
''Kak Jasmin''??.
Jasmin menoleh saat mendengar seseorang memangil namanya.''Lho,bintang.kamu ngapain disini''?.wanita itu menoleh dan melangkah mendekati Bintang melepaskan gengaman tangan Lita yang menariknya sejak tadi.
''Bintang lagi jalan sama Mama sama Mas Ilham Kak,itu mereka''.menunjuk Mama dan Abangnya yang kini sedang sibuk memilih gamis,bukan Ilham sebenarnya yang memilih gamis,tapi Mamanya.
''Oh''.hanya itu jawaban Jasmin,tatapan mata wanita itu menatap wajah Abra yang merengut kesal.detik berikutnya laki-laki egois itu langsung melangkah mendekat.
''Ayo''.jemari tangannya dengan cepat membawa Jasmin pergi.
''Kak mau kemana,bintang ikut Kakak ya''?.dasar Bintang memang aslinya binal.remaja itu tak akan menyerah sebelum membuat orang lain pusing.
''Kamu mau kemana''?'sana sama Masmu''?.pinta Abra dengan nada ketus.
Bintang menatap Abra tajam.''Ye..Abang ini siapa''?.enak saja nyuruh-nyuruh''.balasnya tak kalah ketus.
''Dengar ya''?. saya ini calon suaminya Jasmin''.balas Abra dengan nada mengebu-gebu.
Haduh,Jasmin menepuk keningnya sendiri. melihat kelakuan Abra,masak iya laki-laki itu melawan Bintang''?.
''Hello,masih calon Bang''!!.belum tentu jadi''.Bintang berkacak pingang,suaranya yang melengking membuat beberapa pengunjung Mall menoleh kearah mereka.
''Kamu''?.kesal Abra dengan wajah memerah menahan emosi.
''Sudah Pak,dia masih anak-anak jangan terbawa emosi''.Abra yang awalnya sudah mulai maju mendekati Bintang kembali mundur.
''Bintang sana sama Mamanya,Kakak kayaknya mau pulang saja''.
''Bareng aja kak,kan searah juga''.Bintang ternyata tak patah arang.
''Hei lu bocah,lu dengar ngak sih''?.tunangan saya bilang apa''?.Jasmin menarik lengan Abra agar berhenti adu mulut dengan Bintang, karna sudah banyak orang-orang yang berkerumun melihat pertengkaran unfaedah Abra dan Bintang.
''Kenapa Masnya ditarik''?.kamu suka dengan sijelek Ilham itu''?.menghempaskan tangan Jasmin yang menarik dirinya.
''Ayolah Pak,Bintang itu anak kecil.masak iya Bapak mau bertengkar dengan anak kecil''?.Jasmin menoleh pada Lita sahabatnya itu menatap Abra heran.
''Allah huakbar-Allah huakbar''.suara Azan mangrib berkumandang.
''Pak saya mau sholat dulu dimushola yang ada dimall ini,apa Bapak mau ikut''?.ternyata azan menyelamatkan dirinya dari perdebatan yang tidak ada gunanya.Allah memang selalu tau apa yang diinginkan umatnya
''Kamu saja Mas tunggu diluar''?.jawabnya, masih dengan wajah kesal.
''Ok''.hanya itu jawaban Jasmin,dirinya tidak mungkin memaksa Abra untuk sholat l.karna antara dirinya san Abra tidak ada hubungan apa-apa,dekat dengan Abra seperti ini saja hanya untuk kelancaran misinya.
''Lit,lu sholat ngak''?.
''He..he,Lu aja''.balas Lita sambil cengegesan.
''Oh ya sudah,lu nunggu gue di''.
__ADS_1
''Jangan ditunggu,dia akan pulang dengan saya nanti''?.belum selesai Jasmin berbicara Abra sudah memotong kata-katanya duluan.
''Ok Pak siip''?.balas Lita lesu.''Pupus sudah harapan gue mau makan dan belanja gratis,Kampret''?.
''Kenapa Kak''?.Lita menoleh pada remaja yang sejak tadi bertengkar dengan bosnya itu.
''He..he..ngak apa-apa Dek''.cengirnya.
''Bintang ayo sholat dulu''.
''Ya Allah gantengnya''!.coplosnya membuat Bintang mendelik.
''Ngeliatnya biasa aja Kak''.celetuknya membuat Lita salah tingkah.
''Eh Maaf,dia siapa''?.Abang Adek ya''?.menunjuk Ilham yang kini menatap dirinya heran.
''Iya,ayo Mas sholat''!.belum selesai Lita bertanya Bintang sudah menerik Ilham menjauhi Lita,membuat wanita itu mengerutu kesal.
''Pelit amat,tapi ngak apa-apa deh,gue suka kalau ada tantangan kayak gini''.kakinya melangkah mengikuti Bintang,Mamanya dan juga Ilham menuju mushola.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ditempat lain.
''Ayo sayang buruan''?.pangil Umi Arum pada putranya.
''Kenapa lama''?. Arum meneliti putranya.''Massa Allah,anak Umi tampan sekali''.pujinya sungguh-sungguh.
''Siapa dulu Abinya''?.menepuk dadanya bangga.
''Iya deh,Umi ngaku.tapi Umi juga cantikkan Bi''?.
Hadeh,Rian hanya bisa menarik nafanya panjang,melihat tingkah kedua orang tuanya,tapi jauh dilubuk hatinya yang paling dalam,dirinya merasa bahagia memiliki keluarga yang harmonis dan saling menyayangi.
Setelah memastikan kedua orang tuanya masuk kedalam Mobil.Rian melajukan mobilnya menuju rumah wanita yang akan dilamar kedua orang tuanya untuk dirinya.
Sepanjang perjalanan hanya ada suara Umi dan Abinya yang selalu bersenda gurau, namun Rian''!.
Sedari tadi laki-laki itu hanya diam dengan pikiran melayang jauh entah kemana''?.
Tadi malam dirinya sempat mengirimkan pesan pada Wulan dan mengatakan jika dirinya akan tunangan.namun balasan Wulan membuat pikirannya kembali kalut.
Isi pesan dari Wulan.
(''Gue doain supaya Lu bahagia Rian,tapi gue mohon jangan pernah membenci Jasmin, karna sampai sekarang dia sama sekali tidak pernah membenci Lu''.).
Balasan Rian
(''Tapi kenapa dia ningalin gue,lagi pula dia bilang dia sudah punya pacar''.).
__ADS_1
Wulan
("Dia tidak pernah punya pacar,jika lu tau alasan dia pergi dari lu,mungkin lu ngak akan sanggup melukai hatinya".)
Rian
("Apa maksud lu Lan"?.).
Tak ada balasan lagi dari Wulan,hingga membuat pikiran Rian sampai sekarang masih kalut dan kembali bimbang.
''Kenapa Nak''?.Mententuh pundak putranya lembut.''Dari tadi Abi lihat seperti gelisah''?.
''Tidak ada Abi,Rian baik''.hanya itu jawaban Rian.dirinya sudah melangkah terlalu jauh, apa mungkin baginya untuk mengejar sesutu yang tidak pasti lagi"?.entahlah,sungguh kini dirinya diliputi kebinggungan.
"Lho nak,kita salah jalan lho"?.Umi Arum bersuara saat mobil yang dikendarai putranya malah lurus kedepan,padahal rumah calon menantu mereka belok sebelah kiri.
"Oh Ya Allah,maaf Umi"?.Rian kembali memutar mobil miliknya dan berbelok memasuki gang yang lumayan sempit karna hanya bisa dimasuki satu buah mobil.
"Yang mana rumanhnya Umi"?.kepalanya menoleh kekiri dan kekanan.
"Itu yang disana,yang ada tendanya"?.Arum menunjuk rumah yang lumayan ramai,bahkan terdapat tenda didepan halaman rumahnya. tidak terlalu besar,namun cukup mampu menanpung banyak tamu.
"Ramai sekali Umi"?.entah kenapa setelah sampai kesini hati Rian menjadi gamang.
"Ya iya,wong dia anak satu-satunya,jadi ya wajar kalau dia membuat acara semeriah ini"?.dikota mungkin acara seperti ini tergolong acara kecil-kecilan,tapi jika dikampung''?.acara ini terkesan terlalu berlebihan.itu menurut Abra.
"Ya sudah,ayo turun.itu calon mertua kamu sudah datang menjemput"?.Umi menunjuk seorang laki-laki paruh baya yang kini datang mendekati mereka,dengan senyum mengembang dibibirnya yang ditbuhi kumis.
"Assalamualaikum,Pak Ahmad"?.
"Walaikum salam,Pak Iwan"?.Abi menyalami tangan Calon besanya.diikuti Rian dan Umi yang hanya menangkupkan tangannya didada.
"Ayo masuk,silahkan-silahkan"?.terlihat sekali laki-laki paruh baya itu sangat antusiasi melihat kedatangan calon besannya.
"Kenapa Ayahnya seram begini"?.apa anaknya juga seram"?.batin Rian berpikir konyol.
"Ayo Nak,kenapa masih diam"?.Umi menarik lengan putranya yang sejak tadi hanya diam mematung tampa suara.
"Eh,iya Umi"?.Rian melangkah gintai memasuki rumah calon istrinya itu.
Entah kenapa semakin kesini hatinya semakin bimbang.
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.
Tbc.
__ADS_1