu dengan cepat mengakhiri kajiannya dan meletakkan Al'Quran diatas lemari,tempat biasa dirinya menyimpan Al'Quran.


''Ah,maaf Kak,Bintang gangu ya''?.Bintang berdiri didepan pintu saat melihat Jasmin masih mengenakan mukena.


''Tidak apa-apa,Kakak sudah selesai kok''?.jawab Jasmin diiringi senyum lembut.


''Bintang''?.Ilham diam mematung didepan pintu kamar saat melihat Jasmin masih mengenakan mukena,adem sekali melihat pemandangan yang ada didepan matanya.


Ya tuhan,bolehkan dirinya berhayal sekarang''?.Seandainya saat ini mereka sudah menikah dan mereka berdua melaksanakan sholat berjamaah''!. dan Ah..sial. pikirannya ngelantur entah kemana"?.


Ilham mengelengkan kepalanya agar pikiran ngawur yang ada dikepalanya segera hilang.


"Mas Ilham kenapa"?.Jasmin menatap Ilham heran.


"Tidak ada"?.jawab laki-laki manis itu pendek, detik berikutnya langsung melangkah menjauhi kamar Jasmin agar pikirannya tidak kemana-mana lagi.

__ADS_1


"Hem,Mas Ilham pasti pangling ngeliat Kakak pakai mukena"?.celetuk Bintang santai.


"Sudah ayo keluar"?.Jasmin mencoba mengontrol wajahnya agar tidak memerah. karna entahlah,rasa apa yang sekarang iya rasakan''?.namun dari awal dirinya bertemu Ilham dirinya rasa perasaannya pada Ilham hanya sebatas Kakak dan adik,itu saja.tapi entahlah''. akhir-akhir ini dirinya sering grogi dan dek-dekan.


"Woi hati,jangan ngak jelas gini"?.bati Jasmin kesal sendiri.


"Eh,Bintang udah datang''?.Mas Ilhamnya mana"?.mendengar suara ribut Wulan yang baru saja selesai mandi dan berganti pakaian segera keluar dari kamar.


"Ada Kak diluar,oh iya kita jadikan bakar-bakar ayamnya"?.


"Lah,ayamnya mana"?.celetuk Wulan.yang dianguki Jasmin"Anehkan kan kalau mau bakar ayam,Ayamnya ngak ada"?.sambungnya lagi.


"He..he".Bintang malah terkekeh."Ada Kak,itu dimobil.yuk bantu Bintang buat nurunin"?.ajak Bintang dengan nada antusiasi,berbeda sekali dengan Bintang yang biasanya,karna biasanya remaja ini pemalas dan pembangkang,namun entah kenapa semenjak Ilham mendekati Jasmin remaja itu banyak berubah.dari malas dan pembangkang,kini menjadi lebih bisa diatur dan mau mendengarkan nasehat dari keluarganya.


"Ayok siapa takut.Oh ya,bentar.Kakak telfon Bayu dulu"?.Wulan kembali berlari memesuki kamar,detik berikutnya kembali berlari lagi keluar kamar,sambil membawa smartphone miliknya.


Bayu sayang


"Apa lagi Lan"?.ketus Bayu dari seberang sana, membuat Wulan berdecak kesal.


Wulan


Bayu sayang


"Lah,ini gue udah diluar duduk berdua dikegelapan malam,dengan Ilham sitentara macco"?.celetuk Bayu disertai kekehan, membuat Ilham menoleh sekilas.biasa dengan wajah datar namun terkesan ramah.


Wulan


"Oh Ok,gue kesana sekarang".mematikan sambungan terfon.detik berikutnya langsung berlari keluar rumah.


"Bayu"?.pekiknya membuat Bayu spontan melampar Wulan dengan sendal jepit yang iya kenakan.


"Njiiiir,sakit Bay"?.mengusap kepalanya yang ditimpuk Bayu dengan sendal.


"Salah lu sendiri,kenapa ngagetin gue"?.ketus Bayu santai.kakinya melangkah memungut sendal miliknya dan kembali memakainya.


"Idih,lu dari dulu emang tega sama gue".menghantakkan kakinya dengan wajah ditekuk.


Membuat Bayu terbahak."Woi Upik,lu ngak cocok sok imut gitu".meraup bibir Wulan membuat wanita itu memekik kesal.

__ADS_1


"Is,lu jadi laki-laki ngak ada peka-pekanya ya Bay"?.


"Sudah lah Lan,ayo kita angkat barang-barangnya,ntar keburu larut malam lho".Jasmin dengan cepat menarik lengan sahabatnya itu agar pertengkaran Bayu dan wulan tidak semakin menjadi-jadi.


"Biar Mas aja Dek"?.


Ah,Jasmin dan yang lainnya langsung diam terpaku mendengar pangilan Dek dari Ilham,namun entah kenapa Jasmin menyukai pangilan itu.


"Oh,iya Mas"?.jawabnya dengan nada gugup.


"Cie..cie..adek ya Mas"?.goda Bintang membuat Ilham salah tingkah.


"Hus,anak kecil ngak usah ikut urusan orang dewasa"?.Wulan langsung menarik Bintang dan membawa remaja itu menghidupkan api untuk membakar ayam.kerna kebetulan Ilham membawa semua perlengkapan untuk acara malam ini,sepertinya laki-laki itu sudah menyiapkan semuanya dengan matang.


"Biar Jasmin bersihkan dulu ayamnya Mas"?.Jasmin mencoba meraih kantung plastik ayam yang Ilham bawa.


"Mas bantu Dek"?.jawabnya pendek dan langsung membawa ayam sampai kedapur.


Alhasil kedua manusia itu membersihkan Ayam,ikan nila dan juga cumi bedua,ya hanya berdua.


"Dek"?.pangil Ilham,kepalanya menoleh sekilas menatap Jasmin yang sibuk mengaduk bumbu ayam bakar yang dirinya beli tadi sore bersama Bintang dipasar.


"Iya Mas"?.Jasmin menoleh sekilas pada Ilham,detik berikutnya kembali pokus pada kerjaannya.


"Mas serius ingin menikah denganmu,tolong tunggu Mas ya Dek"?.pintanya dengan wajah penuh harap.


Jasmin yang awalnya sibuk mengaduk bumbu ayam,seketika tangannya terhenti.


"Apa yang bisa aku janjikan''?.sementara diriku saja masih diambang kenyataan yang tidak pasti"?.batinya dilema mau menjawab apa.


"Sudah jangan terlalu dipikikan,Mas tidak mau melihatmu tertekan hanya karna masalah ini,serahkan semuanya pada Allah, karna Allahlah yang menentukan segalanya".Bak diriram air ditengah kekeringan,hati Jasmin rasanya begitu sejuk mendengar nasehat Ilham yang begitu dewasa.dan satu yang bisa Jasmin ambil kesimpulan dan kelebihan Ilham.


Laki-laki ini lebih dewasa dan lebih penyabar dalam menghadapi semua masalah.


🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc


__ADS_2