Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 65


__ADS_3

"Gimana Bang"?.Ilham melirik Yongi yang kini sedang berdiri dibelakangnya.


"Apanya"?.jawab laki-laki itu sambil mengancing kemeja yang iya pakai.


"Tadi malam Abang nelfon Jasmin-kan"?.tanya Yongi lagi.


Ilham mengangukkan kepalanya.


"Trus"?.


"Trus apanya"?.jawab Ilham singkat.


Yongi mendengus."Jujur aja Bang,aku udah denger tadi malam,emang Jasmin ada masalah apa sih Bang"?.


"Ngak ada"?.jawab Ilham siangkat,kakinya dengan cepat melangkah menuju meja dan meraih secangkir kopi dan sepotong roti yang sudah iya siapkan dari tadi disana.


"Pelit amat lu Bang"!.ketusnya,detik berikutnya laki-laki itu langsung ikut duduk disamping Ilham dan meraih kopi miliknya.


"Itu urusan pribadi Abang,kamu ngak perlu tau"?.menyeruput kopi miliknya dengan mata terpejam.


Jujur dirinya juga bingung bagai mana cara menyikapi masalah yang Jasmin hadapi,andai Jasmin istrinya,dirinya akan melindungi wanita itu semampunya,tapi sekarang"?.statusnya bebeda,Jasmin tunangan orang lain.


Dirinya bisa apa"?.bukankah akan berdosa jika dirinya mengangu tunangan orang lain''?.


Tapi bukankah kasus Jasmin ini lain"!.


"Ah"?.mengusap wajahnya kasar.


Pusing.


"Abang kenapa"?.


Ilham kembali mengelangkan kepalanya.


"Ngak ada,Abang cuman ada masalah dikit"?.bangkit berdiri dari duduknya diikuti Yongi yang terus mengekor dibelakang laki-laki itu.


"Cerita sama gue Bang,biar lebih plong"?.pintanya lagi.


Ilham menoleh pada Yongi,namum detik berikutnya langsung melangkah meningalkan Yongi yang memekik mamangil dirinya.


"Ah,Abang susah sekali kalau dikasi tau".dumelnya."Cerita Bang,biar ngak galau,atau kita cari cewek sekarang"?.sambungnya lagi,mulai ngawur.


"Kau saja,Abang malas"?.menaiki motor yang iya pinjam dari Danyon yang ada disana.


"Ah,Abang selalu begitu"?.gerutu Yongi sambil naik diatas jok motor bagian belakang.


"Kita mau kemana Bang"?.tanya laki-laki itu setengah menjerit untuk menyeimbangi suara motor.


"Abang mau belanja bulanan,menyusul anggota yang lain".


Mandengar apa yang Ilham katakan membuat Yongi menarik nafasnya panjang,atasannya itu memang selalu begitu."Abang susah sekali kalau diajak bersenang-senang".katanya,namun mata laki-laki itu berputar menatap wanita yang kini sedang mengendarai motor metic yang tak jauh dari mereka."Cakep banget Bang".ucapnya dengan nada semangat.


"Apanya"?.


"Cewek Bang,apa lagi"?.

__ADS_1


Ilham mendengus kesal mendengar apa yang Yongi katakan."Berhentikan bermain wanita,toh mereka ngak akan ada yang betah denganmu"?.ucapnya mengingatkan bawahan,sekaligus sahabatnya itu.


"Idih Abang,nyumpahin"?.gerutunya.


''Bukan nyumpahin,tapi Abang mengingatkan''.jawabnya sambil menghentikan motor diparkiran pasar.


"Abang mau nelfon siapa"?.mengintip layar smertphone atasannya itu.


Kini kedua laki-laki itu sudah sampai dipasar dan berdiri diparkiran sepeda motor.


"Abang mau kirim pesan sama Bintang"?.


"Titip salam sama Bintang Bang"?.celetuknya.


Membuat Ilham menatap laki-laki itu tajam."Jangan coba-coba kamu dekatin Bintang"?.katanya penuh ancaman.


Yongi mengaruk kepalanya yang mendadak gatal."Ya elah Bang,baru aja titip salam udah diancam"?.lirihnya.


Mas Ilham


"Gimana Dek,udah kan"?.pesan siangkat Ilham kirimkan pada adik wanitanya itu.


Bintang


"Udah Mas,aman 👌👌👌".


Mas Ilham.


"Ok makasih adek Mas tersayang 😘😘".


Bintang


Mas Ilham.


''Nanti pulang Mas kasi hadiah''.


Bintang


''Benaran''?.


Mas Ilham


''Benaran janji 👌👌👌''.


Bintang


''Ok,Bintang tunggu''.


Ilham memasukkan samartphone miliknya didalam kantung celana yang iya pakai,detik berikutnya Laki-laki itu langsung melangkah memasuki pasar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


''Cobain yang ini sayang''?.Sopia menarik calon menantunya menuju fitting room ,meminta Jasmin untuk mencoba gaun pengantin rancangan desainer ternama dikota itu.

__ADS_1


Jasmin menurut,demi kelancara rencananya dan demi kejutan yang akan iya berikan pada Abra dan keluarganya.kejutan yang akan membuat seorang Abra benar-benar terkejut nantinya.


Pesta pernikahan yang begitu mewah yang Jasmin inginkan dan banyak lagi persyaratan lainnya,yang wanita itu inginkan.Abra yang cinta mati dengan Jasmin hanya mampu mengiyakan apa yang wanita itu inginkan.


Yup.setelah Jasmin tau Abra pelakunya, sebisa mungkin wanita itu berprilaku lembut pada Abra,hingga laki-laki itu mau melakukan apa saja yang iya inginkan.


''Ok Mama''.jawab dengan nada semangat.kaki jenjangnya melangkah menuju ruang fitting room dan mengenakan gaun pengantin mewah yang didesain oleh peranjang pakaian pengantin ternama dikota itu.


Senyum miris terbit dibibirnya yang tipis saat melihat pantulan dirinya dicermin yang ada didepan dirinya."Gaunnya cantik,tapi sayang, hari dimana seharusnya akan menjadi hari bahagia justru akan menjadi hari mekecewaan terbesar dalam hidupmu".


"Sayang,sudah siap belum"?.


Jasmin gelagapan,lamunannya buyar saat mendengar suara Sopia."Sudah Mama"?.kakinya melangkah mendekati Sopia yang berdiri didepan pintu.


"Waw..mantu Mama cantik sekali"?.ucapnya sungguh-sungguh.jemari tangannya dengan cepat menarik calon menantunya itu untuk keluar ruangan.


"Hallo jeng,ini kenalkan calon menantu saya"?.ucapnya bangga,memperkenalkan calon menantunya pada sahabat sosialitanya yang memaksa ikut dirinya disana.


"Ya ampun Jeng,calon mantunya cantik banget,anak dari pengusaha apa Jeng"?.


Jasmin meringis mendengar pertanyaan yang terlontar dari bibir wanita berambut sebahu itu.


"Calon menantu saya bukan anak dari pengusaha Jeng,dia hanya anak orang biasa, tapi ingat Jeng"?.meskipun dia bukan berasal dari anak pengusaha tapi kehebatannya mengalahkan anak dari seorang pengusaha mana pun"?.bela Sopia pada calon menantunya itu.


"Masa sih Jeng"?.menetep Jasmin dari atas sampai kebawah.


Cantik,wanita yang ada didepan mereka benar-benar cantik.bahkan sangat pantas jika Jasmin dikatakan sebagai anak pengusaha ternama,dari segi kulit,calon menantu Sopia itu,kulitnya putih bersih dan halus,wajah juga cantik dan yang paling utama wajah Jasmin tidak bosan untuk dilihat,meskipun ditatap cukup lama.


"Iya Tante,saya hanya anak yatim piatu,kedua orang tua saya meningal karna sebuah kecelakaan yang disebabkan oleh seseorang"?.kata wanita itu dengan nada berapi-api.


Mendengar apa yang Jasmin katakan membuat Sopia tersentak mendengar kenyataan yang ada,ternyata kehidupan calon menantunya itu begitu sulit,namun itu semua membuat dirinya semakin bangga dengan sosok wanita kuat yang akan menjadi menantunya itu dan ternyata putranya Abra tidak salah memilih calon istri.


"Ya ampun kasian sekali,kenapa pelakunya tidak ditangkap"?.celetuk ibu yang satu dengan wajah geram.


"Suatu saat Tante,suatu saat saya akan membalas rasa sakit ini"?.jawab Jasmin lugas.sambil menahan sesak didadanya.


Begitu sakit rasanya harus melakukan ini semua,namun tekatnya sudah bilat,Abra harus merasakan secuil rasa sakit yang sejak dulu iya rasakan.


"Sayang"?.


Sontak mendengar suara seseorang yang baru datang semua yang ada disana menoleh kearah pintu.


"Mas"?.jawabnya dengan nada manja dibuat-buat.


"Maaf ya,Mas lama"?.kini Abra tidak berani menyentuh wanita itu lagi,karna jika dirinya berani mengecup apa lagi memeluk,maka dendanya tak main-main.itu semua berlaku sebelum akad nikah terlaksana.


Itu peraturan terbaru dari Jasmin.


Binggung"?.ya jelas Abra binggung,namun cinta dan keyakinannya jika Jasmin akan menjadi miliknya membuat laki-laki itu kehilangan akal sehat.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏🙏.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2